
Tanpa sadar vira mengebrak meja kerjanya karena rasa cemburunya saat ini dan itu sukses mendapat perhatian fendi yang sedang fokus.
"vira kamu kenapa kalau niat mau kerja ya serius bikin kepalaku pusing aja lebih baik kamu buatkan saya kopi, "bentak fendi menatap vira.
"maa-aaf pak, baik saya permisi dulu pak, "ucap vira gugup, dia takut melihat fendi ketika marah sangat mengerikan.
"silahkan, "jawab fendi menahan emosi.
Vira pergi ke dapur kantor dan dia masih bingung dimana letak dapurnya akhirnya dia bertanya sama karyawan yang ditemuinya.
"maaf mbak boleh nanya, "ucap vira sopan.
"boleh nanya apa buk, "jawab karyawan itu.
"dapur dimana ya, "tanya vira.
"oh disebelah sini buk biar saya antar, "tawar karyawan wanita itu.
"oh makasih ya, "ucap vira tersenyum.
"ibu asisten barunya pak fendi ya?, "tanya karyawan itu lagi.
"iya baru aja sih jadi masih agak sedikit belum. mengerti, "jawab vira ramah.
"ini buk dapurnya saya tinggal dulu ya, atau masih ada yang ingin dibantu buk, "tawar karyawan itu dia sangat ramah kepada semua rekan kerjanya diperusahaan itu.
"oh tidak perlu saya bisa sendiri makasih sekali lagi ya, "tolak vira sopan, karyawan wanita itu mengangguk dan pamit pergi, dan inilah awal rencana vira dimulai dia akan memasukan obat perangsang untuk fendi dia akan menjebak fendi mau bertanggung jawab dan dia akan berpura-pura memaafkan dan mengajak fendi berpacaran vira tersenyum licik membayangkan rencananya akan berhasil.
"kita lihat nanti pasti kamu akan jatuh ke pelukanku mas dan ini akan menjadi ancaman bagimu kalau tidak mau menuruti keinginanku hahaha, "ucap vira bicara pelan takut ada yang mendengar sebelum obatnya dimasukkan ke dalam kopi dia periksa seluruh ruangan agar tak ada yang melihat dirasanya sudah aman baru dia bereaksi menaburkan obat perangsang kedalam kopi fendi, dia kembali ke dalam ruangan bosnya itu untuk memberikan kopi yang dipesannya.
"permisi ini pak kopinya, "ucap vira sopan sambil memberikan segelas kopi ke meja kerja fendi.
"letakkan saja, "jawab fendi cuek.
"silahkan mas untuk saat ini kamu cuek dan acuh tapi lihat beberapa menit kemudian kamu akan menjadi milikku, "gumam vira dalam hati dia tersenyum licik menatap fendi.
"kenapa kamu masih berdiri disitu senyum-senyum sendiri seperti orang gila kembali duduk dan kerjakan kembali pekerjaan kamu yang belum selesai itu, "ucap fendi heran melihat vira senyum terus dari tadi.
"oh iya maaf pak, "jawab vira masih tersenyum menantikan obatnya bereaksi.
__ADS_1
"dalam 5 menit setelah kamu meminum itu kamu akan merangsang mas dan kamu harus menuntaskan saat ini juga dan tidak ada pilihan lain selain aku yang menyelesaikannya, "gumam vira dalam hati dia bahagia sangat bahagia seketika rencananya itu berhasil.
Setelah memeriksa berkas-berkas akhirnya fendi meminum kopi itu tanpa rasa curiga dan langsung menghabisi kopinya saat itu juga dalam 5 menit tubuh fendi terasa sangat panas dan area sensitifnya terasa sangat gatal dia garuk-garuk dan berteriak minta tolong dia menatap vira.
"vira tolong saya bawa saya pulang kenapa tubuh saya sangat panas apa yang terjadi dan ini juga kenapa sangat gatal tolong cepat bawa saya pulang, "teriak fendi dia sudah tidak tahan lagi.
"iya pak sini saya pegang tangannya tahan dulu ya pak saya akan mengantarkan bapak pulang, "ucap vira pura-pura khawatir.
"cepat saya sudah tidak tahan lagi, "bentak fendi tubuhnya semakin panas.
Vira pun merangkul bahu fendi untuk membawanya kedalam mobilnya, agar cepat vira menggunakan lift dan karyawan yang melihat sempat menanyakan keadaan bosnya kenapa seperti garuk-garuk terus sepanjang jalan.
"buk ada apa sama pak fendi kenapa bos seperti orang kepanasan apa pak fendi sakit, "tanya salah satu karyawan yang heran sekaligus penasaran.
"saya juga tidak tau cepat bantu saya membawa pak fendi masuk mobil saya aja, saya akan mengantarkan pak fendi pulang bilang sama semua karyawan ya, "ucap vira kepada salah satu karyawan yang ikut membawa fendi kedalam mobil.
"baik buk, kenapa bukan mobil pak fendi saja, "tanya karyawan itu penasaran.
"gak ada waktu lagi dan saya tidak tau dimana kunci mobilnya lebih baik cepat kita bawa pak fendi masuk kedalam mobil saya, "jawab vira sedikit kesal melihat kelakuan salah satu karyawan itu sangat kepo dalam urusan ini.
Akhirnya vira membawa fendi ke dalam apartemennya tidak akan mungkin dia mau membawa fendi pulang dalam keadaan terangsang bisa-bisa adel yang menyelesaikannya dan rencana pasti gagal itu tidak akan terjadi.
"cepat juga reaksi obat ini tidak sia-sia aku beli sebelum kekantor tadi untung ada niat membelinya, "gumam vira dalam hati, fendi tidak sadar vira selalu tersenyum sejak tadi.
Sesampai depan apartemen vira sudah menelepon suruhannya untuk membawa fendi kedalam kamarnya.
"pak tolong bawa mas fendi kedalam kamar saya ya, "ucap vira menatap suruhannya itu.
"baik non, "ucap suruhan vira.
Setelah sampai dikamar fendi diletakkan diatas ranjang dan fendi sudah tidak tahan lagi dia melihat vira seolah-olah itu istrinya dan dia langsung memeluk dan menindih tubuh vira dan akhirnya mereka melakukan hubungan terlarang itu vira tersenyum akhirnya rencana awalnya berhasil dan akan dibuatnya fendi tunduk dan mau menuruti permintaannya kalau tidak dia akan memberitahu adel istri fendi, sekitar jam 10 malam fendi terbangun dan kepalanya sangat pusing dia perhatikan wanita yang ada disampingnya itu dan dia terkejut kalau itu bukan istrinya melainkan vira sahabat adel.
"kenapa ada vira disini kemana istriku dan ini bukan dirumah aku ada dimana, "ucap fendi masih bingung.
"vira bangun kenapa kamu ada disini dan kenapa kamu tidak memakai baju?, "tanya fendi heran.
"mas kamu jahat kamu lupa kalau sudah mengambil hakku dengan paksa tega kamu mas, "ucap vira pura-pura menangis.
"gak ini pasti salah sore tadi aku melihat ada adel istriku disini jangan mengada-ngada kamu dimana istriku sekarang kenapa dia tidak ada, "ucap fendi masih tidak percaya apa yang dibilang vira barusan.
__ADS_1
"tega kamu mas ini apartemenku tidak ada adel disini kamu yang sudah membawaku kesini dan kamu pura-pura lupa mas dan ini hasil perbuatan kamu hancur sudah masa. depanku, lihatlah aku akan memberitahu adel soal ini, "ancam vira masih dengan akting menangis.
"gak gak ini gak mungkin aku gak mungkin mengkhianati istriku ini pasti ulah kamu, kamu sudah menjebakku, "bentak fendi menunjuk-nunjuk vira ada raut penyesalan kenapa bisa ini terjadi dia sangat merasa bersalah kepada istrinya.
"kamu jahat mas menuduhku seperti itu jelas-jelas kamu yang memaksaku untuk ke apartemen dan menjebakku jahat kamu sudah merenggut kesucianku mas, "ucap vira. masih pura-pura menangis, vira buru-buru mengambil hpnya yang ada diatas meja dan langsung mengancam fendi untuk menelepon istrinya dia akan memberitahu tentang kejadian ini.
"lihat mas aku akan menelepon adel sekarang juga kalau kamu tidak mau bertanggung jawab, "ancam vira.
"e'eh jangan baiklah saya akan tanggung jawab sekarang kamu mau apa, "pasrah fendi tanpa menatap kearah vira.
"kamu harus menjadi pacarku sekarang juga dan. seterusnya, "ucap vira menatap serius kearah fendi.
"saya gak mau menghianati istri saya atau gini saya beri kamu uang berapapun kamu mau akan saya kasih tapi tolong jangan permintaan itu saya sungguh tidak sanggup, "ucap fendi menunduk lesu.
"aku mau mas fendi tanggung jawab bukan merendahkanku seperti ini mas fendi hancurin masa depanku dan sekarang ingin merendahkanku dengan sejumlah uang aku bukan wanita murahan seperti itu mas, "ucap vira masih dengan. aktingnya pura-pura dia yang terhina.
"oke saya setuju kamu menjadi pacarku tapi tolong jangan sampai ketahuan adel kita berhubungan diam-diam apa kamu bisa vira, "ucap fendi pasrah tidak ada pilihan lain selain menerima vira menjadi pacarnya.
"oke no problem mas yang penting kamu mau tanggung jawab aku akan merahasiakan ini rapat-rapat terimakasih banyak mas, "ucap vira langsung memeluk fendi dan sekarang fendi tidak menolak pelukan vira justru. membalasnya, dan fendi baru ingat ini sudah larut malam dia harus pulang kerumah mertuanya.
"vira tolong kasih tau alasan yang tepat untuk menjawab pertanyaan adel saat saya pulang nanti, "ucap fendi melepaskan pelukan vira.
"em gini aja mas kamu pura-pura sibuk meeting bilang aja ada meeting penting yang mendadak yang tidak bisa ditinggalkan, "jawab vira sambil memegang pipi fendi.
"tapi saya tidak mengabari adel gimana kalau dia. curiga, "tanya fendi dia gugup takut ketahuan istrinya.
"mas gak usah khawatir aku tau sifat adel sangat mudah percaya jadi menurutku lebih baik mas bilang apa yang ku ucapkan tadi, "ucap vira menyemangati fendi.
"oke makasih sarannya, "jawab fendi, dia tanpa sadar mencium kening vira.
"yasudah saya pamit pulang ingat rahasiakan hubungan kita ini jangan sampai istriku tau, "ucap fendi mengingatkan vira kembali.
"iya mas, "ucap vira dengan tatapan mengoda sedangkan fendi dia pura-pura tidak melihat walaupun sebenarnya dia sudah tergoda.
"mas kita kan udah pacaran mana nomor HP kamu aku minta mas, "ucap vira.
"oh ini, "jawab fendi memberikan kartu namanya yang sudah tersedia nomor HP nya itu.
"makasih banyak mas, "ucap vira mencium pipi fendi, fendi buru-buru pergi dia tidak ingin melakukan hal memalukan itu lagi.
__ADS_1
Vira tersenyum bahagia dia akhirnya berhasil mengambil hati fendi dan dia juga akan memoroti harta fendi, jebakan yang sangat bagus dia menang apa yang dia inginkan selama ini akhirnya tercapai juga.