Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab57 Aku menyerah mas...


__ADS_3

Setelah berhasil membuat vira untuk meminta maaf pak alex dan buk mira pamit pulang tanpa mereka sadar bik santi sudah merekam semua percakapan mereka dan rekaman itu akan dia kirimkan ke pak deri kebetulan dia sudah jadi kepercayaan pak deri untuk menjaga adel dan bik santi akan melaksanakan amanah itu siapapun yang mau berbuat kejahatan sama majikannya itu bik santi langsung melapor kepada pak deri.


"pak ini percakapan mereka bibik yakin vira tidak benar-benar tulus untuk meminta maaf sama pak deri saran bibik bapak suruh tuan fendi dan vira bersimpuh dikaki non adel agar mereka kapok pak, "pesan bik santi terkirim tidak lama pak deri sudah melihat dan langsung mengetik untuk membalas pesan dari bik santi.


"oke terimakasih banyak bik sarannya akan saya pakai agar mereka tidak main-main sama saya, "balas pak deri setelah mendengar percakapan itu pak deri tersenyum licik dan menyusun rencana untuk membuat mereka jera pak feri tidak akan mudah memaafkan orang yang sudah menyakiti putri semata wayangnya itu dia menyesal sudah menjodohkan adel dengan fendi karena fendi sudah tega menyakiti dan menduakan putrinya pak deri akan meminta maaf karena sudah memaksa adel untuk menerima perjodohan itu pak deri sadar awal kehancuran hidup anaknya karena dia yang sudah memaksa adel menerima fendi karena keegoisannya adel menjadi korban pengkhianatan pak deri berjanji tidak akan membiarkan siapapun berani menyakiti putrinya lagi.


Dirumah sakit adel baru siuman setelah 2 jam tidak sadarkan diri dia masih merasakan nyeri dibagian sensitifnya.


"auh ini kenapa kok sakit banget sih, "ucap adel spontan fendi langsung memegang tubuh adel agar tidak jatuh.


"jahitan kamu kembali terbuka dan dokter jahit lagi karena lukanya dalam jadi jahitnya bertambah kali lipat sayang maafkan mas ya karena keteledorannya mas kamu jadi seperti ini, "ucap fendi menyesali karena kelalaiannya.


"fino mana mas, "tanya adel khawatir dengan anaknya.


"fino ada dirumah sama bik santi kamu gak usah khawatir fino baik-baik aja mas baru pulang dari rumah ngecek keadaan dirumah kita dan melihat kondisi fino juga alhamdulillah bik santi siaga menjaga putra kita sayang, "jawab fendi, adel menatap fendi dengan sinis ketika fendi ingin memeluknya adem langsung menepis tubuh fendi dia semakin jijik melihat fendi karena kelakuan istri keduanya itu.


"kenapa sayang apa ada yang sakit mas bisa bantu, "ucap fendi heran dengan sikap istrinya.


"gak perlu mas lebih baik kamu ajari istri keduamu itu cara bersikap baik dengan orang lain apalagi cuma madu gak sangka ternyata selicik ini istri barumu itu mas, "ucap adel memarahi suaminya.


"mas minta maaf sama kamu sayang mas lalai dengan kejadian ini kalau vira masih berniat mencelakai kamu atau fino mas janji akan secepatnya menceraikan vira sekali lagi mas minta maaf sayang, "jawab fendi merasa bersalah dan tanpa disadari air matanya keluar sendiri dia sangat sedih melihat kondisi istrinya dengan muka pucat menahan sakit habis lahiran dan musibah menimpah istrinya lagi ini semua salah vira dia tidak akan memaafkan vira begitu saja.

__ADS_1


"gak perlu mas fendi bersusah payah menceraikan vira kasihan ada bayi didalam kandungan vira dia tidak berdosa lebih baik aku yang menyerah dengan pernikahan ini karena jujur mas aku udah gak sanggup bukan pernikahan seperti ini yang aku impikan mungkin memang takdir menyuruh kita untuk berpisah lebih baik mas fendi fokus dengan istri keduamu itu mas karena dia sudah berhasil merebut kamu dari aku, "ucap adel sekuat-kuatnya hatinya untuk tidak menangis tapi tanpa sengaja air matanya turun dengan sendirinya.


"sayang mas mohon jangan pernah pergi dari kehidupanku jujur mas gak sanggup hidup tanpa kalian berdua hanya kalian berlian yang mas punya mas mohon dengan sangat jangan pernah ada kata berpisah diantara kita sayang, "jawab fendi dia tidak akan sanggup kehilangan istri dan anaknya membayangkannya saja fendi sudah takut apalagi kejadian itu benar adanya dia tidak akan membiarkan itu terjadi.


"tapi kenapa mas fendi mengkhianatiku mas apa kurangnya aku mas apa karena selama aku hamil besar aku sudah tidak bisa memuaskan nafsu kamu apa seperti itu mas jahat kamu hanya memikirkan nafsu tanpa berpikir panjang akan sangat beresiko, "teriak adel sampai-sampai dokter mendatangi mereka untuk melihat apa yang sedang terjadi.


"ibu adel sebaiknya istirahat yang cukup karena jahitannya masih basah jangan banyak pikiran ya buk dan jangan banyak gerak dulu ibu yang sabar, "ucap dokter yang menangani adel.


"baik terimakasih dok, "jawab adel dia kembali berbaring dengan bantuan dokter karena adel tidak mau dibantu oleh suaminya karena dia sudah tidak mau disentuh lagi oleh fendi.


Setelah dokter keluar ruangan fendi ingin mendekati adel tapi langsung ditahan.


"sayang maafkan mas ya ini semua hanya khilaf tolong kasih mas kesempatan 1 kali lagi untuk memperbaiki semuanya, "mohon fendi.


"gak ada kesempatan lagi mas dulu aku sudah sering memperingatkan jangan bermain api kalau tidak bisa memadamkannya aku lelah mas tolong beri aku waktu untuk memikirkan semua ini, "jawab adel.


"mas sangat berharap pernikahan kita akan bertahan selamanya, "ucap fendi.


"jangan terlalu berharap mas lebih baik kamu intropeksi diri, "jawab adel menatap suaminya sinis.


Fendi hanya menundukkan kepalanya dia tidak sanggup melihat tatapan sinis yang diberikan istrinya itu tidak lama setelah mereka selesai bicara kebetulan ada telepon dari vira fendi langsung mematikan telepon itu adel langsung menanyakan kenapa tidak diangkat karena sudah 3 kalinya ditelepon akhirnya dipermisi untuk mengangkat telepon itu tapi adel tidak dikasih tau siapa yang meneleponnya.

__ADS_1


"iya halo kenapa, "ketus fendi.


"mas tadi ayah sama bunda kerumah menyuruh kita untuk meminta maaf sama pak deri atas kesalahan kita, "ucap vira.


"apa kamu bilang kenapa bisa ayah mertua saya tau kejadian ini apa kamu yang memberitahunya, "ucap fendi terkejut kenapa bisa mertuanya tau dia takut akan diancam untuk bercerai dengan putrinya fendi bergidik geri lebih baik dia meminta maaf atas kesalahannya itu.


"iya aku gak tau mas tiba-tiba pak deri memutuskan kerja sama dengan perusahaan ayah alasannya karena kita berdua sudah mengkhianati putrinya perusahaan ayah terancam bangkrut karena otomatis dana tidak akan dikirim tolong aku ya mas kita minta maaf sama-sama karena ini bukan hanya kesalahanku tapi kesalahan mas juga, "ucap vira mereka saling menyalahkan satu sama lain.


"enak saja ini semua terjadi karena kamu menjebakku dengan memasukkan obat perangsang di minuman kopiku waktu dikantor ngaku kamu gara-gara kamu semua jadi rumit seperti ini, "jawab fendi tidak mau kalah karena dia merasa dijebak.


"tetapi ini juga salah kamu karena aku sudah mengandung anakmu mas kita pertanggungjawabkan sama-sama terima resikonya sama-sama jangan cuma aku yang disalahin yang jadi korban itu aku bukan kamu mas, "ucap vira gak mau kalah juga.


"oke nanti kita pergi barengan tunggu aku dirumah, "jawab fendi dia malas berdebat tidak akan ada habisnya.


"iya aku tunggu mas, "jawab vira, fendi langsung memutuskan sambungan telepon itu dan kembali ke ruang rawat istrinya.


"mas aku mau pulang aku gak tenang lama-lama ninggalin fino dirumah tanpa pengawasanku, "ucap adel.


"iya sayang tapi kita harus minta izin terlebih dahulu sama dokter apa boleh langsung pulang, "ucap fendi dia tau perasaan istrinya sekarang pasti sangat hancur baru sudah lahiran sudah menerima kenyataan pahit.


"iya mas, "jawab adel hatinya campur aduk saat ini dia takut fino akan dicelakai oleh madunya itu.

__ADS_1


__ADS_2