Sahabatku Selingkuhan Suamiku

Sahabatku Selingkuhan Suamiku
Bab19 Kesempatan bagiku untuk merayu mas fendi...


__ADS_3

Setelah memutuskan pergi dari rumah orangtuanya dia memilih numpang sementara waktu dirumah adel ini juga menjadi kesempatannya untuk merayu fendi semoga suami sahabatnya itu bisa tergoda.


"aku harus telepon adel terlebih dahulu sebelum pergi kerumahnya aku akan minta izin menumpang sementara waktu dan ini juga akan menjadi kesempatanku bisa mendekati mas fendi, "ucap vira menghapus air matanya dia tersenyum licik.


"halo del lu dimana gue bisa ketemu sama lu gak?, "tanya vira.


"gue lagi dirumah ni kenapa vir lu ada perlu apa langsung kerumah aja vir gue lagi gak sibuk, "jawab vira senang mendengar sahabatnya itu mau ketemu sama dia.


"oke gue langsung kerumah lu ya tungguin gue kangen banget sama lu del semenjak lu nikah kita jadi jarang ketemu kangen banget gue sama lu del, udah ya bentar lagi gue kesana bye assalamualaikum, "ucap vira mengakhiri teleponnya tidak lupa mengucapkan salam.


"iya waalaikumsalam, "jawab adel diseberang telepon.


"kalian akan menyesal membiarkan aku keluar dari rumah ini akan aku buktikan kalau aku bisa hidup tanpa kalian hanya dengan merayu pria hidung belang hidupku bisa bahagia hartaku akan sangat banyak lihat saja nanti, "sengit vira menatap kearah rumah orangtuanya tak ada raut penyesalan diwajahnya.


Dia melajukan mobilnya kearah rumah pak deri dia akan menemui sahabatnya itu, sekitar kurang lebih 20menit dia sampai pas didepan pagar rumah itu dia langsung menurunkan kaca mobil memberitahu satpam untuk membukakan pintu pagar mang joko bergegas membukakan pagar agar mobil vira bisa masuk dan mang joki juga langsung masuk dalam rumah untuk memberitahukan kalau ada tamu majikannya.


"non adel ada non vira diluar ingin bertemu sama non. adel, "ucap mang joko.


"silahkan langsung suruh dia menemui saya mang diruang tamu, "jawab adel dia sangat bahagia kedatangan sahabatnya itu.


"baik non, "jawab mang joko dia langsung bergegas pergi keluar menemui vira.


"silahkan masuk non vira, non adel ada diruang tamu mau saya antar, "tawar mang joko.


"tidak terimakasih ya, "tolak vira tersenyum.


Vira langsung masuk kedalam rumah itu menuju ruang tamu.

__ADS_1


"hai beb apa kabar, "ucap vira langsung memeluk adel.


"baik vir lu yang apa kabar, "jawab adel.


"sangat baik oh ya gimana kondisi kandungan kamu sekarang baikkan?, "tanya vira sambil memegang perut adel.


"baik juga vir udah lama ya semenjak gue nikah kita jadi jarang ketemu gini jadi kangen nih, "jawab adel antusias.


"iya ni kita jarang ketemu semenjak lu nikah dan langsung honeymoon bahagia banget lu del dapat suami tampan baik dan kaya seperti mas fendi gue jadi pengen nikah tapi nikahnya sama seperti mas fendi kalau ada kembarannya gue mau, "ucap vira tanpa sadar adel mengernyitkan alis tanda bingung dengan kata-kata vira.


"maksud lu pengen nikah sama pria yang mirip mas fendi?, mirip apanya dulu ni vir, "canda adel dia tidak menanggapi. perkataan vira yang tadi karena dia tau vira sangat baik.


"kalau bisa semuanya mirip del haha, "jawab vira sambil ketawa.


"kalau mirip banget pasti gak ada lah vir lu ada-ada aja ni siapapun jodoh kita patut kita syukuri karena itu sudah ketentuan Allah swt, "jawab adel ikut tertawa juga dianggapnya vira hanya bercanda.


"lu gak tau isi hati gue del, gue maunya suami lu gue cinta sama mas fendi walaupun ada yang mirip gue akan tetap memilih mas fendi karena dia yang ada dihati gue saat ini, "gumam vira dalam hati.


"eh iya gue kesini mau ketemu sama lu karena gue udah diusir sama orangtua gue karena mereka lebih percaya orang yang sudah memfitnah gue itu daripada gue anak mereka sendiri gue mau tinggal dimana del gak ada tempat tinggal gue sekarang kerja juga belum bingung gue sekarang harus bagaimana del gue seperti anak yang terbuang mereka tega mengusir gue dari rumah, "curhat vira panjang lebar sambil memeluk sahabatnya itu.


"yaAllah kasian banget lu vir kok om sama tante tega usir lu. dari rumah kenapa mereka lebih percaya sama orang lain dibanding anak sendiri, "geram adel.


"emang lu difitnah apa sama yang memfitnah lu itu?, "tanya adel dia khawatir melihat sahabatnya itu.


"Gue difitnah masuk hotel sama seorang pria dan lu tau sendiri kan gue gak akan mungkin seperti itu del tolong percaya sama gue cuma lu sahabat gue satu-satunya, "jawab vira memutar balikkan fakta padahal dia tidak difitnah tetapi karena ingin dapat simpati dari adel agar dia diizinkan tinggal disini agar bisa mendekati fendi.


"parah ya yang memfitnah lu kek gitu gue tau lu gak akan mau masuk hotel lu wanita baik vir sabar ya semoga bokap dan nyokap lu bisa sadar kalau anaknya difitnah, jadi lu gak ada tempat tinggal sekarang vir?, "tanya adel menatap vira sendu dia kasihan melihat sahabatnya difitnah.

__ADS_1


"gue gak tau harus kemana del gue bingung, "jawab vira sambil akting nangis.


"yaudah kalau gitu lu tinggal disini aja sementara waktu pasti diizinin kok sama ayah lu kan sahabat gue, gue gak tega biarin lu diluaran sana sendirian bahaya vir tinggal sama gue aja ya nanti gue bilangin sama mas fendi please, "mohon adel menggengam tangan vira.


"tapi del gue gak enak sama lu sama bokap lu mau tinggal disini gue nyari apartemen aja del gakpapa sendirian, "jawab vira pura-pura menolak.


"gak enak gimana gue ini kan sahabat lu masak gue biarin lu hidup sendirian diluar sana walaupun diapartemen sekalipun anggap aja ini rumah lu juga gue udah anggap lu saudara jadi sebisa mungkin gue bantuin lu, "ucap vira tersenyum bahagia.


"makasih banyak ya del lu memang sahabat terbaik gue kalau gak ada lu gue gak tau harus gimana, "ucap vira sambil memeluk adel erat dibalik semua ini sudah tersusun rencana licik.


"sama-sama lu kek sama siapa aja gue gak akan tega biarin lu tinggal sendirian apalagi lu gadis banyak bahayanya. pokoknya gak usah sungkan tinggal disini anggap aja ini rumah lu juga dan satu lagi bisa temenin gue kemana aja selama hamil ini gue jadi sering pengen jalan-jalan kata dokter wajar hormon ibu hamil lu tau sendiri kan dulu gue gak suka jalan-jalan kalau gak ada perlu, "ucap adel tersenyum menatap vira.


"iya makasih sekali lagi gue ajungin jempol lu memang sangat baik selama gue disini gue akan menjaga lu dan. calon keponakan gue, sehat-sehat ya sayang didalam perut mama nanti kita jalan-jalan bareng, jadi gak sabar pengen gendong, "ucap vira, sebenarnya dia sayang sama sahabatnya itu dia janji gak akan celakai calon anak pria idamannya itu dia cuma mau mengambil hati fendi.


"gendong gimana keluar aja belum sebulan aja belum, masih lama aunty aku keluarnya, "ucap vira menirukan suara bayi dan merekapun tertawa bersama, pak deri belum tau kalau vira akan tinggal dirumahnya kalau tau dia akan melarang vira untuk tinggal dirumahnya dia harus lebih hati-hati karena yang merusak rumah tangga bisa jadi orang terdekat apa salahnya waspada.


"iya sayang cepetan ya keluarnya aunty gak sabar lihat kamu, "ucap vira mengelus perut yang masih rata itu.


"em del om sama mas fendi kemana kok gak kelihatan dari tadi?, "tanya vira melihat sudut ruangan.


"oh mereka lagi kerja vir tapi sekarang mas fendi udah pulang awal terus karena gue lagi hamil dia khawatir kalau gue sendirian dirumah padahal kan ada bik asih ada mang joko yang bisa jagain gue tapi ya mas fendi sekarang protektif selalu mikirnya gue kenapa-kenapa dirumah belum waktunya pulang kerja juga dia langsung pulang khawatirnya itu berlebihan tapi gue bahagia itu artinya mas fendi benar-benar cinta sama gue dan calon anaknya vir, "curhat adel, raut wajah vira langsung berubah tidak senang mendengar cerita adel.


"awas aja nanti gue yang akan membuat mas fendi sedikit lupa sama kalian, "gumam vira dalam hati dia tersenyum licik.


"hei vir lu gak dengerin gue cerita ya ngelamun aja dari tadi, "kesal adel.


"gue dengerin kok em bagus dong berarti mas fendi tanggung jawabnya besar beruntung lu bisa punya suami kek mas fendi, "jawab vira terpaksa senyum.

__ADS_1


"iya gue merasa beruntung banget punya suami penyayang pengertian bertanggung jawab seperti mas fendi, gue doain lu juga dapat suami yang baik dan sikapnya seperti mas fendi, "ucap adel menatap vira bahagia, dia tidak tau isi hati vira sekarang dia semakin membenci adel.


"gue bukan mau yang mirip sikapnya tapi mau mas fendi yang menjadi pendamping gue nanti lihat saja gue akan merebutnya darimu adelia, "gumam vira dalam hati dia kesal mendengar keromantisan mereka.


__ADS_2