Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab11 Malam pertama yang gagal...


__ADS_3

Acara pernikahan sudah selesai ada sedikit kekacauan tadi tapi untungnya adel bisa menanganinya dengan baik sehingga acaranya masih berjalan dengan baik, adel terus memberi semangat ayahnya jangan mudah terbawa emosi sabar itu adalah kunci agar hati kita tenang, sepulang para tamu adel dan fendi akan menginap dihotel badan mereka terlalu capek untuk kembali kerumah ayahnya untuk sementara waktu ini adel dan fendi akan tinggal dirumah pak deri agar ayahnya tidak merasa kesepian perlahan-lahan insyaAllah ayahnya bisa menerima kalau adel akan tinggal bersama suaminya tentu saja fendi sudah memiliki rumah mewah 3 tingkat sangat cukup untuk mereka berdua sebelum mempunyai buah hati apalagi ada pembantu dan satpam.


"yah adel sama mas fendi akan menginap disini semalaman adel gak sanggup kalau harus pulang badan adela capek banget pengen cepet-cepet tidur yah gakpapa kan?, ayah juga pasti capek banget biar malam ini tidur dihotel aja biar badan ayah gak terlalu capek kalau mau pulang kerumah perjalanannya akan menyita waktu 1jam lebih baik ayah tidur dihotel subuh-subuh ayah bangun terus baru pulang, "ucap adel menatap ayahnya ada rasa kasihan karena kejadian tadi ayahnya jadi sering melamun sepanjang acara resepsi.


"iya ayah akan menginap dihotel ayah juga sudah ngantuk berat ni, bye good night baby, "jawab ayahnya, akhirnya mereka pergi menuju kekamar masing-masing setelah sampai kamar pak deri mencuci muka dahulu terus berganti baju tidur dia merebahkan tubuhnya dikasur yang sangat empuk sehingga tidak lama kemudian pak deri tidur sangat pulas sekali sepertinya capek banget ya.


"oke yah good night, yuk mas kita kekamar aku ngantuk banget pengen tidur, "ajak adel menatap fendi.


"siap bukbos yuk langsung kekamar aja terus ganti baju tidur, "jawab fendi dibalas anggukan kepala adel, adel terus menguap pertanda dia sudah ngantuk pengen tidur, sesampainya didalam kamar adel langsung mengambil baju ganti dan masuk kamar mandi dia belum siap memperlihatkan badannya kepada fendi masih ada rasa malu walaupun mereka sudah sah sedangkan fendi dia langsung berganti baju didalam kamar terus naik ke ranjang sambil menunggu adel dia sudah membayangkan malam pertamanya itu berhasil dia sudah tidak tahan lagi untuk menuntaskan keinginannya itu tapi adel belum siap untuk melakukannya dia malu dan takut keluar dari kamar mandi bukannya menuju tempat tidur dia malah menuju kearah sofa yang ada dalam kamarnya itu dia hanya melihat sekilas kearah suaminya yang bingung melihat adel bukan menghampirinya malah menghindar dia ingin mendekat tapi langsung dicegah sama adel.


"stop mas fendi jangan mendekat dulu biarkan adel tidur disofa aja, "ucap adel rada-rada ketakutan dia takut fendi akan memaksa melakukannya sedangkan dia belum siap.


"kita sudah sah menjadi suami istri kenapa saya tidak boleh mendekati kamu?, "tanya fendi.


"aku masih takut mas lebih baik kita tidurnya pisah dulu ya, "pinta adel.


"yasudah kalau gitu kamu tidur diranjang aku yang tidur disofa, "ucap fendi.


"gakpapa kan aku belum siap aja, "ucap adel sambil tersenyum lebar memperlihatkan giginya.


"iya gakpapa aku maklumin, "ucap fendi yang sebenarnya sangat kecewa malam pertamanya yang sudah dibayang-bayangkannya gagal total menatap adel sambil menghembuskan nafas kasar.


Adel langsung menyelungkupi badannya dengan selimut dia masih merasa malu kalau badannya terlihat fendi ya walaupun dia memakai baju tidur piyama diintipnya sedikit suaminya itu terlihat fendi sudah tidur dia merasa bersalah karena tidak memenuhi kewajibannya sebagai istri dia hanya takut belum terbiasa dengan suasana seperti ini apalagikan dia belum pernah sekalipun pacaran jadi mana tau rasanya didekati pria lain seperti suaminya itu sebenarnya ada beberapa pria yang mau mendekatinya tapi karena adel tidak berminat untuk berpacaran jadi dia tolak orang-orang yang berusaha mendekatinya adel sebenarnya perempuan yang sangat cantik tapi karena penampilannya yang norak jadi kecantikannya tidak terlihat kini sudah terbukti betapa cantiknya dia bukan hanya cantik wajah tapi hatinya juga sampai-sampai fendi pria idaman setiap wanita bisa kepincut dengan kecantikan seorang adelia dwiputri yang sederhana tapi elegan.

__ADS_1


"maafkan aku mas, aku belum siap masih takut belum terbiasa maafin aku, "lirih adel merasa bersalah sambil menatap suaminya.


Akhirnya dia memilih untuk tidur jam juga sudah menunjukkan pukul 10malam ternyata fendi terbangun dari tidur sekitar jam 2 dini hari dilihatnya istrinya itu sudah tertidur pulas sangat nyenyak dia meranjak dari sofa menuju kasur ditatap istrinya itu sangat cantik alami walaupun tanpa makeup dia beruntung bisa memperistri adelia.


"kamu sangat cantik tidak salah aku menikahimu malam selanjutnya akan kubuat kamu jatuh kepelukanku aku akan memberikanmu nafkah materi dan nafkah batin aku tidak akan pernah meninggalkanmu, "ucap fendi sambil tangannya menyentuh pipi istrinya adel tidak merasa ada suaminya yang sedang menatap kearahnya sangking tidurnya terlalu nyenyak, dalam diam fendi mencuri kesempatan untuk mencium bibir istrinya sekilas dia tersenyum dan kembali ke sofa untuk tidur lagi.


"good night my wife semoga mimpi indah, "ucap fendi menatap istrinya.


Sekitar jam 5 dini hari adel bangun terus mandi untuk menunaikan shalat subuh dia juga tidak lupa membangunkan suaminya itu untuk shalat subuh dia sudah menantikan sebuah moment ketika dia menjadi makmum suaminya menjadi imam sungguh pemandangan indah dipagi hari.


"mas fendi bangun kita shalat bareng ya, "ucap adel sambil menguncangkan tubuh suaminya itu.


"iya sayang ini mas bangun, "jawab fendi berdiri tapi mata masih tertutup.


"iya mas cepet yah bentar lagi habis waktu subuhnya, "ucap adel.


"iya sayang mas ambil wudhu dulu, "jawab fendi.


Adel lagi-lagi salah tingkah karena dipanggil sayang pipinya kembali merah lagi, sebenarnya ini sudah menjadi rencananya untuk meluluhkan hati istrinya tadi dia pura-pura masih ngantuk padahal sudah bangun lebih awal dari istrinya dia sengaja biar istrinya yang membangunkannya dia akan berusaha merayu adel lagi sampai niatnya berhasil.


Fendi selesai mengambil wudhu dan keluar dari kamar mandi langsung menuju dimana istrinya berada sajadah peci dan sarung sudah dipersiapkan adel agar suaminya tidak perlu bersusah payah untuk mencarinya lagi bisa-bisa telat mereka shalatnya, selesai shalat mereka memilih untuk pulang kerumah pak deri pukul 6 sore mereka bersiap-siap pulang cukup sudah mereka tinggal dihotel semalaman.


"mas siap-siap yah kita pulang kerumah ayahku dulu nantinya pindah kerumah kamu aku belum siap jauh dari a yah untuk sementara beberapa hari ini kita tinggal dulu dirumah ayah kasihan nanti ayah kesepian,"mohon adel.

__ADS_1


"iya sayang apapun yang kamu minta akan selalu aku turuti jangan sungkan ya aku ini suami kamu loh, "ucap fendi menatap istrinya.


"ii-iya mas aku beres-beres dulu mas permisi, "jawab adel malu-malu tapi justru itu membuat fendi gemas pengen dicubit pipinya.


"kamu lucu sekali, "ucap fendi.


"aa-apa yang kamu bilang mas siii-apa yang lucu, "jawab adel terbata-bata dia sangat gugup.


"enggak gak ada kok kamu lanjut aja beres-beresnya, "senyum fendi, dalam hatinya dia sangat menggemaskan melihat adel seperti malu-malu menatapnya pipinya sudah sangat merah pasti dia menahan rasa malu padahal mereka sudah menjadi suami istri justru karena tingkah laku istrinya seperti itu dia jadi pengen cepat-cepat melahap adel tak bersisa.


"yuk mas turun lift biar cepat sampai mobilnya ni aku udah beres-beresnya, "ajak adel menarik tangan suaminya.


"iya tunggu bentar aku bawain sini kopernya, "ucap fendi.


"emang gakpapa kalau kamu yang bawanya nanti keberatan dong sini gakpapa aku aja sana jalan duluan, "jawab adel.


"gakpapa sini kopernya, "ucap fendi.


"em yaudah ni, "jawab adel sambil menyerahkan koper yang ada ditangannya kearah fendi.


Akhirnya mereka sampai dibawah langsung menuju kemobil adel gak sabar ketemu ayahnya padahal baru semalam gak ketemu tapi gak ngurangi rasa rindunya sama ayahnya itu dia cenderung sedikit manja kalau lagi sama ayahnya, wajar kali ya soalnya dari kecil sampai dewasa dia hidup sama ayahnya gimana gak sayang coba, sekitar 1jam akhirnya mereka sampai juga kerumah pak deri.


"""maaf ya kalau author sering salah dalam menulis"""😁

__ADS_1


__ADS_2