Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab12 rencana bulan madu...


__ADS_3

Setelah melewati sepanjang malam pertama mereka memilih pulang kerumah pak deri yang lebih dulu sampai dari mereka pak deri pulang sekitar jam 5 dini hari dia tidak berangkat pulang bersama anak dan menantunya karena dia tidak ingin menganggu suasana mereka berdua dipikiran pak deri adel dan fendi pasti sudah melakukan malam pertamanya dia tidak sabar ingin segera momong cucu pasti sangat bahagia.


Sepasang suami istri itu sudah sampai dirumah pak deri yang langsung dibuka mang joko selaku satpam dirumah itu suara deru mobil fendi terdengar oleh pak deri seketika dia langsung berdiri dari sofa ruang tamu menuju pintu luar untuk menyambut kedatangan anak dan menantunya.


"selamat datang dirumah ini menantuku anggap aja ini rumah kamu juga kalau perlu sesuatu panggil aja mang joko atau bik asih masuk sayang ajak suami kamu, kalian tinggal disini dulu ya untuk sementara waktu maklum nak ayah belum siap ditinggal adel walaupun sewaktu-waktu nanti kalian akan pergi juga kerumah nak fendi pesan ayah cuma satu tolong jagain adel sayangi dia kasih perhatian lebih jadilah suami dan ayah yang baik untuk istri dan anakmu nanti agar rumah tangga kalian selalu rukun dan langgeng itu adalah harapan ayah sama kalian, "ucap pak deri memberikan nasehat kepada anak dan menantunya.


"iya pasti yah karena saya memang sangat mencintai istriku gak akan aku sia-siakan dia terimakasih nasehatnya yah semoga fendi bisa amanah dengan pesan ayah, "jawab fendi membuat pak deri lega.


"ya sama-sama sudah sepatutnya ayah kasih kamu nasehat karena kamu sudah ayah anggap anak sendiri bukan sekedar menantu, "ucap pak deri dibalas anggukan dan senyuman fendi.


Dari arah dapur adel membawakan cemilan dan jus mangga untuk mereka mengobrol sebenarnya adel pas masuk rumah dia langsung menuju kearah dapur karena dia dicueki ayah dan suaminya itu asyik mengobrol berdua sehingga tidak menyadari adel sudah tidak ada didekat mereka.


"istriku kemana yah kok gak ada, "heran fendi.


"udah gak usah khawatir palingan juga kedapur buatin kita minuman, "jawab pak deri.


"tara aku bawain cemilan dan minuman buat kalian kesayanganku sambil ngobrol enaknya makan cemilan dan minum jus, "ucap adel langsung duduk disamping suaminya.


"sejak kapan kamu kedapur sayang, "tanya fendi.


"sejak kalian cuekin aku tadi, "jawab adel sambil pura-pura ngambek.


"jangan ngambek dong sayang kalau ngambek kelihatan jeleknya, "ucap fendi sedikit tertawa.


"emang aku jelek kenapa kamu mau jadi suamiku, "kesal adel dia berdiri mau kekamar mandi dia kebelit pipis tapi fendi salah paham pikirnya adel ngambek mau ninggalin dia jadi dia khawatir kalau nanti gak ditegur istrinya itu.


"eh'eh mau kemana jangan ngambek dong maafin mas ya lain kali gak diulangi lagi suer, kamu adalah wanita tercantik yang pernah aku temui jangan pergi jangan tinggalin aku ya tetap duduk disamping aku ya sayang, "bujuk fendi menahan tangan adel.


"lebay siapa yang mau pergi sih mas aku mau pipis udah kebelit ni atau mas mau ikut, "ucap adel tersenyum dengan apa yang dilakukan suaminya tadi jadi dia sedikit bercanda.

__ADS_1


"mau yuk sayang, "jawab fendi senyum.


"eh'eh jangan mas aku cuma bercanda doang kok apa kamu gak malu tu diketawain sama ayah, "ucap adel sedikit gugup dia gak nyangka reaksi suaminya itu padahal jelas ada ayahnya didekat mereka, pak deri senyum-senyum sendiri melihat kelakuan anak dan menantunya itu.


"gakpapa kalau kalian mau barengan pipisnya, "ucap pak deri ngerjain mereka berdua.


"tuh ayah aja ngizinin masak kamu gak selaku jadi istri, "ucap fendi melirik ayah mertuanya itu sambil ajungin jempol.


"gak mas gak usah adel pergi kekamar mandi sendiri aja, "tolak adel, dia buru-buru kekamar mandi yang ada didekat dapur karena pipinya pasti sudah merah menahan malu dia menyesali perkataannya tadi kenapa dia bisa ngomong seperti tadi niatnya hanya ingin bercanda tau-taunya dianggap serius sama suaminya itu.


"aduh mulut kalau ngomong bisa ngerem dikit gak sih malu banget gue kok bisa sih ngomong seperti tadi pasti ni ayah sama mas fendi lagi ngetawain gue, "ucap adel menerka-nerka, sedangkan suami dan ayahnya itu tertawa melihat kelakuan adel.


"aku suka gemes sama adel yah dia tu malu-malu kucing, "ucap fendi terkekeh menatap mertuanya.


"ya maklum nak fendi dia itu gak sekalipun pacaran jadi pastilah malu apalagi ni pria setampan kamu yang jadi suaminya, maklum aja ya pelan-pelan pasti nanti dia luluh juga dia pasti masih takut hem saran ayah lebih baik kalian berbulan madu agar kamu bisa menaklukkan hati adel dan ayah juga udah gak sabar nimang cucu, "ucap pak deri yang langsung disetujui sama fendi.


"oke yah terimakasih untuk sarannya memang semalam kami belum melakukan malam pertama jadi berbulan madu adalah saran terbaik menurut fendi yah, "ucap fendi tersenyum membayangkan malam pertamanya yang gagal itu.


"iya yah sebaiknya kita bicarakan dulu sama adel nanti dia gak setuju gimana yah?, "tanya fendi.


"kalau nolak nanti ayah yang akan membujuknya dia gak akan bisa nolak permintaan ayahnya memang nanti pasti ada penolakan sedikit tapi lama-kelamaan pasti dia mau, "jawab pak deri meyakinkan fendi.


"oke yah fendi serahkan sama ayah good luck yah, "ucap fendi menyemangati mertuanya.


Terlihat adel sudah keluar kamar mandi bergegas menuju ruang tamu.


"hai kalian asyik bener ya ngobrolnya kasih tau aku dong apa yang kalian bicarakan, "ucap adel menatap ayah dan suaminya bergantian.


"tanya sama ayah, "ucap fendi nunjuk mertuanya.

__ADS_1


"hem gini nak saran ayah lebih baik kalian bulan madu represhing terlebih dahulu nikmati indahnya bulan madu segarkan pikiran dan badan kalian agar bisa menjalankan piruk rumah tangga dengan nyaman dan tentram lagi pula ayah udah gak sabar nimang cucu semoga kalian mengerti maksud ayah, "ucap pak deri menjelaskan.


"aku sih setuju banget yah biar badan pres buang semua beban pikiran, "ucap fendi sambil mangut-mangutkan kepalanya.


"kenapa sih inikan terlalu cepat kami kan baru nikah masak udah bulan madu lebih baik sebulan lagi aja, "jawab adel kurang setuju dengan usulan ayahnya, sedangkan fendi mengedip-ngedipkan mata minta jawaban yang tepat kepada mertuanya.


"justru baru nikah itu harus bulan madu kalau sudah sebulan namanya bukan bulan madu lagi tapi jalan-jalan biasa, "ucap pak deri, fendi salut ayah mertuanya itu memang bisa andalkan dia memberi jempolan tanda dia setuju dengan ucapan pak deri.


"iya iya adel nurut aja yang baik menurut ayah, "ucap adel pasrah.


"nah gitu dong harus berbakti sama orang tua, "ucap fendi enteng.


"apa kata kamu mas apa mas pikir aku selama ini gak berbakti gitu, "kesal adel sambil mencubit pinggang suaminya.


"aduh sakit yang tapi fix ya kamu setuju, "ucap fendi menahan sakit dipinggangnya karena dicubit istrinya itu.


"iya, "jawab adel singkat, pasti ni ngambek lagi dia harus membujuk adel lagi salah sendiri kenapa usil sama istri sendiri.


"kalau mau berantem kekamar sana dasar pengantin baru, "ucap pak deri dia ngeleng-ngeleng kepala melihat kelakuan mereka berdua seperti guguk dan meong saja berantem mulu kerjanya.


"dia ni yah ngeselin, "ucap adel menatap kesal kearah fendi.


"jelas kamu yang ngeselin, "jawab fendi gak mau kalah.


"yaudah kamu tidur diluar aja atau tidur dikamar lain aku lagi males sekamar sama kamu, "sungut adel.


"eh'eh jangan sayang iya iya aku yang ngeselin kamu gak ngeselin kok, "bujuk fendi senyum.


"yaudah aku kekamar aja, "ucap adel masih pura-pura ngambek padahal dia senang dipanggil sayang.

__ADS_1


"aku ikut dong sayang, "ucap fendi mengikuti adel kelantai 2 menuju kamar adel.


Pak deri senyum-senyum sendiri melihat anak dan menantunya itu dia jadi ingat waktu baru jadi pengantin mereka sangat romantis kala perusahaannya belum mengalami bangkrut hanya sebentar keharmonisan rumah tangga mereka, dia tepis ingatan itu dia tidak mau berlarut-larut dalam mengingat kejadian masa lalu yang pahit dia sudah bersyukur melihat anaknya tumbuh menjadi wanita mandiri dan baik tidak menuruni sifat ibunya yang matre.


__ADS_2