Riddles Of Life Gadis Mafia

Riddles Of Life Gadis Mafia
PEKERJAAN LAMA (season 3)


__ADS_3


Rencana sudah disiapkan matang, varkha, Lian dan Aliya bergegas menuju tempat penjualan tersebut.


Aliya menggunakan mobil sedangkan varkha dan lian menggunakan sepeda motor ala ala anak jalanan.


Mereka berangkat dengan secepat mungkin , dengan kecepantan tinggi dan sampailah di tempat yang sudah di sepakati.


Varkha menggunakan masker dan berdandan ala ala gengster Dangan baju hitam hitam dengan snaiper di tangannya .


Dan Lian berpakaian hitam hitam, berkacamata dengan pistol di tangannya .


Varkha dan lian sangat berhati hati, mereka takut ada orang yang mengenali mereka berdua, kalau ada yang tau mereka bisa bahaya ke perusahaan mereka berdua.


Setelah 15 menit perjalanan sampailah di gudang xxxxxx , didepan sana sudah ada mobil dan para penjaga yang menjaga.


Dan disana ada anak buah ku, mereka takut jika kau dan Lian gagal.kami langsung berhenti didepan mobil itu dan kami di datangin anak buah kita yang sudah dari 10 menit menunggu.


Aku dan Lian turun dari motor kita masing masing, dan diikuti Aliya . Aku dan Lian berjalan ke arah mereka dan berkata


" Apa kalian tidak melupakan apa yang kalian janji kan" tanyaku sambil berjalan mendekat.


" Wah , ternyata ini Kedua anak Mr.B" ucap seseorang


" Hahaha... Waktu kita tidak banyak " ucap Lian


" Ternyata nona muda dan tuan muda tidak sabaran. Padahal aku masih ingin tahu lebih lanjut tentang kalian." Ucap pria muda itu .


Aku langsung mengeluarkan senjata ku


" Kau pasti tahu siapa aku bukan? Kau mau mati di sini atau mau menjual nya ? Aku benci berbasa-basi ? Apa aku harus membunuh mu dan aku harus mengambil semua uang kalian dan pergi ?." Ucapku sambil mengeluarkan senjata ku


" Ternyata nona muda sangat serius. Baik lah , mungkin kita bisa berbincang lain waktu." Kata mereka.


Aku memberi kode dengan gerakan tangan pada anak buah ku. Dan mulai menyerahkan dua box berisi senjata ilegal dan memberikan pada mereka .


Sedangkan anak buah mereka memberikan kami 1 koper besar uang. Anak buah ku memberikan pada mereka dan mereka memberikan pada anak buah ku , kami saling bertukar an


Dan kami semua saling memegang pistol takut ada kesalahan yang tak di ingin kan .anak buah ku memperlihatkan uang dari koper itu dan mengangguk sambil memperlihatkan 1 bendel uang $ padaku.


Kami semua yang ada di sana tersenyum. Dan Aliya langsung mengambil uang tersebut.


Dan ada tanda alarm berbunyi , dan aku berkata


" Polisi sudah dekat mari kita pergi " ucapku dengan tergesa-gesa kepada mereka semua


Lalu aku dan ruvel langsung masuk kedalam mobil dan anak buah ku membawa motor ku, kami semua tergesa-gesa


Aku, Lian dan Aliya cuma kami ber3 dalam mobil dan tidak mengambil jalan pintas , kami takut kami tertangkap


Dan Tampa kita sadari ternyata polisi sudah ada di depan kita , kita semua sudah panik dan mau mutar balik pun tidak bisa , mobil kita di berhenti kan oleh polisi


" Kenapa kalian terburu-buru?" Kata polisi itu mengintrogasi

__ADS_1


" Em... Itu . kami sedang .. " kata Aliya menjawab bingung


Lalu pak polisi melihat ke dalam mobil, dan Aliya menghalangi mereka namun tidak bisa . Dan entah apa yang di lihat Aliya dan para polisi itu hingga membuat mereka kaget .


FLASHBACK


Aliya sudah panik, dan berkata


" Kak bagaimana ini ?" Ucapnya ketakutan


" Tutup korden , apapun yang terjadi jangan buka korden nya ." Ucapku


" Tapi ka..." Ucapnya kepotong


" Apa kamu membantah ucapan kami adik ?" Ucap Lian


Aliya adalah anak angkat, yang Dady angkat umurnya lebih tua dari padaku dan lebih muda dari ruvel


Dia adalah anak yatim piatu yang hampir terbunuh, namun karena ayah dia selamat . Dan selama kejadian itu dia menjadi anak ayah dan menjadi mafia bersama yang lainnya


Aliya dari dulu sudah takut kepada Lian jadi semua yang di katakan Lian tidak bisa iya bantah, iya menutup korden dan melanjukan mobilnya terus kedepan


Sedangkan aku dan Lian mengganti baju di dalam mobil secara tergesa-gesa , sampai akhirnya mobil kita di berhentikan oleh polisi .


Untungnya setelah mengganti baju sexy aku langsung buru-buru menyembunyikan senjata dan baju kita itu saat aku ingin duduk lagi polisi mendekat seperti kak Aliya gagal.


Lalu aku merasa tangan besar sedang menarik ku sangat kencang, hingga aku terduduk di hadapannya. Seketika Lian ******* bibir ku secepatnya karena Lian takut ketahuan.


Saat itu Lian belum tahu , jika adik angkatnya itu belum pernah di cium oleh pria manapun.


Ciuman Lian sangat ganas pada ku hingga membuat jantung ku tidak ke kontrol, dan aku mulai membalas ciuman Lian


Suasana menjadi tidak terkendali sampai akhir nya polis melihat kami dan kaget' bukan hanya polisi kak Aliya pun kaget , dengan apa yang dilakukan adik adiknya .


Polisi melihat itu menyuruh kami untuk melajukan mobil kami karena menurut mereka tidak pantas.


Dan Aliya langsung masuk dalam mobil dan melajukan mobilnya setelah mobil berjalan agak jauh dari polisi .Aliya dengan gugupnya membuka suara dan berkata


" Kak apa kalian tidak apa-apa?" Ucap Aliya dengan takut takut.


Setelah ucapan dari Aliya Lian memberhentikan ciumannya, sedangkan aku masih menutup mataku,lalu Lian menatap ku dengan sedikit tersenyum.


Lalu iya mengecupku sekilas untuk kedua kalinya , aku langsung membuka mata dan aku melihat Lian sedang sibuk dengan ponsel nya dengan perasaan biasa biasa saja.


'Apa-apa an ini ? Kenapa perasaan ku ini? Ra ingat kata ayah .. hal ini sudah biasa di lakukan seorang mafia, apa apaan kau ini ' ucapku pada diriku sendiri


' sudah cukup, ko Lian saja biasa biasa saja kenapa jantungku ini tidak bisa ' ucapku marah


"Buka kordennya " ucap Lian sambil main hp


Lalu, untuk mencairkan suasana, aku menjawab ucapan kak Aliya, meski sudah terbilang lama.


" Kami tidak apa-apa ci, apa Cici kenapa-kenapa? " Ucapku

__ADS_1


" Tidak apa apa Ra " ucapnya


"Berapa lama lagi kita sampai" ucapku


Bertanya


" 5 menit lagi Ra " kata Aliya


" Ci apa semuanya telah di lakukan di kantor?" Ucapku bertanya


" Jangan khawatir, semuanya sudah beres dan qiza tidak akan curiga " ucap lian padaku


" Baik lah " ucapku pasrah


Setelah 5 menit sampai lah kami di kantor, aku dan Lian berjalan buru-buru keruang-annya, sedangkan Aliya pergi melapor ke dad.


Aku dan Lian berjalan keruangan Lian dengan jalan rahasia , akses ini tidak sembarang di ketahui oleh siapapun.


Setelah kami naik lift kami sampai, dengan cepat kami berdua mengganti baju kami lagi, seperti ini lah seorang mafia.


Setelah menghapus makeup dan menggati baju Lian menghampiriku dan membagi ku sebuah box kecil


" Apa ini?" ucapku bertanya


" Makeup " ucapnya


Setelah mengatakan itu aku langsung ke kamar mandi dan memakai nya tipis, lalu setalah aku keluar aku sudah melihat Lian sedang mengecek laporan yang ku buat.


" Apa yang kau lakukan ?" Kataku


Ucapan ku itu membuat Lian menurut laporan tadi dan mulai berkata


" Sudah ? Ini laporannya silahkan di cek." Ucapnya profesional.


" Em " kataku lalu mengambilnya


Saat aku mengecek Lian ingin mengatakan sesuatu ,


"Ra it....." Ucapnya terpotong karena kak qiza dan sekertaris Lian datang


Kak qiza menatapku aneh.. dan aku bertanya apa yang terlihat aneh


" Ada apa kak?kenapa kau melihatku seperti itu " Ucapku


" tidak apa apa , ayok kita pergi kha . kita permisi tuan muda Lian " ucap kak qiza pada Lian


.


.


next episode guys ❤️


.

__ADS_1


.


_pramudita_


__ADS_2