
" meeting Kali ini selesai semoga kalian semua bisa berfikir lebih positif lagi ke depan nya !!" ucap ku pada mereka tersenyum, lalu meninggal kan ruangan itu dengan ke adaan kecewa.
Setelah mereka pergi kak qiza berbicara pada ku
" kha sepertinya mereka kecewa dengan ucapan mu karena kamu berbicara seperti itu!!" kata kak qiza kepada ku
" udah lah kak, mereka takut kalu aku tendang mereka keluar. Mereka hanya di peralat oleh pak hendra dan ank nya saja " ucap ku pada kak qiza dengan tenang
" tapi gimana kalu pak hendra membuat masalah yang besar untuk perusahaan ?!!" tanya kak qiza khawatir pada ku
" akan ku bunuh !!" kta ku dengan dingin lalu melirik lian
" kamu jangan bercanda kha " ucap kak qiza pada ku
" udah lah aku mau refreshing terlebih dahulu. " kataku beranjak pergi dari tempat itu.
" wey mau kemana ?" tanya kak qiza pada ku
" ketemu my circle " ucap ku sedikit berteriak sambil memperlihat kan wa my circle namun dari kejauhan
" dasar anak ini seenak nya sekali " ucap kak qiza padaku
" gaji tambahan " ucap ku lalu menghilang dari pandangan mereka semua
Aku berjalan pergi ke arah luar kantor. Sesampainya diluar aku aku bergegas pergi ke halte bus untuk pergi ke rumah.
Setelah setengah jam aku sampai di rumah ku [ bukan rumah ervano ], aku bergegas merapikan bawaan ku untuk kembali ke USA, berjam jam aku merapikan beberapa barang akhirnya sudah selesai juga,
lalu aku pergi ke depan sebuah rak buku yang paling ku sukai lalu aku memutar sedikit pajangan bunga anggrek hitam yang ku simpan di rak buku.
Saat aku memutarnya tiga kali baru rak buku itu bergeser hingga terbukalah jalan rahasia di dalam, aku berjalan ke arah depan perlahan lalu rak itu tertutup lagi.
Aku berjalan di lorong itu sendirian hingga sampai lah di sebuah tempat dimana semua barang ku ter simpan rapi tanpa ada satu orang pun yang tau
Aku mulai mengambil beberapa koper hitam didalam nya,
" sudah lama sekali aku tidak melihat mu aku harap kamu akan suka aku kembali " ucap ku sambil mengelus koper itu.
" sepertinya aku butuh sedikit bantuan mu sayang " ucap ku tersenyum sini lalu mengambil koper itu lalu keluar dari tempat rahasia ini
Setelah kleuar aku mulai memasukan koper kecil ini kedalam koper besar ku,
drrrr drrrr drrrr
__ADS_1
Seketika bunyi telpon ku berbunyi membuat ku tersenyum
" apa kau siap ?" tanya nya pada ku
" aku segera menuju kesana " ucap ku padanya
" rea aku tidak sabar ingin memakan kalian " ucap nya sakila pada rea
" hhhhh ayo sudah lama sekali kita tidak seperti ini aku sangat sangat bersemangat " ucap nya pada ku
"Ya sudah ayok !!" ucap ku lalu mematikan telpon nya
Setelah telpon dimatikan aku lalu membawa dua koper besar ini ke luar lalu memasukan kedalam mobil lalu menyetir mobil sampai ke bandara
Setelah sampai di bandara aku lang sung memarkirkan mobil ku, setelah selesai di parkirkan aku langsung menuju ke dalam
Aku melangkah maju memegang koper yang sangat besar, lalu ada yang memanggil ku
" kha " panggil nya pada ku
lalu aku melihat siapa yang memanggilku, setelah itu aku mulai berjalan mendekat ke arah mereka
My circle
" your oke baby , yu sangat kurus kerempeng" ucap sakila pada ku
" jaga mulut mu atau aku bunuh !!" ucap ku seketika dingin
" hhh dia hanya bercanda ka jangan di bawa hati" ucap rea padaku sambil tersenyum gugup karena perkataan sakila
" emang benar kok " ucap sakila sambil memanyun kan bibirnya
" ya kila " ucap ku kesal padanya
" udah udah ah kalian ini " ucap rea pada ku dan sakila karena berdebat di depan nya lalu dia ngambek padaku
" yaa sorry rea kita kan hany bercanda !!" ucap ku langsung memegang bahunya
" dih baperan banget bocah satu ni " ucap sakila pda rea lalu membuang muka
" kha bagaimana kalau kita makan saja anak ini " ucap rea pada ku
" jangan nantik sugar daddy nya marah?!" ucap ku pada rea yang membuat sakila marah sedang kan aku dan rea hanya tertawa membuat semua orang yang ada di sana marah
__ADS_1
hingga aku melihat dari kejauhan dan beberapa pasang muda mudi yang menatap kita bertiga aneh
" hey mereka keknya ngeliatin kita dari tadi " ucap rea
" iya "ucap ku sloww
" apa apa aan mereka ayok samperin gih " ucap sakila mengajak kita berkelahi biasa dia si paling darah tinggian
" udah gak usah di ladenin mungkin mereka nge fans sama kita " ucap ku pede dan membuat yang lain juga tenang
Setelah 30 menit aku dan yang lain menunggu akhirnya pesawat kita telah tiba dan kita bergegas untuk menuju ke USA my school
" yuk " ucap sakila pada kita
" kalian duluan aja ya. Aku ke kamar mandi dulu. Bawain ya " ucap ku sambil bergegas pergi ke kamar mandi
Setelah selesai aku langsung bergegas ke pesawat. Saat aku di imigrasi aku melihat ada seorang wanita muda yang memohon mohon untuk pergi ke pesawat namun petugas menghiraukan nya
Sedangkan kan di seberang sana ada para wanita yang tertawa melihat kejadian itu, sedang aku langsung geram pada mereka.
Lalu aku mulai melangkah maju untuk imigrasi dan bertanya
" pak mohon pak ... Saya sudah 2 tahun ingin pergi.. Izin kan saya naik pesawat " ucap perempuan itu memohon di lantai pada petugas itu
" selamat datang nona boleh lihat kartunya " ucap nya pada ku tapi menghiraukan wanita ini, lalu aku bertanya
" ada apa ?" tanya ku pelan pada wanita yang menangis ini
" kartu pelajar saya hilang, saya harus mengikuti ujian ke Amerika namun saya di larang masuk " ucap wanita itu sambil menangis
" maaf anda tidak punya kartu imigrasi pelajar ke senior high school California Amerika Serikat, " ucap pria ini
" tapi saya punya tiket bapak tolong " ucap nya pada pria itu
" tidak bisa kau harus punya kartu " ucap ku sambil tersenyum
Lalu wanita itu langsung menangis keras, hatiku sangat sakit melihat nya,
" aku bisa membantu mu tapi kamu harus menjadi babu ku " ucap ku sambil tersenyum,
" baik nona saya akan melakukan nya demi ibu ku " ucap ku sambil tersenyum, lalu aku hanya menghela nafas karena kebodohan nya
Lalu aku memberikan kartu gold ku pada penjaga itu lalu di scand dua kali.
__ADS_1
Lalu aku berjalan pergi meninggal kan wanita itu yang masih terduduk.