Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab41 Maafkan aku...


__ADS_3

Pak alex dan keluarganya buru-buru menuju ke apartemen anaknya 15 menit mereka akhirnya sampai mereka langsung menuju lantai 3 dan mencari nomor apartemen 305 dan mereka langsung membuka pintunya karena memang mereka sudah dikasih kunci cadangan dari adel.


"ini nomor 305 berarti ini apartemennya vira kita langsung buka aja yah mungkin vira ada didalam, "ucap buk mira menatap kearah suaminya.


"yaudah kita buka sekarang ya bismilah semoga benar ini apartemen vira bun, "jawab pak alex, kartu kunci cadangan itu ditempel dipintu dan krek pintu terbuka kebetulan vira tertidur disofa yang ada diruang tamu dalam apartemennya itu pak alex buk mira dan nita langsung memperhatikan apa benar itu anak dan kakaknya mereka terlihat berapa kali memastikan mereka tidak yakin itu vira karena badan vira sudah semakin berisi dan perutnya juga sudah besar wajahnya juga semakin tembem jadi mereka tidak yakin itu vira tapi mereka pastikan lagi dan nita melihat kalung liontin bernama vira pemberian bundanya nita yakin itu kakaknya karena kalung itu diberi diwaktu yang sama untuk mereka berdua.


"apa benar ini vira putri kita yah kok mama gak yakin karena wanita ini sangat gemuk sedangkan anak kita itu langsing dan wanita ini juga perutnya seperti sedang hamil terlihat perutnya menonjol karena dia sedang berbaring apa kita salah masuk apartemen ya, "ucap buk mira masih memastikan apa itu putrinya.


"iya bun wanita ini seperti bukan anak kita memang kalau dilihat dari wajahnya sangat mirip dengan vira tapi ayah gak yakin karena vira itu badannya langsing bukan gemuk seperti ini apa mungkin kita salah masuk nanti suaminya marah kalau kita masuk sembarangan seperti ini, "jawab pak alex juga ragu kalau wanita yang sedang berbaring itu vira.


"eitz tunggu dulu yah bun lihat kalung ini persis seperti kalung yang bunda berikan kepada kak vira dan aku diwaktu yang sama dan kalung itu liontin yang ada namanya dan ini persis kalung yang bunda berikan apa bunda ingat, "ucap nita memegang kalung itu dan bundanya juga memegang dan seperti mengingat sesuatu.


"iya nak benar kalung ini persis seperti yang mama berikan waktu kakak kamu SMA dan kamu masih SD bunda sangat ingat nak, "jawab buk mira spontan memeluk vira yang sedang tertidur pulas itu dan vira langsung terbangun dan seketika terkejut melihat ada kedua orangtuanya dan adiknya nita wajah sudah ketakutan takut mereka curiga kalau dia sedang hamil.


"bunda ayah nita kenapa bisa kalian disini?, "tanya vira penasaran kenapa bisa mereka sampai diapartemennya dan bisa masuk bukannya dia sudah memberi pin dipintu apartemennya agar tak ada orang yang sembarangan masuk dan ini kenapa bisa kedua orangtuanya bisa masuk.


"vira kami sangat merindukan kamu sayang kenapa kamu tidak mau kasih tau disini tempat tinggal kamu, "ucap buk mira mengalihkan pertanyaan anaknya itu.


"kak maaffin nita ya gara-gara nita kak vira jadi memilih pergi dari rumah, "ucap nita langsung memeluk kakaknya itu.


"maaffin ayah juga ya nak sudah tega mengusir kamu ayah sangat menyesal pulang ya nak, "ucap pak alex mengenggam tangan putrinya itu.


"jawab pertanyaanku dulu kenapa bisa kalian masuk kesini dan tau darimana kalian aku tinggal disini?, "tanya vira lagi tanpa menjawab penyesalan mereka bertiga.


"karena kami sangat khawatir dengan keadaan kamu hidup diluaran jadi kami berusaha mencari keberadaanmu nak dan bunda ingat waktu kamu masih SMP sering membawa teman lama kamu itu anak pak deri wijaya dan kami meminta alamat tempat tinggal kamu sama adel dia sangat baik memberitahukan kami kamu tinggal diapartemen ini dan dia juga memberikan kami kunci cadangan tanpa pin karena mereka yang membayar apartemen ini jadi mereka dikasih juga kunci cadangannya ini, "jawab buk mira terus memeluk anaknya itu.

__ADS_1


"adel?, kalian bertemu adel bunda masih ingat sama sahabatku itu bun?, "tanya vira heran bisa-bisanya kedua orangtuanya menemui adel gawat kalau mereka curiga kalau dia hamil kalaupun mereka sudah curiga terpaksa vira harus jujur ayah dari anak yang dikandungnya.


"iya sayang dulu hanya adel yang kamu bawa kerumah untuk kamu kenalkan sama bunda dulu, bunda masih ingat sampai sekarang ternyata wajahnya gak banyak berubah ya malah tambah cantik, "jawab buk mira memuji adel dan tanpa mereka sadari vira sudah cemberut tanda tidak senang karena bundanya sempat-sempatnya memuji istri dari pria idamannya itu.


"yaudah mau kalian datang kesini ada apa, "ucap vira tanpa basa basi dia harus bisa membuat mereka segera pergi dari apartemennya itu.


"gini sayang kita mau jemput kamu kita pulang ya, "jawab buk mira dan dia salfok melihat tubuh dan perut anaknya itu kenapa bisa seperti wanita hamil.


"sayang bunda mau nanya kenapa perubahan di tubuh kamu sangat dratis dan ini perut kamu juga kenapa bisa sangat buncit seperti ini apa kamu hamil?, "tanya buk mira penasaran.


"kalau iya kenapa kalian mau usir aku lagi atau mau bunuh aku silahkan aku udah pasrah karena hidupku tidak ada artinya buat kalian, "jawab vira jujur tanpa ada yang disembunyikan.


"jawab ayah siapa yang sudah menghamili kamu atau pria yang bersama kamu waktu dihotel itu, "teriak pak alex seperti biasa ayahnya vira sangat tidak bisa mengontrol emosi.


"bukan pria itu, "jawab vira singkat dia sudah menundukkan kepalanya dan menangisi perbuatannya itu didepan keluarganya.


"siapa vira jawab pertanyaan ayah ini, "ucap pak alex hampir menampar pipi anaknya itu tapi langsung ditahan istrinya.


"tolong ayah tenang dulu vira jawab pertanyaan ayah kamu siapa yang sudah menghamili kamu jawab dengan jujur nak, "ucap buk mira dia sudah menangis menatap kondisi putrinya itu.


"ini salah kita juga yah kenapa membiarkan vira tinggal diluar tanpa sepengetahuan kita tolong jawab jujur ya nak, "ucap buk mira lagi.


"mas fendi yang sudah menghamili aku bun, "jawab vira menangis tersedu-sedu.


"apa maksud kamu fendi yang mana jangan bilang fendi suami adel, adel sahabat kamu itu, "ucap pak alex mengebrak meja yang ada didekat mereka saat ini.

__ADS_1


"iya itu benar mas fendi suami adel yah, "jawab vira menundukkan kepalanya dia tidak berani menatap wajah ayahnya yang sudah merah menahan amarah.


"viraaaa kamu sadar gak itu suami sahabat kamu sendiri kenapa kamu tega menghianati kepercayaan adel kamu tidak tau terimakasih sudah diberi tumpangan seperti ini malah kamu ambil suaminya dimana hati nurani kamu vira, "ucap pak alex meluapkan semua emosinya saat ini dia tidak tahan lagi dengan kelakuan anaknya itu.


"yaAllah vir astagfiruallahala'azim kenapa bisa-bisanya kamu merebut suami sahabat kamu sendiri yaAllah ujian apa yang kamu berikan kepada kami kenapa jadi seperti ini, "ucap buk mira menyesalkan perbuatan putri pertamanya itu.


"maafkan aku bun yah aku sudah sangat terlanjur cinta dan sayang sama mas fendi pertama kali melihat mas fendi aku sudah jatuh cinta tapi sayang cintaku bertepuk sebelah tangan karena dia sudah dijodohkan sama adel dan aku nekat berniat untuk merebut suaminya dan aku berhasil membuat mas fendi menghamili aku dan aku sudah mengandung anaknya 5 bulan, dan aku sengaja menaburkan obat perangsang ke dalam minumannya, "jawab vira jujur untuk apa menutupi semuanya karena mereka sudah terlanjur tau masalah ini.


"kejam satu kata buat kamu vira kamu sangat kejam sama sahabat kamu sendiri lihat dia sebentar lagi melahirkan anak fendi dan kamu juga sedang mengandung anak fendi, bunda tidak tau akan seperti apa reaksi adel kalau tau sahabat dan suaminya sendiri berselingkuh dibelakangnya, "ucap buk mira menyayangkan perbuatan anaknya.


"kak vira kok tega sama kak adel dia itu sangat baik sama kakak sekarang nita yang kecewa sama kak vira, "ucap nita menangisi perbuatan kakaknya itu dia tidak habis pikir sama kelakuan kakaknya.


"diam kamu nita tau apa kamu dengan perasaan kakak terserah mau kalian kecewa dengan perbuatanku ini nasi sudah menjadi bubur apa yang harus disesali lagi aku akan terima resikonya nanti kalau sampai adel tau tapi vira mohon sama kalian jangan beritahu adel sekarang aku belum sanggup kehilangan mas fendi karena anak ini butuh ayahnya, "ucap vira memohon kepada mereka agar merahasiakan ini sama adel.


"telepon fendi sekarang minta fendi untuk menikahi kamu sekarang juga ayah gak mau menanggung malu karena perbuatan kamu ini lama-lama perut kamu akan semakin besar, "ucap pak alex menyuruh vira untuk menelepon fendi.


"ayah gak usah khawatir vira dan mas fendi udah sah menjadi suami istri kami sudah melakukan nikah siri 6 bulan yang lalu, "jawab vira menatap ayahnya.


"apa kamu bilang sudah nikah apa kamu pikir pernikahan kalian itu sah tanpa kehadiran ayah sebagai wali nikah kalian otomatis pernikahan kalian itu tidak sah, pokoknya setahu ayah besok kalian berdua kembali menikah secara sah terpaksa ayah harus menyetujui pernikahan kalian ini karena kamu sudah terlanjur mengandung anaknya, "ucap pak alex marah dengan suara lantang sambil menunjuk-nunjuk perut vira.


"oke vira telepon nanti dan aku pastikan kami menikah ulang secara sah sekali lagi maafkan aku, "jawab vira menatap mereka bertiga.


"ya sudah ini semua sudah terlanjur terjadi walaupun sebenarnya kami sangat kecewa dengan perbuatan kamu ini, "ucap buk mira.


"terimakasih karena kalian masih mau memaafkan kesalahanku kali ini, "jawab vira langsung memeluk mereka bertiga dan dia memilih menelepon fendi menyuruh ayahnya yang berbicara.

__ADS_1


__ADS_2