
Fendi memilih pulang kerumah mertuanya dan menyuruh seseorang untuk mengambilkan mobilnya yang masih diperusahaan dia masih bingung ini asli perbuatannya atau ada orang yang menjebaknya karena pengingatnya saat itu dia lagi minum kopi buatan vira tidak lama kemudian tubuhnya terasa sangat panas dan gatal semuanya terangsang tidak mungkin kejadian itu kebetulan dia memilih menyelidiki apa ada yang sengaja menjebaknya
"aaahhhhhh bodoh kau sangat bodoh fendi kenapa kamu bisa-bisanya melakukan hal yang terlarang itu maafkan aku sayang sudah mengkhianati kamu aku janji akan menyelidiki kejadian barusan tadi sepertinya ini sudah disengaja tidak mungkin kebetulan, "geram fendi dia memukul setir mobil dia malu pulang tapi kalau tidak pulang adel pasti curiga.
Sekitar jam 22.15 fendi sampai dirumah mertuanya dia mengklason mobilnya agar satpam membukakan pintu pagar mang joko heran tidak biasanya suami majikannya itu pulang malam.
"semoga adel sama ayah sudah tidur aku tidak sanggup menghadapi mereka berdua pasti akan sangat banyak pertanyaan yang mereka lontarkan karena aku memang tidak pernah pulang malam walaupun telat cuma batas jam 5 sore aku harus siapkan mental, "ucap fendi didalam mobilnya dia sangat gugup dia takut mereka berdua curiga, dia memilih masuk karena dia ada kunci cadangan jadi tidak perlu membangunkan istrinya.
Krek, dibukanya pintu depan keadaan rumah sudah sepi tiba-tiba ayah mertuanya keluar dari dapur sambil memegang satu gelas minuman dingin, pak deri terkejut jam setengah 11 malam menantunya baru pulang kerja.
"fendi darimana saja kamu kenapa sudah larut malam kamu baru pulang dari tadi adel menunggu kamu didepan teras sampai jam 9 malam tapi karena kamu belum pulang juga ditelepon gak diangkat jadi dia memilih kembali kekamar dia lelah menunggu kamu apa kamu tidak kasihan lihat istri kamu hah keterlaluan kamu fendi, "ucap pak deri sudah emosi sehingga beliau tidak sadar sudah memukul wajah menantunya.
"maaf yah fendi tadi mendadak ada meeting penting yang tidak bisa ditinggalkan hp disilent jadi tidak sempat untuk mengabari adel aku minta maaf yah, "jawab fendi sambil memegang pipinya yang terkena tonjokan mertuanya dia sudah gugup takut mertuanya memukuli dia lagi.
"jangan macam-macam kamu fendi berani mempermainkan putriku ayah tidak akan tinggal diam kamu akan menanggung akibatnya, "ucap pak deri dia sudah meluapkan emosi dengan menunjuk-nunjuk fendi.
Tiba-tiba adel turun dari lantai 2 dan melihat perdebatan. ayah dan suaminya itu.
"kenapa kalian ribut ini sudah larut malam adel jadi terbangun karena mendengar teriakan ayah, emangnya ada masalah apa yah?, "tanya adel heran dan penasaran.
__ADS_1
"lihat suami kamu pulang sudah selarut ini banyak alasan lagi kamu harus hati-hati nak ada udang dibalik batu, "jawab pak deri menatap menantunya dengan sinis, adel beralih melihat suaminya diapun heran tidak biasanya suaminya selarut itu pulang kerja.
"mas kenapa jam segini baru pulang kerja apa yang. membuat mas fendi pulang selarut ini jawab mas, "teriak adel dia juga sudah emosi.
"sayang mas minta maaf tidak kasih kamu kabar mas tadi mendadak ada meeting penting bersama klien tidak bisa ditunda lagi itu menyangkut keuangan perusahaan hp disilent jadi gak tau kalau kamu tadi nelepon mas sebanyak ini maaf ya sayang sudah bikin kamu khawatir, "jawab fendi langsung memeluk istrinya.
"jangan berpikir macam-macam mas gak akan menghianati kamu sayang mas sangat mencintaimu dan ingat jangan mudah emosi kasihan anak kita disini, "ucap fendi mengelus dan mencium perut adel yang sudah sedikit buncit itu.
"lebih baik kita tidur ya ini sudah sangat malam tidak baik untuk ibu hamil, "ajak fendi sudah memeluk pinggang yang masih ramping itu.
"ini benar kan mas kamu gak bohong sama aku jangan pernah bermain dibelakangku mas aku lagi mengandung anak kamu aku gak mau anakku punya papa yang bersifat buruk, "ucap adel dia sudah menjatuhkan air matanya dia takut suaminya ada wanita lain.
"dengar fendi ayah tidak akan tinggal diam kalau kamu selingkuh dibelakang putri saya ingat itu, "ancam pak deri sambil menunjuk fendi dengan tatapan tajam dan berlalu pergi kekamarnya.
"yaAllah maafkan aku karena sudah menghianati istriku besok aku akan selidiki kejadian ini kalau benar aku dijebak aku bisa melepaskan vira karena aku tidak pernah merasa mengambil kesuciannya, "gumam fendi dalam hati ada raut penyesalan diwajahnya.
"hei sayang jangan pernah menangis seperti ini kamu harus percaya sama mas ya gak mungkin mas khianati kamu mas sangat mencintai kamu dan calon anak kita ingat kamu sedang hamil, "ucap fendi mengusap air mata adel yang masih jatuh dengan derasnya.
"aku percaya sama kamu mas maaf aku mudah cengeng mungkin ini hormon ibu hamil mudah ambil hati maaf ya, "jawab adel membalas pelukan suaminya sangat nyaman tapi hatinya masih merasa tidak tenang kenapa seperti ada sesuatu yang menganjal.
__ADS_1
"iya sayang mas yang minta maaf sama kamu karena tidak sempat kasih kabar sehingga membuat kamu menunggu mas diteras sampai malam hari mas minta maaf ya sudah bikin kamu seperti ini janji mas gak akan lagi mengulangi kesalahan ini kalau ada meeting penting mas langsung kabari kamu udah ya sayang jangan nangis lagi, "ucap fendi hatinya terenyuh melihat situasi seperti ini dia sangat merasa bersalah.
"kita kekamar ya atau mas ambilkan minum dulu biar kamu lebih tenang lagi kasihan anak kita nanti mikir papanya yang jahat, "canda fendi tersenyum menatap istrinya, adel membalas senyuman suaminya itu dalam situasi seperti ini suaminya masih bisa bercanda.
"iya mas aku haus karena air mataku cukup menguras tenagaku, "jawab adel tersenyum dia kembali bahagia lagi.
"makanya jangan suka nangis biar gak habis tenaga yaudah tunggu sini ya mas ambilin minumnya dulu, "ucap fendi dia lega melihat istrinya kembali tersenyum.
"ini sayang minum biar mas bantu, "tawar fendi.
"gak usah mas aku bisa sendiri kok bukan anak kecil lagi, "tolak adel tersenyum menatap suaminya.
"kamu memang bukan anak kecil tapi didalam sini ada calon anak kecil kita nanti, "ucap fendi mengelus dan mencium perut istrinya.
"oh iya benar kamu mas, semoga kamu selalu sehat didalam perut mama ya sayang, "ucap adel ikut mengelus perutnya yang agak buncit itu.
"mas jadi gak sabar pengen lihat perkembangan anak kita besok kita checkup lagi ya besok mas gak masuk kerja mau seharian sama kamu sayang, "ucap fendi merangkul pinggang langsing istrinya.
"beneran mas yaudah kita tidur yuk besok kita mau periksa kandunganku lagi, "ajak adel, mereka langsung menuju lantai 2 tidak henti-hentinya fendi mencium perut istrinya dia sangat gemas walaupun anaknya belum keluar.
__ADS_1
"kita tidur ya sayang good night semoga mimpi indah sayang, "ucap fendi mencium kening istrinya dan memeluknya.
"semoga kamu selalu seperti ini mas jangan pernah berubah, "harapan adel, merekapun akhirnya tertidur juga.