Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab54 Jangan pernah sakiti keluargaku...


__ADS_3

Dirumah sakit fendi sangat khawatir dengan kondisi istrinya sudah 30 menit ditunggunya adel belum sadarkan diri karena sudah mengeluarkan banyak darah dan terpaksa bagian jahitan yang terbuka kembali dijahit setelah mendapat pesan whatsapp dari bik santi yang ternyata mencelakai istri pertamanya itu adalah vira istri keduanya sendiri fendi sangat geram baru sehari masuk dalam rumahnya vira sudah berbuat jahat kepada adel fendi berpikir apa sebaiknya vira kembalikan ke apartemen jika masih bersikap buruk seperti itu dia tidak mau keselamatan adel jadi terancam selama ada vira tinggal bersama mereka baru disadarinya ternyata kedua istrinya tidak akan pernah bisa akur fendi baru menyadari kalau perbuatannya ini sudah sangat menyakiti adel istri kesayangannya itu dia tidak rela melihat kondisi drop adel saat ini dia jadi kepikiran soal fino sebaiknya fendi menelepon kedua orangtuanya untuk menemani adel sementara waktu dia ingin pulang sebentar untuk mengecek keadaan dirumah dan ingin mengetahui keselamatan fino karena dia takut vira akan berani menyakiti putranya yang baru lahir membayangkan saja dia sudah takut apalagi sudah kejadian.


"halo ma fendi minta tolong jagain adel dirumah sakit aku mau pulang ke rumah sebentar untuk melihat fino apakah baik-baik aja dirumah, "ucap fendi dibalik telepon.


"kenapa bisa adel masuk rumah sakit apa yang kamu perbuat sama menantu mama kalau sampai terjadi apa-apa sama adel mama gak akan maafiin kamu fendi, ok baik biarkan kami saja yang menjaga adel kamu urus saja istri gilamu itu, "jawab buk heni dia sudah dikabari bik santi kelakuan vira dalam rumah itu yang sudah menyebabkan celakanya adel buk heni berjanji akan membuat vira tidak tenang selama tinggal dirumah itu buk heni akan minta izin fendi untuk tinggal beberapa bulan ini dirumahnya karena beliau ingin menjaga menantu dan cucunya.


"istri gila apa ma maksud mama apa mama ngatain adel gila bukankah dia menantu kesayangan mama kok bisa-bisanya mama bilang adel gila, "ucap fendi belum sadar kalau mamanya sudah mengetahui kalau dia sudah punya istri lagi.


"jangan pura-pura bodoh kamu ya jelas bukan adel kamu pikir mama sama papa gak tau kelakuan kamu selama ini hah bikin malu aja mau ditaruh dimana muka mama kalau sampai pak deri tau putrinya kamu khianati bisa-bisa kamu diancam bercerai dengan adel mama tidak akan membantu lagi mama sudah sangat kecewa sama kamu kalau mau hidup sama perempuan busuk itu silahkan tapi jangan dirumah itu karena itu akan menjadi warisan untuk cucu kami satu-satunya yaitu fino tidak ada cucu yang lain kalau yang vira kandung itu jelas bukan cucu kami walaupun benar kami tidak akan mengakuinya, "bentak buk heni dibalik telepon fendi sangat terkejut kalau mamanya sudah mengetahui perbuatannya selama ini.


"mama tau darimana kalau aku punya istri lain?, "tanya fendi penasaran.


"kamu tidak perlu tau cukup kamu sakiti adel mama gak ikhlas kamu nikah sama vira sampai kapanpun kami berdua tidak pernah setuju silahkan bawa istri busukmu itu keluar dari rumah itu atau jika mau tinggal disana mama akan memantau kegiatannya sehari-hari dan mama akan menjaga adel dan fino kamu gak bisa diharapkan karena kamu akan sibuk bekerja, "jawab buk heni geram terhadap putra satu-satunya itu.


"sebaiknya mama cepat kesini aku mau pulang sebentar ingin mengecek keadaan dirumah aman atau tidak, "ucap fendi sedikit khawatir.

__ADS_1


"ok sebentar lagi kami sampai, "jawab buk heni langsung mematikan teleponnya tanpa mengucapkan salam karena sedang marah.


Setelah selesai menelepon orangtuanya fendi pamit kepada dokter yang sedang menangani istrinya karena takut pasien sendirian dokter menyarankan fendi tetap menemani adel fendi langsung menjawab kalau keluarganya sebentar lagi akan sampai setelah menyampaikan itu baru dokter mengizinkan fendi untuk pulang tapi disarankan lagi segera kembali jangan sampai adel siuman fendi tidak ada.


"dok saya permisi pulang sebentar karena ingin mengecek keadaan dirumah aman atau tidak soalnya anak saya baru lahir, "pamit fendi.


"sebaiknya pak fendi tetap disini karena takut pasien sendirian disini tidak ada yang menemani, "ucap dokter.


"dokter tenang saja sebentar lagi keluarga saya akan segera sampai, "jawab fendi.


"terimakasih banyak dok, "jawab fendi segera dia keluar rumah sakit dia sekarang sedang takut terjadi apa-apa sama anaknya.


Setelah sampai rumah fendi mendapati vira sedang santai meminum jus jeruk diruang tamu tanpa rasa bersalah fendi yang melihatnya geram dan langsung menyeret vira masuk ke dalam kamar karena dia tidak mau ada yang melihatnya bertengkar.


"sini kamu ikut aku, "ucap fendi menarik tangan vira sangat kuat sehingga vira kesakitan.

__ADS_1


"lepasin mas tanganku sakit, "jawab vira belum tau kalau fendi sedang murka terhadapnya.


"jangan berpura-pura lagi kamu kan yang mencelakai adel istriku, "ucap fendi menghempaskan tubuh vira ke kasur dengan sangat kasar.


"mas jangan asal nuduh ya ini pasti ulah adel sudah menuduhku mencelakainya, "jawab vira tidak mau mengakui kesalahannya.


"jangan mengelak lagi sudah akui saja perbuatan kamu, ku ingatkan sekali lagi jangan pernah sakiti keluargaku kalau tidak mau kamu saya keluarkan dari rumah ini baru sehari tinggal disini sudah bertingkah, "bentak fendi geram melihat raut wajah vira seperti tidak merasa bersalah.


"mas jangan usir aku mas apa kamu tega sama anak kita didalam perutku ini, iya aku mengakui kalau aku yang sudah membuat adel jatuh ke dalam kolam renang, "jawab vira takut melihat raut wajah fendi yang sudah memerah menahan amarah dia terpaksa mengakui karena tidak mau keluar dari rumah itu karena dia sudah susah payah untuk berhasil masuk ke dalam rumah fendi.


"sekali lagi aku dapati kamu berusaha mencelakai adel dan fino aku tidak segan-segan mengembalikan kamu ke orangtuamu atau setelah anak ini lahir kamu aku ceraikan, "ancam fendi berhasil membuat vira ketakutan.


"mas jangan ceraikan aku kasihan nasib anak kita oke aku janji gak akan pernah mencelakai adel lagi, "jawab vira setenang mungkin padahal didalam hatinya dia sudah sangat takut kalau sampai diceraikan.


"selama tinggal disini jangan banyak tingkah karena kamu hanya istri siriku jadi jangan merasa paling berkuasa dirumah ini karena sewaktu-waktu kalau aku mau cerai sangat mudah karena kita tidak ada buku pranikah jadi sekali lagi ku ingatkan jangan bertingkah, "ancam fendi lagi dia memilih pergi dari kamar vira menuju kamar atas karena ingin melihat putranya.

__ADS_1


"sial kenapa bisa sih mas fendi tau kalau aku yang sudah mencelakai adel pasti pembantu sialan itu awas aja aku akan buat perhitungan sama kamu pembantu sialan karena aku melihat sekilas kalau kamu ada didekat kolam pasti kamu yang sudah melaporkan kejadian itu dasar pembantu gila, "ucap vira tidak terima dengan ancaman fendi dia akan balas dendam terhadap bik santi karena sudah berani melaporkan perbuatannya.


__ADS_2