
Akhirnya vira pindah ke apartemen dan mulai besok dia sudah mulai bekerja diperusahaan fendi dan dia akan siap-siap melancarkan aksinya untuk merayu fendi.
"vir lu udah siap belum bentar lagi kita berangkat dan mampir ke mall dulu ya untuk membeli persiapan lu disana nanti, "panggil adel.
"siap yaudah kita berangkat sekarang aja ya, "jawab vira.
"mas yuk kita berangkat keburu malam nanti, "ucap adel menatap suaminya.
"iya sayang, "jawab fendi mengusap rambut istrinya dan itu sukses membuat vira cemburu dia sudah mengepalkan tangan tanda dia kesal.
"tunggu besok mas aku akan melancarkan aksiku, "gumam vira dalam hati.
Mereka bertiga sudah memasuki mobil dan berangkat kearah apartemen sebelum itu mereka mampir ke mall untuk berbelanja.
"kita sampai dimall ayok turun vir kita belanja keperluan lu jangan sungkan ambil saja apa yang lu mau, "ucap adel tersenyum menatap vira.
"makasih sekali lagi del lu udah baik banget sama gue, "ucap. vira sambil memeluk adel.
"walaupun lu udah baik banget sama gue del bukan berarti gue gak akan merebut mas fendi maaf gue udah terlanjur cinta sama mas fendi, "gumam vira dalam hati.
"iya sama-sama, "jawab adel tersenyum.
"mas mau ikut ke dalam atau mau tunggu didalam mobil, "tawar adel menatap suaminya.
"em mas disini aja ya lagi males masuk ke dalam, "tolak fendi.
"oke mas, "jawab adel, sebenarnya fendi mau masuk tapi karena ada vira dia jadi malas.
"vir lu pilih-pilih aja mau yang mana gue mau ke tempat peralatan dapur dulu ya, "ucap adel.
"iya del gue mau pilih-pilih pakaian juga, "jawab vira.
"yaudah kita pisah disini aja ya, "ucap adel dibalas anggukan vira.
Akhirnya bisa sampai ditempat pakaian mewah dan mahal dia tidak sungkan memilih pakaian yang paling mahal dan bagus disini.
"baiklah karena lu yang nyuruh gue jangan sungkan jadinya gue akan memilih baju dan pakaian yang paling mahal disini tas dan sepatu juga jangan lupa biar gue poroti harta mas fendi yang ada ditangan lu del, "ucap vira dengan bangganya.
"mbak ada baju yang paling mahal disini saya akan beli, "ucap vira menatap penjaga toko.
"ada kak sebelah sini ini ada dress yang paling mahal disini apa kakak tertarik, "ucap penjaga toko itu.
"sangat bagus bungkus satu untukku kalau masih ada yang lebih mahal langsung bungkus aja ya mbak, "ucap vira tersenyum.
"baiklah kak silahkan ditunggu, "jawab penjaga toko itu.
__ADS_1
"saya tinggal sebentar ya nanti saya kembali lagi, "ucap vira.
"baik kak, "jawab penjaga toko.
"mbak saya mau tas paling mahal disini, "ucap vira.
"ini kak silahkan dilihat dulu, "jawab penjaga toko tas.
"sangat cantik dibungkus ya mbak, "ucap vira.
"baik kak, "jawab penjaga toko tas itu.
"saya tinggal sebentar ya nanti kembali lagi, "ucap vira, penjaga toko tas itu hanya mengangguk saja.
"mbak ada sepatu paling mahal disini, "ucap vira.
"ada 2 kak mau pilih yang mana, "ucap penjaga toko sepatu itu.
"dua-duanya dibungkus ya mbak, "ucap vira.
"baik kak tunggu sebentar, "jawab penjaga toko sepatu itu.
"em mbak bayarnya dikasir atau disini, "tanya vira
"ini ya kak sepatunya kasirnya ada disebelah sini, "ucap penjaga toko itu menunjuk arah kanan vira.
"oh terimakasih banyak ya mbak saya permisi dulu mau bayar, "ucap vira dia lega akhirnya barang-barangnya dibayar dikasir karena dia tidak membawa kartu kreditnya.
Dia menuju tempat pakaian dan tas yang dia beli tadi akhirnya dia menemui adel untuk bayar dikasir.
"lu udah selesai belanjanya,"tanya adel kepada vira.
"udah del yuk kita ke kasir mau bayar, "jawab vira.
"yakin gak ada lagi yang mau dibeli, "tanya adel lagi.
"gak ada beb ayok buruan nanti keburu malam loh, "ucap vira mengingatkan.
"baiklah yuk, "ajak adel menarik tangan vira.
Cukup banyak adel menghabiskan uang hari ini hampir mencapai 300 juta untuk keperluan vira memang sahabat tidak tau diri ya udah dikasih hati malah minta jantung bentar lagi dia akan mengambil separuh nyawa adel maksudnya suami adel bentar lagi akan direbutnya juga.
Adel pamit pergi ke toilet sebentar dia masih heran kenapa banyak sekali uangnya dikeluarkannya.
"kenapa sangat banyak uangku hanya untuk ini apa yang. sebenarnya vira beli kok semuanya mencapai 300 juta tidak masuk akal aku beli perlengkapan dapurnya saja hanya memakan 10 juta gak sampai kalau mas fendi tau aku menghabiskan uang 300 juta demi vira dia pasti sangat marah lebih baik aku rahasiakan ini semua, "ucap adel didalam toilet dia masih heran apa yang dibeli vira tadi dia harus memeriksanya, dia keluar dari toilet menemui vira yang sudah menunggunya.
__ADS_1
"yuk kita pulang, "ajak adel.
"yaudah yuk, "jawab vira.
Sesampai dimobil fendi langsung mengambil bungkusan yang ada di tangan adel tapi tidak untuk vira, vira melenggos dia kesal sekali dengan sikap acuh fendi.
"sini aku bawain sayang kamu lagi hamil tidak boleh bawa barang-barang yang berat, "tawar fendi.
"makasih ya sayang, "ucap adel.
Mereka langsung menuju apartemen dan beres-beres, fendi dan adel pamit pulang jam sudah menunjukkan pukul 7 malam.
"kita pulang ya baik-baik lu disini kalau ada apa-apa langsung telepon gue ya vir, "pamit adel sambil memeluk vira.
"iya makasih ya lu memang sahabat terbaik gue del kalau gak ada lu gue gak tau harus minta bantuan sama siapa. lagi, "ucap vira membalas pelukan sahabatnya.
"sudah gue bilang jangan sungkan lu udah gue anggap saudara bukan sekedar sahabat, yaudah kami pulang ya bye see you, "ucap adel melambaikan tangan kearah vira.
"see you too del, "jawab vira.
Setelah mereka pulang vira masuk ke dalam apartemennya dia malam ini akan menemui pria yang sudah menjadi sugar daddynya itu ditempat biasa diclub malam setiap malam dia pergi sudah menjadi kebiasaannya setiap dia pergi pasti memakai masker karena dia tidak ingin ada yang mengenalinya.
Sedangkan sepasang suami istri itu langsung masuk kamar mereka untuk tidur agak sedikit lelah karena ikut berberes diapartemen vira tadi akhirnya fendi berinisiatif untuk memijit kaki adel.
"sayang sini mas pijitin, "tawar fendi.
"gak usah mas lebih baik kita tidur aku udah ngantuk, "tolak adel tapi fendi dia tetap akan memijit kaki istrinya sambil memegang perut istrinya.
"sayang baik-baik ya didalam perut mama jangan nakal ya sayang papa akan selalu jagain mama kamu selama mengandung kamu sayang gak sabar papa ingin melihat kamu sayang, "ucap fendi mengelus perut istrinya dan mencium perut adel yang sudah sedikit buncit adelpun terharu tak terasa air matanya jatuh juga.
"sayang kenapa kamu menangis jangan nangis ya nanti. anak kita ikut nangis didalam sini, "ucap fendi memeluk dan mengusap air mata adel.
"aku nangis bahagia mas merasa sangat beruntung bisa nikah sama mas aku juga gak sabar ingin melihat anak kita pasti sangat lucu ya mas, "ucap vira masih didalam pelukan suaminya.
"mas janji akan selalu cinta dan sayang sama kamu dan anak kita mas tidak akan pernah meninggalkan kalian berdua mas yang beruntung bisa memiliki kamu sayang, "ucap fendi mencium tangan istrinya.
"makasih ya mas selalu seperti ini jangan pernah berpaling karena aku tidak sanggup tanpa kamu mas, "ucap adel tangisannya sedikit terdengar.
"iya sayang mas janji hanya kamu yang ada didalam hati mas jangan nangis ya kasian anak kita pikirnya papanya nanti yang bikin mamanya nangis, "ucap fendi sedikit bercanda.
"yaudah kita tidur ya besok kan kamu harus checkup untuk periksa kandungan biar besok mas yang temani kamu mas juga mau lihat perkembangan anak kita, "ucap fendi memeluk tubuh adel sambil memegang perut istrinya.
"iya mas, "ucap adel tersenyum menatap suaminya.
"semoga sikap kamu selalu seperti ini mas, "gumam adel dalam hati diapun memejamkan matanya untuk tidur.
__ADS_1