Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab51 Selamat datang maduku...


__ADS_3

Tanpa terasa saking lelahnya dia sudah ketiduran sampai sore hari kalau bukan mama mertuanya bangunin pasti dia belum bangun juga padahal fino sudah rewel dari tadi karena sudah lapar.


"adel bangun nak ini fino sepertinya lapar mau nyusu dari tadi nangis terus, "ucap buk heni membangunkan adel yang sedang enak-enaknya tidur sampai lupa kalau sudah punya anak.


"yaAllah astagfirullah maaf ma adel ketiduran soalnya seluruh badan rasanya remuk semua gak kerasa udah sore, sini sayang mama maaf ya nak dedek udah laper ya cupcup jangan nangis sayang maafin mama ya, "ucap adel menatap wajah anaknya sedih sambil membayangkan perlakuan suaminya dan sebentar lagi dia akan bertemu madunya.


"ma adel mau bicara sama mama ini penting, "ucap adel menatap serius ke arah mertuanya itu.


"mau bicara apa sayang silahkan, "jawab buk heni.


"gini ma sebelum itu adel minta maaf dulu ini soal mas fendi,mas fendi selingkuh ma dan dia sudah menikahi selingkuhannya itu, "ucap adel serius.


"apa fendi selingkuh gak mungkin sayang mama tau persis seperti apa sikap suamimu itu mama didik dia dengan benar agar kelak kalau sudah beristri harus setia, "jawab buk heni terkejut sekaligus tidak percaya putra satu-satunya itu menduakan istrinya.


"ini beneran ma awalnya aku juga gak percaya tapi pagi tadi dia sudah mengakuinya kalau dia sudah menikah lagi yang lebih membuatku hancur yang menjadi istri keduanya itu adalah sahabat aku sendiri ma, "ucap adel setegar-tegarnya adel dihadapan fendi akhirnya air matanya bertumpahan juga didepan mama mertuanya.


"apa yang kamu maksud itu vira sahabat kecil kamu itu sayang yaAllah mama gak habis pikir dengan jalan pikiran mereka berdua kok tega ya mengkhianati kamu mama jadi malu dengan perlakuan fendi, "ucap buk heni menghapus air mata adel yang sedang derasnya.


"ma maaf aku lancang melakukan ini tanpa memberitahukan dulu, aku mengambil tindakan tegas dengan memindahkan seluruh aset harta mas fendi menjadi namaku ma dan aku berhasil mendapatkan tanda tangan mas fendi siang tadi mohon maafkan aku ma adel gak bermaksud ingin menguasai harta mas fendi ini hanya hukuman mas fendi sewaktu-waktu ketika mas fendi sudah sadar dengan kesalahannya selama ini sudah mau berubah dan bertaubat aku akan mengembalikannya ma jujur hati kecilku gak rela kalau seluruh harta mas fendi jatuh ketangan vira pelakor itu ma aku ingin melindungi semua hak mas fendi aku tau betul bagaimana sikap vira dulu dia mendekati laki-laki hanya karena ingin hartanya saja ma, "jawab adel langsung meraih tangan mama mertuanya dan menciumnya dia terpaksa melakukan semua ini.


"terimakasih nak sudah mau memperjuangkan hak fendi mama salut sama kamu gakpapa mama ikhlas kok walaupun selamanya harta fendi atas nama kamu karena itu semua akan kami wariskan untuk fino cucu kesayangan kami, "ucap buk heni tidak marah sama sekali.


"maaf ma tapi adel gak mau menerima kalau harta mas fendi akan selamanya atas nama adel karena setelah ini adel akan mengugat cerai mas fendi maafkan aku ma aku tidak bisa mempertahankan rumah tangga kami karena sudah ada orang lain yang menempatinya maaf juga ma adel tidak akan pernah bisa berbagi, "jawab adel memeluk mama mertuanya dia sudah sangat menyayangi kedua mertuanya itu karena dia sudah menganggap mereka seperti orangtua kandung.


"sayang jangan mengambil keputusan sendiri mama gak rela kalau kamu sampai cerai sama fendi hanya kamu menantu mama tidak ada yang lain tolong pikirkan lagi ya nak kasihan lihat fino dia butuh kasih sayang papanya, "ucap buk heni dia tidak akan membiarkan adel bercerai dengan putranya dia berjanji akan membuat vira menyesal telah merebut putranya dari menantu kesayangannya itu.

__ADS_1


"maaf ma lebih baik fino dari kecil tidak merasakan kasih sayang papanya daripada sudah besar dia tau kelakuan papanya dia pasti akan sangat sakit hati mama tenang aja adel janji gak akan kasih tau fino kalau papanya pernah mengkhianati mamanya tapi mama sama papa gak usah khawatir kalian tetap akan menjadi oma dan opanya fino sampai kapanpun kalian tetap keluargaku ma, "jawab adel menangis dipelukan mertuanya.


"yasudah mama tidak bisa memaksa kamu untuk bertahan karena yang merasakannya itu kamu nak tapi mama berharap kamu akan tetap menjadi menantu mama selamanya sekali lagi maafkan fendi ya sayang, "ucap buk heni berlinang air mata dia belum siap kehilangan menantu sebaik dan sesabar adel.


"anggap saja aku putri kandungmu ma jadi kita masih bisa menjalin kekeluargaan tanpa ada rasa bersalah walaupun aku bukan menantu mama tapi aku adalah putri mama heni dan papa jovan adel sayang banget sama kalian berdua, "jawab adel tidak bisa menahan tangisnya untungnya fino anteng dia tidak terganggu dengan suasana yang sedang sedih itu.


"iya nak kamu putri mama bukan sekedar menantu tapi kamu sudah kami anggap putri kandung kami terimakasih ya nak telah hadir dihidup kami maafkan mama sudah gagal mendidik fendi menjadi laki-laki yang setia dan bertanggung jawab, "ucap buk heni rasanya tidak mau melepaskan pelukan menantunya itu terlalu nyaman untuk dilepas.


"terimakasih ma sekarang aku sudah mempunyai keluarga baru lagi maaf ya ma adel hanya bisa bertahan setelah fino lahir, "ucap adel meminta maaf berulangkali.


"tidak masalah nak selama kami melihat kalian berdua mama sudah sangat bahagia justru mama mau berterimakasih karena kamu masih bertahan sejauh ini mama maklumi karena tidak semua perempuan bisa menerima diperlakukan seperti ini, "jawab buk heni, adel tetap memeluk buk heni dengan erat dia seperti memiliki sosok ibu yang dia inginkan selama ini, mereka memilih turun menemui semua yang ada diruang tamu.


"hai cucu opa udah mamamnya ya aduh duh gemes banget ya pengen cubit, "ucap pak jovan, langsung diberi cubitan dari istrinya.


"dadah oma opa, "ucap adel menirukan suara anak kecil.


"dadah sayang berjumpa kembali ya, "ucap pak jovan, tidak lama setelah mereka pulang fendi meminta izin untuk menjemput vira.


"sayang aku pamit mau jemput vira ya gakpapa kan aku tinggal, "tanya fendi.


"iya, "jawab adel tanpa menoleh dia memilih pergi kedalam kamar meminta bantuan bik santi karena dia belum bisa bergerak bebas takut jahitan lepas.


Setelah sampai didepan apartemen vira langsung menyambutnya dan memeluk fendi begitupun fendi membalas dan mencium kening vira.


"aku kangen banget sama kamu mas kita jadikan pulang ke rumah kamu, "ucap vira tak sabar tinggal dirumah fendi.

__ADS_1


"iya dong sayang kamu sudah siap-siapkan les't go kita berangkat, "jawab fendi.


"tapi kata kamu malam inikan masih sore bentar lagi ya sudah magrib kita berangkat, "ucap vira.


"oh iya yasudah kita main kucing-kucingan aja sambil nunggu waktu malam, "tawar fendi tersenyum nakal.


"iya tapi pelan-pelan aja ya mas soalnya kan kandungan udah makin besar, "jawab vira.


"iya sayang, "ucap fendi dia langsung membawa vira kekamar dan terjadilah permainan mereka tidak terasa hari sudah gelap mereka memilih berangkat sekarang mumpung belum terlalu malam setelah sampai mereka heran kok pintu rumah dibuka lebar padahal sudah malam.


"wah rumah mas fendi sangat mewah gak salah aku jadi istrinya walaupun yang kedua gak masalah yang penting bisa menikmati harta mas fendi yang sebentar lagi akan menjadi milikku juga, "ucap vira dalam hati dia terkesima dengan penampilan rumah fendi itu.


"hai selamat datang maduku silahkan masuk, "ucap adel menyambut kedatangan mereka sambil memakai kursi roda dan berjalan sendiri.


"terimakasih, "jawab vira.


"silakan duduk diminum dan dimakan ya, "tawar adel, dia sengaja bersikap manis diawal tapi perih diakhir.


"aku tak salah lihatkan kenapa bisa dia masih sebaik ini padahal sebentar lagi dia akan terusir dari sini, "gumam vira dalam hati dia sangat percaya diri.


"kenapa kok bengong dimakan dong aku udah susah payah loh buat siapin ini semua untuk menyambut kedatanganmu, "ucap adel.


"alhamdulillah akhirnya adel bisa menerima vira dengan baik semoga mereka selalu akur, "ucap fendi dalam hati dia senang dengan perlakuan adel ini.


"berbahagialah kalian sesaat, terlihat sekali mereka tidak peduli dengan perasaanku bahagia diatas penderitaanku tapi akan aku pastikan kalian berdua menyesal telah mengkhianatiku, "geram adel dalam hati melihat raut wajah mereka seperti sangat bahagia sedangkan hatinya saat ini sedang sakit apalagi baru selesai melahirkan sudah disuguhi dengan pemandangan menjijikkan seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2