Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab40 Astagfiruallahala'azim...


__ADS_3

Keluarga pak alex berpamitan untuk menuju ke rumah fendi diperjalanan mereka selalu melihat alamat yang dikasih sama pak deri tertulis "jalan cembaka nomor 018 kota B" mereka segera menuju ke jalan cempaka dan mereka stop disalah satu rumah yang sangat besar dan mewah dilihat tertulis nomor 018 mereka menekan bel yang ada dipagar rumah fendi, satpam rumah itu segera membukakan dan menanyakan ada keperluan apa mereka datang ke rumah majikannya.


"siapa ya ada perlu apa pak?, "tanya agus selaku satpam dirumah itu.


"assalamualaikum gini mang majikannya ada anak pak deri wijaya yang bernama adel kalau gak salah mang, "jawab pak alex memanggil satpam dengan sebutan mang.


"waalaikumsalam oh non adel ada pak kalau boleh saya tau bapak ini siapanya non adel biar bisa saya panggil non adelnya?, "tanya agus lagi dia penasaran siapa mereka.


"saya orangtua vira bilang saja sama adel karena dia bersahabat dengan vira putri saya kami ada keperluan sedikit, "jawab pak alex sopan.


"oh gitu yaudah saya panggilkan dulu non adelnya mobil bapak silahkan masuk dulu ya, "ucap agus sambil membukakan pintu pagar dengan lebar agar mobil pak alex bisa masuk.


"tunggu sebentar disini ya pak saya ke dalam dulu, "pamit agus menatap mereka bertiga.


"iya silahkan mang, "jawab pak alex.


Agus bergegas masuk ke dalam rumah menemui majikannya yang sedang berada dihalaman belakang rumah dengan santainya duduk dikursi dekat kolam renang.


"non adel ada tamu didepan, "ucap agus menghampiri majikannya itu.


"siapa mang?, "tanya adel penasaran.


"ini katanya orangtua dari wanita yang bernama vira non katanya lagi vira sahabatan sama non adel jadi mereka ingin menemui non adel apa bisa non, "jawab agus mengatakan sedetail mungkin agar majikannya itu ngerti.


"oh orangtua vira langsung suruh masuk aja mang suruh duduk juga ya mang sebentar lagi aku menemui mereka, "ucap adel antusias menyambut kedatangan orangtua vira karena dia sudah lama tidak bertemu dulu waktu kecil dia pernah 2 kali datang ke rumah vira yang sedang ada ibunya tapi dia belum pernah sekalipun bertemu ayahnya vira.


"baik non saya permisi ke depan, "jawab agus membungkukan badannya tanda menghormati majikannya itu.


"silahkan mang, "ucap adel mempersilahkan satpamnya untuk ke depan rumah, adel langsung berdiri sedikit susah karena perut sudah sangat besar bik santi yang melihatnya langsung membantu adel untuk berdiri bik santi takut majikannya itu terpeleset atau jatuh masuk ke dalam kolam renang bisa-bisa dia sama agus yang kena semprot pemilik rumah itu.


"hati-hati non sini bibik bantu berdiri, "tawar bik santi dia sigap memegang pinggang dan tangan majikannya terlihat adel kesulitan untuk berdiri karena terlalu lama duduk dikursi.

__ADS_1


"bik bisa minta tolong antar saya ke ruang tamu badan saya rasanya remuk karena terlalu lama duduk disini, "ucap adel dia mengeluh terasa seluruh badannya pegal semua.


"baik non kalau saran bibik kan kandungan non adel sudah sangat besar lebih baik kalau duduk jangan terlalu lama non nanti bisa seperti ini lagi seluruh badan non terasa sakit dan pegal kaki bisa kesemutan, "ucap bik santi memberi saran kepada majikannya itu mereka langsung menuju ruang tamu.


"iya bik makasih sarannya bik rasanya tidak sanggup berdiri kaki rasanya kesemutan kita duduk disini sebentar bik untuk meredakan kesemutan ini sebelum menemui tamu, "jawab adel dia tidak sanggup lama berdiri.


"iya non biasanya 5 menit sudah reda, "ucap bik santi.


"huh akhirnya kakiku gak kesemutan lagi bik yuk kita segera menemui mereka nanti kelamaan mereka menunggu, "ucap adel tersenyum sambil kakinya digerak-gerakkan, bik santi segera memegang tangan majikannya itu, mereka menuju ruang tamu terlihat pak alex istri dan anaknya sudah duduk disofa dan ketika melihat adel mereka langsung berdiri untuk menyapa dan menyalami tangan adel, dia langsung menyuruh bik santi membuatkan mereka minuman jus mangga.


"assalamualaikum selamat sore nak adel salam kenal kami keluarga besar dari vira putri pertama kami teman lamanya nak adel, "ucap pak alex to the point.


"waalaikumsalam om tante dan adik silahkan duduk kembali salam kenal kembali saya adelia dwiputri sahabatnya vira, kalau boleh saya tau apa yang mengundang om dan tante kesini saya sangat tersanjung mendapatkan kedatangan kalian karena baru kali ini kita bertemu siapa nama om dan tante adiknya juga bisa perkenalkan biar lebih akrab lagi, "jawab adel sopan membalas uluran tangan mereka bertiga.


"perkenalkan nama saya alex mahendra ini istri saya mira dan itu putri saya nita adiknya vira, gini nak adel maksud kedatangan kami kemari untuk menanyakan keberadaan vira karena selama 7 bulan ini dia tidak pernah pulang, kami tau kesalahan terbesar kami karena telah mengusirnya dan membiarkan dia hidup sendiri diluar sana kami menyesal nak, "ucap pak alex dengan mata yang sudah berair tanda dia akan menangis, begitupun istri dan anaknya mereka juga sudah menangis meratapi penyesalan dan kekhawatiran mereka terhadap putri pertama mereka itu.


"kalau adel boleh tau penyebab kalian mengusir vira dari rumah karena apa?, "tanya adel penasaran.


"jadi semua itu bukan fitnah berarti vira bohong dong sama kami semua kalau dia difitnah orang yang tak bertanggung jawab kok tega ya vira bohong sama saya karena ingin simpati terhadap saya jujur ya tante dan om adel sangat kecewa dengan sikap vira yang sudah tidak mau jujur apa yang sebenarnya terjadi, "kesal adel dia tidak bisa menyembunyikan rasa kekesalannya dia sangat kecewa sama sahabatnya itu.


"maafkan vira nak mungkin dia malu menunjukkan kelakuannya selama ini kami pun sebagai orangtuanya sangat kecewa dan om merasa gagal mendidiknya menjadi anak yang baik, "ucap pak alex sudah berlinang air mata mereka tidak menyangka dengan teganya vira membohongi seluruh keluarga adel hanya karena ingin tumpangan sangat memalukan itu yang mereka rasakan sekarang.


"gakpapa om dan tante tidak usah merasa bersalah mungkin benar kata om tadi vira malu untuk menunjukkan kebenarannya didepan kami sekarang adel maklumi, "jawab adel berusaha memeluk ibunya vira dan adiknya.


"kak adel bisa kakak beritahu kami dimana tempat tinggal kak vira sekarang pasti kakak tau kan, "mohon nita sambil memegang tangan sahabat kakaknya itu.


"bisa sayang tapi kamu jangan nangis lagi ya anak manis kakak baru tau ternyata vira punya adik secantik ini, "jawab adel menatap nita dia tersenyum.


"iya kak soalnya aku sudah sangat rindu sama kak vira, "ucap nita yang masih duduk dibangku kelas 3 SMP itu.


"oh yasudah tunggu kakak ke kamar dulu ya biar kakak bisa kasih tau alamat apartemennya sekalian mau ngasih kunci cadangannya agar om tante dan nita bisa langsung masuk kebetulan kuncinya tidak dibawa sama suami saya, "pamit adel langsung bergegas naik lift untuk menuju lantai 3 dimana kamarnya berada.

__ADS_1


"silahkan kak, "jawab nita, sekitar 6 menit dia didalam kamar akhirnya dia keluar dengan selembar kertas berisikan alamatnya dan kunci cadangan apartemen vira.


"ini om dan tante alamatnya langsung kesana aja ya ruangannya ada dilantai 3 nomor 305 langsung dibuka aja tidak usah pakai pin karena pintu akan otomatis terbuka dengan sendirinya ketika kuncinya ditempel, "ucap adel memberikan selembar kertas dan kunci berupa kartu dikunci cadangan ini tidak diperlukan pin.


"terimakasih banyak nak adel karena sudah membantu kami untuk menemui vira tidak salah pilih vira untuk berteman denganmu ternyata nak adel sangat baik, "jawab pak alex antusias.


"sama-sama om tante dan nita senang bertemu sama kalian jangan pernah sungkan untuk datang kesini lagi, "ucap adel tersenyum kearah mereka.


"kalau boleh om tau dimana suami kamu nak kok gak kelihatan dari tadi, "ucap pak alex penasaran dengan suami sahabat anaknya itu.


"oh mas fendi masih kerja om akhir-akhir ini dia sering pulang sore sekitar jam 4 atau jam 5 tapi ini sudah jam setengah 5 sebentar lagi dia pulang om, "jawab adel.


"oh pasti sangat sibuk ya sehingga memakan waktu sampai sore pasti dia bos besar perusahaan, "ucap pak alex menebak-nebak.


"iya benar sekali om, iya dia sekarang lebih sibuk dari biasanya dulu waktu kami baru nikah sekitar jam 1 atau 2 siang dia sudah pulang sekarang kalau gak jam 4 atau 5 baru pulang katanya lagi banyak kerjaan dan selalu ada meeting mendadak yang tidak bisa ditinggalkan om, "jawab adel seadanya.


"oh wajar bos besar mungkin pekerjaannya tidak bisa diwakilkan jadi harus bosnya yang turun tangan, "ucap pak alex.


"iya om kalau saya pribadi pasti sangat percaya sama suami saya kecuali pulang malam itu baru jadi pertanyaan, "jawab adel.


"betul sekali nak, oh iya kami pamit untuk menemui vira diapartemennya sekali lagi kami sangat berterimakasih kalau tidak ada nak adel mungkin nasib vira tidak akan sebaik sekarang apalagi hidup diluaran, "ucap pak alex mengulurkan tangannya tanda saling menghormati.


"sama-sama om tante dan nita, "jawab adel membalas uluran tangan pak alex dan memeluk buk mira dan nita.


"semoga lahirannya nanti lancar ya nak bayinya sehat dan ibunya harus sehat kami pamit nak adel, "ucap pak alex melambaikan tangannya.


"assalamualaikum, "ucap mereka serempak.


"waalaikumsalam hati-hati dijalan, "jawab adel melambaikan tangannya juga.


"astagfiruallahala'zim vira kenapa kamu bisa-bisanya menyerahkan kesucian demi sebuah mobil, "ucap adel mengucapkan istigfar berapa kali dia tidak habis pikir kenapa sahabatnya itu rela melakukan yang dilarang itu.

__ADS_1


__ADS_2