Riddles Of Life Gadis Mafia

Riddles Of Life Gadis Mafia
pertemuan keluarga


__ADS_3

Hingga ... drrr drrr drrr drrr


entah ke berpa kalian nya hp ku berdering namun aku menghiraukan nya


" gak di angkat bak, mungkin penting " ucap bapak itu pada ku


" tidak penting pa " ucap ku tersenyum pada nya lalu tidak ada lagi percakapan kita hingga sampai tujuan.


sesampai nya di rumah aku langsung masuk ke dalam sambil kesal hingga aku mengabaikan orang di sekeliling ku


" kau datang dari mana?" tanya nya padaku


seketika aku langsung menoleh melihat nya dengan penasaran terhadap orang yang memanggil ku


" gak dari mana mana " ucap ku sambil terpaksa tersenyum pada nya


" kok cemberut gitu ?" ucap ko Leo padaku yang membuat ku kaget


setelah mendengar suara ko Leo aku langsung berbalik badan menghadap nya yang sendari tadi di belakang ku


" Koo " ucap ku manja padanya


" lah Napa ni bocah satu ?" ucap ko Leo kaget karena aku manja pada nya


" emmm " ucap ku Manja padanya


"kau dari mana? " tanya ko Calvin padaku


" kepo banget " ucap ku pada nya


" Ra aku keluar yuk " ucap rava pada ku

__ADS_1


" ogah banget " ucap ku meninggal kan semua nya di ruang tamu


lalu aku berjalan ke arah kamar ku dengan kesal terhadap semua orang, sesampainya di kamar ku aku duduk terdiam memandangi langit langit kamar tidur ku


lalu berfikir ucapan Lian, ucapan nya yang membuat ku sakit dan bingung kenapa dia mengatakan seperti itu padahal aku berusaha untuk jujur pada Daddy


namun si lian itu emang dasar kurang ajar aku selalu mengingat kejadian itu hingga aku lelah sekali dan rasanya kepala ku berputar putar di otak ku.


hingga banyak kali Lian menghubungi ku Namun aku menghiraukan nya dan kembali merebah kan kepala ku


disini lain


POV LIAN


" Ra " ucap ku melihat ku berjalan ke arah luar


" apa yang kau lakukan " ucap Daddy padaku


lalu aku hanya diam dan kembali duduk dan menunduk tanpa mengatakan apapun


"sorry dad, aku tidak bermaksud seperti itu pada Aran" ucap ku menjelaskan pada dad


" Daddy tau tapi apa kau benar benar mencintai dia?" tanya Daddy pada ku


karena ucapan Daddy tadi membuat ku mengguk pelan, lalu Dady memukul meja dengan sangat keras membuat ku sangat kaget dan ke takut an


brrrrk brkkk


bunyi suara meja yang di pukul keras dengan kedua tangan


jantung ku sangat takut dan ingin loncat rasanya membuat ku sangat ketakutan.

__ADS_1


" kenapa gak bilang dari awal Lian ini baru putra Daddy " ucap Daddy menghampiri ku dan memeluk ku tambah kaget lagi aku


lah lah ni gimana konsepnya sih


" ya sudah yuk" ucap Daddy pada ku


" kemana dad? " tanya ku pada Daddy


" melamar " ucap Daddy yang membuat ku sangat kaget


"tapi apa Aran mau ?" tanya ku pelan hingga Daddy yang sendari tadi beranjak keluar ruangan itu terhenti lalu mengatakan


" tidak ada yang bisa menolak nya " ucap Daddy sambil tersenyum


lalu seketika rasanya aku senang, dan aku dan dad pergi ke luar rumah untuk menuju ke rumah Aran


POV OUT


aku mulai tersentak karena ko Leo menggertak gertak pintu kamar ku keras


"dih apa sih bocah ini, gak bisa kah lihat aku tenang sehari aja ??" ucap ku pelan sambil membuka pintu


" apa sih ?" ucap ku kesal dan nyaring


" bisa gak sih ko Leo gak gedor gedor pintu kamar ku, aku capek Pengan tidur kau ni kek ko Calvin aja banyak kali cerita " ucap ku kesal


" stttt diam jangan nyaring nyaring. ada yang mau ngelamar kamu ?" ucap Koko pelan


" dih gak usah sok oke, kek baru pertama kali aja ucap ku, bilang pada rava ogak banget mau tunangan sama dia " ucap ku sangat nyaring hingga terdengar ke sofa


"bukan rava dudul kau ni " ucap ko Leo

__ADS_1


" lalu siapa ?" tanya ku pada ko leo sambil melihat ke arah sofa


dan terkejutnya aku melihat .......


__ADS_2