
Qiza seakan tidak suka dengan ucapan ku yang itu, Jadi dia merasa agak sedikit risih karena ucapan ku sedangkan aku yang mengucap itu tidak merasakan apapun tapi aku merasa karena Aku mengucapkan hal itu jadi aku memiliki rasa kasih sayang kepada qiza Entahlah Dia Mengerti ataupun tidak yaitu urusan dia bukan urusan aku
"Ka aku nggak ngerti ya Kau kenapa sekarang? Tapi tumben banget kau bicara kayak gini padaku Apa kau lupa dengan aku atau bagaimana ???" Tanya qiza kepada ku seolah-olah dia adalah orang yang paling tersakiti karena ucapan ku tapi memang itu benar sih di I don't care lah.
"Tapi apa kok nggak mau melihat qiza? dengan yang lain?. yang lain bersusah payah lo mereka ke sana ke sini ke sana ke sini kanan kiri kerjalah dengan lembur ini segala macam, sedang kau? kau cuma ke kanan main HP pencet ini pencet itu Masak kok nggak ada kerjaan lain ?!" Tanya ku kepada kisah dengan sangat ya sedikit mengoceh lah terbilang
"Ya aku tahu Ka, Tapi kan semenjak kau nggak ada di kantor kan aku yang ngerjain urusan mu masa kau ngomongnya kayak gitu sekarang? udah aku kok, kau kayak gitu banget sih sekarang !?" tanya nya pada ku dengan nada yang Astaghfirullah haladzim nih bocah agak sedikit kurang ajar ya mulutnya
"Ya udah sekarang kau kerjanya sekarang itu kau jadi orang yang kalau ada urusan kantor sebelum ke aku harus ke kau dulu kau harus ngecek setiap berkas yang ada di setelah itu kantor ku dan sebelum mereka memberikan pada ku oke? Ucap ku pada nya sedangkan qiza sedikit tak terima namun dia hanya mengguk ngangguk
__ADS_1
"Ka Udahlah jangan marahin dia terus kasihan tahu nggak, Lagian Kerjanya dia itu kan juga kayak gitu dari dulu. aku Aku ini ya Aku nggak mau membela dia ataupun memihak pada kau tapi ya Kau harus berbicara dengan baik-baik apalagi di sini banyak orang atau enggak kau bisa menyakiti hati kita dan kisah juga bisa menyakiti hati kau Jadi kalian sebaiknya Janganlah begitu di kantor ini meskipun kau terbilang ya Nyonya lah di kantor ini tapi kau harus yang kayak gimana ya Harus baru dibawa lagi tuh jangan kayak gitu lagi kan kan udah dewasa juga masa mau kayak gitu terus ?! " Ucap profile padaku memperjelas masalahku dan kisah dan dia adalah orang yang menurutku terlihat sedikit dewasalah daripada yang lain Karena mungkin yang lain takut berkomentar kepadaku Jadi novel memberi sedikit saran kepadaku Jadi aku sedikit menerimanya Ya udahlah terserah gitu kan Ya yang penting aku udah berbicara apa yang aku inginkan kepada wanita itu
"Oh ya udah Ya udah sorry kisah bukannya aku mau berkata seperti itu, tapi ya udahlah biarin Ya. udahlah pusing Kepala ku, aku juga mau keluar ya udah bye bye!" ucap ku kepada qiza sedangkan qiza yang melihat itu agak sedikit bingung soalnya dia Tadi tahunya aku sedang sibuk dan tidak bisa pergi keluar, dan ruvel juga sedikit tercengang nih kepada aku ini kenapa? nih tiba-tiba si Aku nih pengen keluar sedangkan ruvel ngajak aku, aku nggak mau gitu kan bilangnya aku tuh sibuk banget.
Kau Bukannya tadi kau bilang kau sibuk terus nggak ada kerjaan dan yang lain ngajak kau keluar Kau nggak mau tapi sekarang kau kau bilang kau pengen keluar emang kau udah nggak sibuk lagi ucap kisah kepadaku dengan nada yang sedikit tercengang karena ucapanku dan perilakuku yang tidak sama seperti Mulut ku sendiri
Sedangkan aku yang lupa dengan ucapanku tadi mulai sedikit atau tidak lupa gimana nih sekarang nih dan aku sedikit berbohong lah kepada si qiza dan ruvel ini dan mengatakan bahwasanya aku
Sedangkan ruvel dan yang lain melihat ku, seperti sekarang kau ini mau pergi jalan-jalan mu hilling mau belanja lah ini lah itu segala macam lah alasan mu kau emang kenapa sih nggak mau diajak pergi sama teman-teman kantor atau kau merasa gimana? Tapi ada benarnya juga, Tadi dia sibuk terus sekarang kerjaannya diubah pada qiza Oh ya udahlah aku nggak memikirkan apa-apa pun ucap profil dalam hatinya agak sedikit mengerutkan kening gitu ya
__ADS_1
Sedangkan aku langsung tiba-tiba pergi setelah menjawab ucapan si qiza ini aku tiba-tiba pergi menuju keluar kantor mengendarai mobil untuk jalan-jalan dan healing sampai ke sebuah cafe yang tidak jauh dari kantor ku, yang cukup terkenal dan sangat luar biasa Untuk para kalangan anak muda zaman sekarang.
Aku melangkahkan kaki ku menuju ke dalam Cafe itu dan aku sedikit ya seperti biasa kesukaan ku di samping jendela jadi aku memilih kursi untuk duduk di samping jendela menikmati hidangan yang ingin ku pesan seperti anak muda lah biasanya.
Selang aku memesan beberapa menit pesananku tiba-tiba datang dengan begitu cepat dan keadaan Cafe ini juga begitu ramai, jadi aku ya udahlah nggak masalah gitu kan karena Cafe ini juga terbilang sedikit Ramai Dan aku juga orangnya yang introvert sedikit lah jadi aku merasa ya agak terima karena keadaan daripada aku di kantor gitu kan Gabut pusing males gitu
Terus aku di sana duduk-duduk cantik, minum-minum cantik, ngopi-ngopi cantik, gitu kan kayak khas anak-anak muda lah di sana aku duduk dengan tenang dengan suasana nya agak sedikit Ramai ya kan ya meski sedikit Cafe ini terbilang harga ekonomis lah gitu aku duduk dengan tenang membuka laptop ku mengerjakan semua proposal yang ingin ku kerjakan hingga seseorang duduk di tempat di depan mukaku
__ADS_1
Aku sedikit terkejut lah you know karena aku disini sendirian Ngerjakan ini terus tiba-tiba aku maunya gitu kan ada orang di depanku kayak aku Kaget gitu kok bisa ada di depanku nih bocah aku sedikit mempertanyakan? dalam otak ku kenapa aku ngerasa kayak di depan ku nih ada seseorang jadi aku mendongak dan melihat seseorang itu siapa? karena kepo dan penasaranku yang cukup relatif tinggi gitu kan.