Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab56 Ini semua gara-gara anakku...


__ADS_3

Setelah pak deri memutuskan kerja sama pak alex bingung mau cari dimana lagi dana sebesar itu untuk memulihkan perusahaannya yang diambang kebangkrutan kalau bukan dari perusahaan pak deri dia menyesali perbuatan anaknya karena vira sebentar lagi aset harta satu-satunya yang bisa menghidupi keluarganya kalau bukan dari perusahaan itu pak alex tidak punya usaha lain lagi pak alex berniat menemui vira untuk menyuruhnya meminta maaf sama pak deri ayah dari adel karena cuma itu satu-satunya cara untuk menyelamatkan perusahaannya bisa jadi setelah meminta maaf pak deri akan berpikir lagi untuk tidak membatalkan kerja sama ini karena hanya dengan pak deri yang sanggup meminjamkan dana sebesar 10 miliar untuk memulihkan perusahaan dengan relanya beliau hanya meminta dikembalikan separuh saja karena itu pak alex sangat senang bekerja sama dengan pak deri yang sangat dermawan tapi karena kelakuan vira dia kehilangan uang yang sebentar lagi dikirimkan itu.


"aku harus menemui vira gara-gara dia perusahaanku sebentar lagi bangkrut vira harus meminta maaf bagaimanapun caranya dana itu harus berhasil dikirimkan aku tidak mau perusahaanku hancur cuma gara-gara kelakuan anak yang tidak tau diri itu, "ucap pak alex mengebrak meja yang ada dibuang tamunya gara-gara itu istrinya menghampiri suaminya itu terlihat sekali pak alex sangat marah dan kesal.


"ayah kenapa ada masalah apa dikantor?, "tanya buk mira.


"ada berita buruk bun, "jawab pak alex.


"berita buruk apa yah yang jelas kalau bicara, "ucap buk mira panik.


"sebentar lagi perusahaan kita akan diambang kebangkrutan bun semua ini gara-gara anak kesayanganmu itu dia yang menyebabkan semua ini dia harus tanggung jawab, "jawab pak alex sangat emosi.


"apa bangkrut bukankah ayah sudah bekerja sama dengan pak deri wijaya dan beliau sudah setuju untuk mengirimkan dana 10 miliar itu apa yang ayah maksud anak kesayangan siapa yah menyebab ini semua, "ucap buk mira belum mengerti siapa yang dimaksud suaminya itu.


"ini semua gara-gara vira karena dia pak deri memutuskan kerja sama ini padahal beliau sudah sangat baik hanya pak deri mau meminjamkan dana sebesar itu bun itupun hanya separuh yang disuruh pak deri untuk dibayar karena 5 miliar itu anggap saja bantuan dari beliau tapi akibat perbuatan vira semuanya kacau kalau saja vira tidak menikah dengan fendi perusahaan kita akan tetap baik-baik saja, "jawab pak alex meluapkan semua emosinya.


"ayah sabar bunda syok mendengar ini semua kalau perusahaan kita hancur penghasilan untuk kita makan dari mana yah kita tidak punya usaha lain selain perusahaan itu, "ucap buk mira tidak tahan membendung air matanya lagi.


"kesabaran ayah sudah habis bun caranya cuma satu kita suruh vira untuk meminta maaf kepada pak deri atas kelakuannya ayah menyesal sudah menyetujui pernikahan mereka akibatnya perusahaan ayah yang jadi sasarannya, "ucap pak alex masih sangat emosi.


"tapi bunda mohon sesampainya dirumah fendi ayah harus kontrol emosi jangan sampai diluapkan begitu saja kita bicarakan ini baik-baik dengan vira semoga saja adel juga mau memaafkan kesalahan vira yang sangat fatal itu bunda juga menyesal tapi apalah daya vira sudah mengandung anak fendi yang memang seharusnya harus tanggung jawab sebaiknya ayah jangan hanya menyalahkan vira tapi fendi juga kalau salah satunya tidak ada mau semua ini tidak akan pernah terjadi, "ucap buk mira menasehati suaminya.


"iya bunda benar kita suruh fendi juga untuk meminta maaf sama pak deri karena ini bukan hanya salah vira tapi salah fendi karena mereka sama-sama suka, "jawab pak alex setuju dengan ucapan istrinya.


Merekapun akhirnya memutuskan pergi untuk menemui vira dirumah fendi karena vira sudah pindah kesana tapi mereka tidak tau kalau adel masuk rumah sakit gara-gara perbuatan vira kalau sampai mereka tau pasti mereka berdua sangat murka terutama pak alex sekitar jam 4 lewat mereka sampai dirumah fendi satpam rumah itu menanyakan apa motif kedatangan mereka untuk menemui siapa.


Tin tin tin, suara mobil pak alex agar satpam membukakan pintu pagar.

__ADS_1


"dengan bapak siapa dan apa tujuannya?, "tanya mang agus.


"saya pak alex tujuan kami kesini untuk menemui vira istri dari fendi menantu saya, "jawab pak alex.


"oh kalau begitu silahkan masuk pak, "ucap mang agus mempersilahkan mobil pak alex masuk.


Setelah berhasil masuk halaman mereka langsung menuju kearah pintu depan dan menekan bell berulang kali bik santi yang mendengar bell itu langsung menuju kearah pintu depan untuk membukakan pintu.


Krek, pintu dibuka bik santi bingung siapa yanh datang dan langsung menanyakan untuk menemui siapa.


"maaf pak buk mau menemui siapa ya?, "tanya bik santi heran.


"kami ingin menemui vira istri pak fendi perkenalkan kami orangtua vira, "jawab pak alex ramah.


"oh sipelakor itu, "ucap bik santi tanpa sengaja setelah sadar bik santi langsung menutup mulutnya dan mempersilahkan mereka masuk.


"silahkan masuk pak buk nanti saya panggilkan dulu viranya, "ucap bik santi dia tidak sudi untuk memanggil vira dengan sebutan nyonya ataupun non karena dia hanya menggangap vira hanya benalu dirumah tangga majikannya.


Bik santi mengetuk pintu dengan keras dan memanggil vira dengan nada keras juga.


Tok tok tok.


"woy pelakor keluar dari kamar itu ada kedua orangtua kamu datang, "ucap bik santi masih gregetan pengen nonjok muka vira.


Krek, pintu dibuka tapi vira memasang wajah marah dan kesal karena bik santi masih memanggilnya dengan sebutan pelakor padahal dia sudah jadi nyonya dirumah itu.


"kalau manggil orang itu dengan sopan dong saya sudah jadi nyonya disini, "jawab vira.

__ADS_1


"cuih gak sudi walaupun kamu sudah menjadi istri majikan saya bukan berarti saya harus hormat dengan pelakor murahan seperti kamu hanya non adel yang berhak atas rumah ini dan tetap non adel istri tuan fendi kamu hanyalah pelampiasan untuk memuaskan hasratnya tuan fendi dasar murahan, "ucap bik santi tak kalah sengit gara-gara ucapan itu vira tidak terima dan langsung menyerang bik santi menarik rambutnya bik santi tak mau kalah dia yang masih sempat menengakkan kepalanya langsung menampar dan menonjok muka vira dan akibatnya vira melepaskan tangannya dari rambut bik santi tidak sampai disitu bik menambahkan lagi dia masih gregetan dia ambil rambut vira sebanyak mungkin dan sekuat tenaga bik santi menariknya seketika vira merintih dan berteriak karena kesakitan pak alex dan buk mira yang mendengarnya langsung ingin menuju tempat diraba suara itu berasal bik santi yang menyadari itu langsung mencegah mereka karena melanggar privasi dirumah itu karena dilarang mereka akhirnya kembali ke sofa ruang tamu, bik santi langsung merapikan rambut vira dan menyisirnya agar kedua orangtua vira tidak melihat penampilan anaknya seperti habis disiksa.


"kamu jangan sesekali melapor kepada mereka berdua kalau tidak mau saya memutarbalikkan fakta atas kejadian ini kepada tuan fendi, "ancam bik santi sambil melototkan matanya terlihat seram sehingga vira sedikit ketakutan ternyata bik santi bukan seperti bayangannya bisa ditaklukannya justru dia yang ditaklukkan bik santi vira tidak menyangka bik santi sekuat ini dia tidak bisa melawan karena masih diposisi hamil dia tidak mau anaknya dalam kandungannya itu celaka karena hanya anak itu sumber kekayaannya nanti karena mengalir darah fendi, akhirnya setelah vira rapi bik santi berpura-pura baik didepan mereka memapah vira tapi wajah vira masih cemberut dan tidak terima diperlakukan seperti tadi tapi dia ingat ancaman bik santi agar jangan dilaporkan kepada kedua orangtuanya kalau tidak mau dilaporkan kepada fendi dan memutarbalikkan fakta.


Bik santi hanya tersenyum dia berhasil membuat vira ketakutan dia sengaja berbuat demikian agar vira tidak semena-mena dengan adel istri majikannya.


"ada keperluan apa ayah sama bunda datang kasini, "tanya vira penasaran.


"em bibik bisa pergi dari sini gak ini pembahasan tentang keluarga kami, "ucap pak alex dia tidak mau ada yang mendengar.


"baik pak, "ucap bik santi pura-pura pergi dari sana aslinya dia bersembunyi dan merekam semua yang mereka bicarakan.


Setelah merasa aman pak alex melanjutkan niatnya.


"perusahaan ayah diambang kebangkrutan ini semua gara-gara kamu, "ucap pak alex langsung menunjuk wajah anaknya itu.


"kenapa ayah bisa menyalahkanku atas kejadian ini aku gak salah apa-apa kok bisa ayah nyalahin vira atas kebangkrutan itu bukankah itu memang kesalahan ayah sendiri, "jawab vira angkuh, pak alex langsung berdiri dan menampar vira karena jawaban anaknya itu tidak masuk akal dan tidak sadar diri.


"dasar anak kurang ajar kamu tidak tau permasalahannya ayah sudah berhasil mendapatkan dana sebesar 10 miliar dari pak deri tapi karena beliau tau kamu merebut suami putrinya dia membatalkan kerja sama ini dan kamu dengan gampang bilang ini kesalahan ayah kamu tidak sadar ini semua gara-gara perbuatan tercela kamu itu jangan bangga karena sudah berhasil menjadi istri pengusaha kaya raya kamu harus ingat kamu hanya istri siri jangan angkuh ayah tidak menyangka bisa mempunyai anak seperti kamu, "ucap pak alex sudah 2x menampar putrinya itu buk mira tidak tahan melihat itu dia kasihan lihat putrinya sudah ditampar 2x.


"sudah yah bunda kan sudah bilang jangan pakai emosi ayah tetap tenang kita bicarakan baik-baik, "ucap buk mira menenangkan suaminya.


"ini semua takdir yah aku juga tidak mau perusahaan ayah bangkrut tapi apa yang bisa aku perbuat untuk menembusnya, "ucap vira tidak membantah lagi perkataan ayahnya dia takut terjadi apa-apa sama ayahnya bagaimanapun dia sangat sayang kepada mereka berdua.


"kamu harus meminta maaf sama pak deri vira hanya itu cara yang bisa menyelamatkan perusahaan ayahmu, "jawab buk mira masih menenangkan suaminya.


"oke vira akan meminta maaf tapi tidak untuk hari ini karena tidak ada mas fendi besok aku akan pergi ke rumah pak deri untuk meminta maaf dan ingin mengajak mas fendi juga karena ini bukan hanya kesalahanku semata ini juga terjadi karena mas fendi sudah merenggut kesucianku, "ucap vira dia sanggup meminta maaf kalau itu sama suaminya.

__ADS_1


"terimakasih nak bunda harap kamu bertobat dan tulus meminta maaf kasihan lihat ayah kamu kalau perusahaan kita bangkrut apa yang bisa dibuat untuk mendapatkan penghasilan karena tidak ada usaha lain tolong ya nak semoga kamu mengerti, "jawab bundanya menasehati putri pertamanya itu.


"iya bunda, "jawab vira memeluk bundanya karena vira sudah menyanggupi akhirnya pak alex sudah tenang tidak semarah tadi lagi.


__ADS_2