
...ORANG BARU SEAKAN ORANG LAMA...
...varkha Aidan ...
Keesokan paginya aku langsung buru buru ke kantor, karena ingin tahu keadaan di kantor.
Namun aku tidak menghubungi siapa pun karena aku ingin melihat kinerja mereka. Aku pagi pagi buta berjalan ke luar rumah entah kenapa pengen saja jalan jalan pagi karena nanti akan langsung ke kantor.
Aku melangkah kan kaki ku menuju sebuah taman yang terbilang indah dan di samping taman itu ada sebuah jalan kecil dan danau yang besar dan itu membuat ku sangat nyaman hingga aku merindukan seseorang
"Rey, aku rindu " ucap ku sambil melangkah kan kaki menyusuri jalan setapak itu
"kenapa Kau Pergi begitu cepat meninggal kan ku. Aku sangat kesepian Rey, kuharap aku bisa melihat mu lagi !!" ucapku pada diriku sendiri sambil mengharapkan kedua tanganku dan memejamkan mataku sambil berjalan
Hingga membuatku menabrak seseorang yang tidak kulihat yang berada di depan ku. Karena aku tidak tahu Karena mata ku mulai tertutup dan sedang berdoa untuk seseorang yang jauh di sana .
"Ya ampun sorry sorry sorry, aku nggak ngelihat!" ucap ku kepada seseorang yang telah ku tabrak itu
"Is oke is oke !" ucap nya pada ku sambil tersenyum
Lalu aku mulai melihat ke arah depan dan siapa yang ku tabrak itu mataku mulai membelalak melihatnya , hatiku mulai berdegup sangat kencang dan aku tidak tahu ini kenyataan atau hanya bayanganku saja !! aku aku melihat seseorang yang yang sangat ku rindukan
Mata ku mulai membelalak melihat pria tersebut lalu aku mulai memanggil nya pelan
"Rey!" ucap ku sambil memeluk nya sedang kan pria itu terkejut karena ku.
"Apa yang kau lakukan Kenapa kau memelukku?" tanya nya kepada ku dengan nada yang sangat terkejut karena aku sedang memeluk nya
Sedangkan aku dengan air mata yang mengalir secara tiba-tiba terus saja memeluknya hingga membasahi membasahi tubuhnya
"Rey rehan ini beneran kamu? Apa kamu masih hidup atau aku salah lihat. Aku rindu kamu !" ucap ku dengan menangis di tubuh nya. Hingga membuat pria itu terkejut
__ADS_1
" bak nama saya bukan rehan, dan saya juga tidak kenal anda !" ucap nya pada ku hingga membuat ku mulai teringat pada kematian Reyhan
Lalu tiba-tiba aku melepas pelukan ku pada pria itu dan mulai menghapus air mata ku.
" maaf tadi aku terbawa suasana, aku pikir kau temanku soalnya mau kamu sama seperti dia !!" Ucap ku pada pria itu dan langsung meminta maaf atas apa yang telah terjadi
"Oh iya, tidak masalah Mbak" ucap nya pada ku dengan nada yang sopan
"Maaf maaf, aku merasa bersalah aku akan mengganti pakaianmu! Oh maksudnya aku belikan yang baru gitu !!" Ucapku pada dia dengan nada yang linglung
" Nggak nggak usah Mbak, aku pergi beli sendiri !! Terima kasih atas tawarannya tapi aku buru-buru !!!" Ucapnya padaku dengan nada yang pelan dan tiba-tiba pergi
aku yang masih menatap nya lupa karena masih belum mengajaknya berbicara. Bahkan aku tidak tahu namanya siapa? Kerja nya apa ? Tinggal di mana? aku terus saja berpikir sampai memukul-mukul kepala beberapa kali
Tinggal beberapa menit pun berlalu Aku mengingat kalau aku harus ke kantor lalu aku tidak bisa berlari karena hari sudah mulai pulang Aku mencari kendaraan dan mau ke siangan sepertinya kantor namun tidak ada kendaraan yang berhenti
Dan aku harus naik itu jalan utamanya sih daripada aku harus telat ke kantor mending aku naik bis aja, Meski aku tidak pernah naik bus jarang tapi dari pada aku tidak punya tumpangan
Aku langsung pergi menepi ke halte bus di pinggir jalan untuk menungguku yang akan datang lalu selang beberapa menit pun tiba aku langsung duduk di kursi sambil memakai headset dan kebanyakan hatiku
Saat aku mulai menoleh ke arahnya Betapa terkejutnya aku lagi Lagi Dan Lagi. Saking terkejutnya aku aku melihat pria itu ada dua lalu aku menggosok-gosok mataku dan mulai membukanya lagi dan melihat Siapa yang ada di sampingku dan ternyata benar memang dia, dia yang ku tabrak yang kupeluk dan yang ku tangisi dan lebih parahnya Kukira Rehan karena muka mereka persis.
"Kamu kok di sini!" Tanyaku Dengan bodohnya mempertanyakan hal itu
" Iya karena aku naik naik bus" ucapnya sambil menertawakan aku
" Aku bukan bukan itu maksud aku Kamu kenapa duduk di sebelahku ?" Tanyaku dengan lebih bodohnya lagi sedangkan dia hanya tertawa kecil karena perkataanku
"Iya karena kursinya kosong dan tidak ada tempat lain!!" ucapnya sedang slow dan sedikit tertawa
Karena saking bodoh aku mulai terdiam dan dan aku tidak tidak mengatakan apa pun lagi kepada nya
"Hhhhh sorry sorry " ucap nya pada ku sambil ketawa tawa.
__ADS_1
" untuk apa?" tanya ku padanya sambil menaikkan alis ku
" ya aku melihat mu gugup jadi aku menertawakan mu dan juga ucapan ku yang tadi !!" jawab nya sambil mengangkat alis satu nya
" em kamu tidak salah aku yang salah !" ucap ku pada nya sambil melihat ke arah samping
"oh ya siapa nama mu? Kita masih belum berkenalan!!" ucapnya pada ku dengan nada yang lucu hingga membuat ku sedih tersenyum
"varka" ucapku melihat nya
" aku Aidan," ucap nya pada ku sambil tersenyum"
lalu tiba tiba hp ku berbunyi keras dan pertanda ada yang menelpon
Drrrr drrr drr drr drrrr
" sorry aku angkat telpon dulu!" ucap ku pada Aidan sedang kan Aidan hanya mengangguk nganguk pertanda iya menyetujui nya
MENJAWAB TELEPON
" em" ucapku dengan cuek seperti biasa
" kha ada dimana ? " tanya nya pada ku
" apa" tanya ku pada nya menanyakan kenapa iya menelpon dan tidak menjawab pertanyaan an nya
" para pemegang saham ingin bertemu dengan kha sekarang juga !!" ucap qiza yang tiba tiba berbicara seperti itu pada ku aku mulai sedikit kaget karena ucap nya yang mulai tidak sopa ke pada ku
" jaga sopan santun mu !!" ucap ku pada nya dengan nada keras
" maaf nona !!" ucap qiza pada ku
" belum ada sebuah aku meninggal kan mu ke Amerika kau suka tidak tahu diri! Ingat posisimu di mana jangan sampai lupa diri !!" ucap ku dengan kasar ke pada qiza
__ADS_1
" iya nona maaf. Bagaimana nona ini para petinggi sudah sampai dan ingin buru buru !!" ucap nya pada ku lalu karena males aku tiba tiba mematikan telpon nya karena mereka tetap saja seperti itu.
🌼Pramudita❤️