
Setelah melahirkan besok adel sudah bisa pulang fendi selalu menemani istri dan anaknya dia rela tidak tidur demi menjaga putra pertamanya itu, fendi baru ingat dia sudah berjanji kepada pak alex untuk membawa vira tinggal dirumahnya setelah adel sudah melahirkan fendi harus berani jujur karena masalah ini tidak bisa disembunyikan terus-terusan dia berharap adel berlapang dada menerima vira sebagai madunya rencananya besok setelah sampai dirumah fendi akan memimta izin untuk membawa vira tinggal satu atap sama mereka, semalaman fendi tidak bisa tidur karena memikirkan masalah dia menikah dengan vira tanpa sepengetahuan adel apa istrinya itu akan setuju atau malah meninggalkannya karena terlalu banyak pikiran kepala fendi jadi pusing dia memilih berbaring disofa sambil memejamkan mata tapi tetap saja tidak bisa tidur terlalu asyik melamun memikirkan masalah itu tidak terasa azan subuh sudah berkumandang dengan langkah berat dia pergi kekamar mandi untuk mengambil wudhu dia ingin menenangkan diri dengan meminta maaf atas kesalahan yang dia perbuat setelah shalat fendi membangunkan adel untuk menyusui fino karena dia sedang rewel dan fendi membereskan semua pakaian dan perlengkapan bayi yang ada dirumah sakit untuk dibawa pulang.
"mas fendi udah sarapan belum?, "tanya adel menatap suaminya yang sedang sibuk berberes.
"belum sayang nanti mas beliin juga buat kamu ya bentar lagi mas selesai beres-beresnya, "jawab fendi tersenyum.
"iya mas, hari ini jam berapa kita pulangnya mas?, "tanya adel lagi.
"em sekitar jam 11 siang kita pulangnya bertiga aja ya dijemput sopir soalnya mama sama papa dan ayah mertua mereka langsung datang kerumah menunggu kita, "jawab fendi mengelus rambut adel.
"oh iya gakpapa mas tapi hari ini kamu gak kerjakan?, "tanya adel menatap suaminya serius.
"ya gak sayang mas hari ini cuti sampai besok dan pas pulang kerumah nanti ada yang mau mas bicarakan, "jawab fendi.
"emang apa yang mau mas bicarakan disini aja gakpapa mas nanti kalau udah dirumah gak enak didengar sama yang lain, "ucap adel penuh selidik.
"mas tambah gak enak kalau disini kan kamu habis lahiran, "jawab fendi.
"gakpapa aku siap kok dengerinnya, "ucap adel, hatinya sudah merasakan tidak enak karena dia ingat ucapan suaminya yang akan membawa vira tinggal satu atap dengannya.
"mas mau minta izin sama kamu sebelum itu mas mau minta maaf karena ini akan menyakitkan buat kamu sayang, "ucap fendi dia menundukkan kepalanya dia tidak berani menatap wajah istrinya.
"emang mas mau bicara apa sih kenapa harus ada kata menyakitkan, "jawab adel pura-pura tidak tau.
"mas udah menikahi vira sahabat kamu karena dia sudah mengandung anakku dan ayahnya memintaku untuk membawa vira tinggal satu atap dengan kita berdua sayang, "ucap fendi dia melihat ekpresi wajah adel seperti tidak terjadi apa-apa biasa aja padahal fendi sudah ketakutan istrinya akan mengamuk karena mendengar penjelasannya.
__ADS_1
"tega ya kamu mas apa kamu lupa sama janji kamu dan satu lagi apa kamu lupa kalau kamu berani menduakanku kamu tidak akan bisa menyentuh anakmu apa kamu ingat mas, "jawab adel setenang mungkin dia tidak akan menghabiskan tenaganya hanya karena suami brengsek seperti fendi.
"maafkan mas sayang ini semua kecelakaan mas dijebak seseorang didalam kantor waktu vira pertama kali masuk kerja menjadi asisten pribadiku mas suruh dia membuatkan secangkir kopi setelah meminum itu tubuh dan area sensitifnya mas terasa sangat panas dan gatal mas menyuruh vira membawa mas pulang tapi setelah mas sadar tengah malam ternyata mas ada dikamar apartemen vira dan vira menjawab kalau mas sudah merebut kesuciannya mas berani sumpah kalau yang mas lihat itu kamu sayang kamu yang menuntaskan hasrat yang mengebuh itu karena efek obat perangsang tapi ternyata mas salah sasaran karena yang mas tuntaskan bukan sama kamu melainkan sama vira, mas kan udah pernah bilang sayang jangan memberikan vira pekerjaan sebagai asisten pribadi karena itu yang akan mengakibatkan perselingkuhan terjadi tapi dari awal mas gak punya niat untuk menduakan kamu tapi karena sering digoda dan setiap meminum kopi tubuh dan bagian sensitif mas sangat panas dan gatal dan terjadilah hal yang tidak diinginkan berulangkali jujur ya seharusnya kamu jangan memasukan perempuan lain didalam rumah tangga kita sekalipun itu sahabat kamu sendiri karena sekarang mas baru sadar kalau yang memasukkan obat perangsang pertama kali itu vira dia ingin menjadikan ku sebagai kekasihnya dan sekarang dia sudah terlanjur mengandung anakku, "ucap fendi dia bercerita sejujurnya dan sedetail mungkin karena tidak perlu ada yang ditutup-tutupi lagi.
"iya aku mengaku salah karena telah mempercayai perempuan busuk itu yang ingin merebutmu dengan cara licik menjijikan, oke aku izinkan kamu membawa pelakor itu ke dalam rumah kita tapi ada syaratnya, "ucap adel santai sambil menyusui putranya.
"terimakasih sayang apapun syaratnya akan aku terima, "jawab fendi sumbringah karena mendapatkan izin dari istrinya sekarang hatinya lebih tenang dan lega karena telah jujur ternyata jujur tidak begitu sulit.
"jangan senang dulu kamu mas dasar pria busuk kalian berdua sama-sama busuk kejadian itu tidak akan terjadi kalau salah satunya ada yang menghindar, "gumam adel dalam hati.
"nanti dirumah kamu harus tanda tangan surat perjanjian yang berisikan sebagai madu vira tidak boleh seenak jidat memakai yang ada dirumah kita dan satu lagi pekerjaan dapur vira yang harus kerjakan karena didunia ini tidak ada yang gratis mas, "ucap adel tersenyum licik kearah suaminya.
"tapi sayang vira sedang mengandung dia tidak boleh memperkerjakan yang berat-berat, "jawab fendi keberatan.
"iya sayang mas akan menuruti apa mau kamu terimakasih sekali lagi karena sudah mengizinkan vira tinggal satu atap sama kita, "jawab fendi ingin memeluk adel tapi langsung ditepis adel sudah tidak mau dipeluk pria brengsek seperti fendi.
"jangan terlalu banyak berterimakasih mas karena aku mengizinkan juga ada syaratnya kan, "ucap adel tersenyum sinis.
"iya sayang mas keluar sebentar ya mau beli sarapan untuk kita berdua, "pamit fendi adel hanya membalas dengan anggukan kepalanya.
Setelah fendi keluar dia bergegas mengambil ponselnya untuk menelepon andra pria suruhannya itu.
"halo kamu siapkan semua berkas yang harus ditanda tangani mas fendi kamu ambil di pak beni pengacara itu karena sertifikat rumah dan perusahaan masih ada ditangan pak beni segera ambil dan bawa ke rumah saya nanti saya kirim pesan kalau saya sudah sampai rumah karena semua itu harus segera ditanda tangani sekarang juga saya sudah berhasil mengelabui mas fendi dengan berpura-pura membuat surat perjanjian, "ucap adel pelan takut ada yang mendengar.
"siap nyonya nanti akan segera saya bawa kerumah nyonya, "jawab andra.
__ADS_1
"baik saya pulang sekitar jam 11 siang tapi kamu harus membawa berkas-berkasnya ketika saya suruh, "ucap adel.
"baik nyonya, assalamualaikum, "jawab andra memberi salam sebelum mengakhiri panggilan telepon.
"waalaikumsalam, "jawab adel.
Tidak lama setelah mereka selesai teleponan fendi sudah kembali dengan membawa 2 bungkus nasi goreng untuk sarapan mereka berdua.
"eh sayang papa udah selesai ya mamamnya nah ini giliran mama sama papa ya yang makan, "ucap fendi mencium pipi putranya yang masih digendongan adel.
"sayang mas mau nanya kenapa pas menyusui fino kamu tutup bagian ini gak usah malu ya kan kita memang suami istri, "ucap fendi heran kenapa istrinya selalu menutup bagian sensitifnya itu padahal mereka sudah halal.
"gakpapa aku lagi badmood memperlihatkan bagian tubuhku sama kamu mas karena aku sedikit jijik maaf ya, "ucap adel dengan sinis.
"gak sudi aku dilihat dan disentuh sama kamu mas rasanya tidak sabar mengugat cerai kamu, "geram adel dalam hati.
"ya sudah gakpapa kalau kamu tidak mau mas lihat padahal mas lagi kangen sama kamu, "ucap fendi.
"tidak perlu ada rasa kangen sama aku mas kamu kan udah ada tuh sipelakor murahan itu ya kalau kangen tinggal nempel sama cicak, "jawab adel dia terus mengunyah nasi goreng belian suaminya itu.
"sayang kamu gak boleh dong ngomong kek gitu gak baik, "ucap fendi.
"gak baik yang mana mas perbuatan kamu atau ucapanku barusan tadi, "ucap adel lagi, fendi menyerah dia tidak ingin terbawa suasana tidak enak hati dia sadar adel sekarang pasti sedang marah terlihat sindirannya sangat pedas melebihi cabe setan.
Maaf ya pembaca yang setia kalau author 1 minggu lebih ini gak update bab baru karena ada masalah sedikit tapi alhamdulillah sekarang sudah kelar๐๐
__ADS_1