
Semua persiapan sudah dibereskan termasuk perlengkapan bayi sebentar lagi mereka pulang dari rumah sakit semua keluarga termasuk beni sepupu fendi juga sudah ada dirumah fendi untuk melihat keponakannya sambil memberikan berkas-berkas sertifikat rumah dan perusahaan yang harus fendi tanda tangani, sekitar jam setengah 11 mereka berdua sudah siap pulang keruma supir juga sudah menunggu didepan rumah sakit.
"sayang kamu harus pakai kursi roda dulu sementara waktu karena bekas jahitannya pasti masih basah karena kamu lahiran normal, "ucap fendi menatap istrinya.
"iya makasih, "jawab adel ketus, sambil gendong fino adel duduk dikursi roda yang sedang didorong suaminya, setelah keluar rumah sakit supir langsung membantu majikannya masuk dalam mobil.
Didalam mobil fendi diam-diam mengirim pesan kepada vira istri keduanya itu untuk siap-siap malam nanti dia akan dijemput untuk tinggal dirumah fendi, ketika mendapatkan kabar itu vira merasakan sangat bahagia akhirnya dia bisa masuk ke dalam rumah mewah yang selama ini menjadi impiannya itu dia juga bangga bisa menjadi istri pemilik perusahaan besar tidak sia-sia perjuangannya selama ini untuk merebut fendi dari sahabatnya itu rencana licik kembali muncul dia akan membuat adel terusir dari rumah fendi.
"vira hari ini kamu siap-siap karena malam nanti akan aku jemput karena kamu sudah diizinkan istriku untuk tinggal bersama kami, "ucap fendi mengirim pesan kepada vira.
"baik sayang ditunggu kedatangannya, "balas vira sambil memberi emoji love fendi hanya membaca tanpa membalas dia takut adel marah.
"sayang malam nanti mas akan menjemput vira untuk tinggal dirumah kita, "ucap fendi.
"oh, "jawab adel cuek tanpa menoleh.
"kamu gak marah kan sekalian kan kamu habis lahiran nanti ada yang bisa bantu kamu mengurus fino bagaimanapun vira sudah menjadi ibu tiri fino jadi dia termasuk wajib untuk mengurus fino juga kamu gak keberatan kan?, "tanya fendi dia berharap istri pertamanya itu tidak keberatan menerima vira sebagai istri keduanya.
"gak perlu mas aku bisa sendiri kok mengurus anakku bila perlu nanti ku adakan babysitter tapi aku rasa masih sanggup mengurus fino sambil dibantu bik santi atau gini aja mas kita ganti aja pekerjaan bik santi beralih menjadi babysitter dan istri keduamu itu mengantikan pekerjaan bik santi gimana mas baguskan ideku haha, "jawab adel tertawa terbahak-bahak sampai-sampai fino nangis.
"eh sayang mama jangan nangis maaf ya mama lagi senang hari ini karena ada pembantu baru dirumah kita sayang dan kamu sudah ada bik santi yang mengurus, "ucap adel langsung menenangkan anaknya agar berhenti menangis.
"ya ampun sayang jangan gitu dong dia juga sudah jadi istriku kenapa dibuat pembantu sih gak aku gak setuju sama kamu, "jawab fendi sedikit membentak karena terkejut dengan omongan istrinya.
"kalau gak setuju ya gak usah tinggal dirumah kita dong kamu lupa kalau rumah itu untuk aku sama fino janji kamu pas kita baru nikah mas jangan lupakan itu jadi aku berhak menentukan siapa yang mau tinggal dirumah kita harus menerima sekuensinya apalagi hanya madu menikah tanpa sepengetahuanku kalau aku mau aku bisa laporkan masalah ini karena kamu sudah menikah tanpa izin istri sah kamu seenak saja dan kamu bilang jangan jadikan istriku pembantu enak banget ya sebagai madu disayang sama suami sahabatnya sendiri dan dia juga sudah berhasil merebut kamu dariku sehingga perhatian dan kasih sayang kamu seolah-olah sudah pindah sama pelakor murahan itu dan dia juga sudah berhasil membuatmu membentakku perlahan-lahan semua janji kamu dulu sudah sirna janji manismu tiada artinya lagi, "ucap adel menatap sinis kearah fendi dia sudah hilang kesabarannya.
"soal janji itu aku minta maaf sama kamu tapi aku mohon jangan jadikan vira sebagai pembantu bukankah kalian sudah lama bersahabat sejak kecil harusnya kalian bisa akur tidak perlu ada selisih paham seperti ini sudah ku bilang aku tidak sengaja aku dijebak jadi kamu harus menerima kenyataan ini kalau kamu sudah memiliki madu, "jawab fendi memberi pengertian kepada istrinya.
"kamu bilang sahabat mana ada sahabat yang mau menikung dari belakang dengan cara licik aku sudah bersikap baik mau memberi tumpangan dan memberi pekerjaan aku juga sudah sangat percaya kalau dia orang yang tau balas budi dengan menjaga kepercayaanku selama ini tapi apa yang aku dapat hanya pengkhianatan dan kamu dengan entengnya bilang jangan selisih paham apa aku harus bangga mempunyai madu licik seperti vira dari dulu aku tidak pernah menginginkan mempunyai suami suka berselingkuh tapi apa yang aku dapat dari kamu hanya kecewa aku hanya segelintir mendapatkan kebahagiaan darimu awal-awal menikah saja kalau tau kejadiannya akan seperti ini aku tidak akan pernah mau menikah sama kamu aku rela menolak beberapa pria yang pernah ingin melamarku setelah pertemuan kita dulu tapi aku ingin melihat ketulusan hatimu dan perjuangan kamu dan salahnya aku mudah percaya dengan tipu muslihatmu mas yang ternyata sudah mengkhianatiku, "ucap adel meluapkan semua emosinya tapi masih bisa sedikit ditahan karena dia tidak ingin anaknya menangis lagi mendengar mereka sedang marah, sekuat tenaganya adel menahan agar air matanya tidak jatuh dia tidak ingin dianggap remeh sama suaminya sendiri.
"tunggu setelah sertifikat itu sudah ditanda tangani kalian akan aku usir dari rumah kamu sendiri mas bukan berarti aku mau menguasai hartamu ini hanya hukuman buatmu agar hartamu tidak jatuh ketangan pelakor murahan itu aku tau persis bagaimana sikapnya terhadap pria kaya dia hanya ingin mengincar harta setelah kamu sadar dengan kesalahanmu aku akan mengembalikan semua hartamu itu karena aku tidak perlu untuk membiayai kebutuhan dan keperluan anakku sudah lama ku siapkan dan warisan untuk fino telah lama ku siapkan dari dulu jadi aku tidak perlu khawatir kalau anakku kekurangan biaya hidup, "ucap adel dalam hati.
__ADS_1
Sekitar 30 menit mereka sampai dirumah fendi semua yang sedang menunggu mereka menyambut dengan bahagia tak terkecuali beni dia juga bahagia bisa melihat keponakannya buk heni langsung membawa adel ke dalam rumah sedangkan fendi dia dibantu beni mengeluarkan seluruh perlengkapan bayi dan pakaian mereka berdua.
"selamat ya adik sepupu yang dulu nakal sekarang sudah punya baby semoga kalian bahagia selalu ya ingat fendi jangan kamu sia-siakan istri sebaik adel, "ucap beni mengingatkan sepupunya itu.
"iya kakak sepupu yang sangat baik dari dulu gak pernah absen kalau soal nasehati makasih, "jawab fendi.
"iya sama-sama biasa namanya aja seorang kakak walaupun cuma sebagai sepupu tapi aku wajib nasehati kamu, "ucap beni.
"siap, "jawab fendi singkat mereka akhirnya masuk rumah, beni memilih mengirim pesan ke whatsapp adel agar mereka bisa bertemu untuk memberikan sertifikat rumah dan perusahaan.
"buk adel bisakah kita bertemu sebentar saya tunggu didapur minta tolong bik santi untuk antar kedapur soalnya ini penting saya ingin memberikan berkas-berkas sertifikat yang diperlukan untuk ditanda tangani, "send terkirim mumpung adel sedang memegang ponselnya dilihatnya ada pesan dari pengacaranya itu segera dia buka dan baca adel langsung membalas pesan itu.
"baik nanti saya datang ke dapur tunggu sebentar lagi, "balas adel.
"oke saya tunggu, "jawab beni.
"bik santi tolong antar saya ke dapur sebentar ya, "ucap adel mereka semua sedang sibuk tidak memperhatikan gerak gerik adel karena mereka sedang disibukkan dengan kehadiran cucu baru mereka.
"baik non sini bibik antar, "jawab bik santi segera merangkul majikannya itu karena adel belum bisa berdiri karena dia memilih lahiran normal.
"assalamualaikum pak beni apakah bisa bapak segera memberikan semua berkasnya?, "tanya adel to the point.
"waalaikumsalam buk adel baiklah pada intinya saja ya ini berkasnya buk silahkan periksa dulu apakah ada yang salah, "jawab beni.
"terimakasih banyak pak beni bapak sangat berjasa dengan semua ini karena telah siap membantuku padahal bapak adalah sepupu mas fendi, "ucap adel tidak enak hati karena telah melibatkan beni dengan urusan rumah tangganya.
"tidak masalah buk saya akan mendukung yang benar walaupun yang bersalah itu keluarga saya sendiri, "jawab beni.
"baik pak sebagai tanda terimakasih nanti saya kasih bonus tolong kirim nomor rekeningnya nanti saya kirim bayarannya dan bonusnya pak, "ucap adel.
"tidak perlu buk adel saya membantu ibu dengan ikhlas karena ibu sedang membutuhkan bantuan anggap saja ini hadiah untuk keponakannya saya, "jawab beni dia segera pamit ke ruang tamu karena tidak mau ada yang curiga.
__ADS_1
"saya ke ruang tamu dulu buk adel, "pamit beni dengan sopan.
"baik silahkan pak beni sekali lagi terimakasih banyak, "jawab adel yang dibalas anggukan beni.
Adel meminta bik santi mengantarkannya ke dalam kamarnya menggunakan lift untuk menemui suaminya yang sedang sibuk membereskan pakaian bayi.
"mas fendi aku mau bicara, "ucap adel tiba-tiba sudah ada dibelakangnya.
"mau bicara apa sayang, "jawab fendi masih dengan kesibukannya.
"ini mas surat perjanjiannya kamu harus segera tanda tangani karena vira malam ini akan kamu bawa masuk ke dalam rumah ini, "ucap adel.
"jangan sekarang ya karena mas lagi sibuk banget ini sore nanti aja kalau semua sudah beres ya, "jawab fendi beralasan.
"ini kesempatanku untuk mengelabui mas fendi agar menandatangani tanpa membaca, "gumam adel.
"cepetan mas cuma tanda tangan aja kok gak akan lama kalau sore semua pasti masih sibuk kalau sudah ditanda tangani kan beres gak ada urusan lagi kalau mau malam ini istri keduamu tinggal disini, "ancam adel.
"oke baiklah akan mas tanda tangan tapi mas harus cepat ya jadi pasti gak keburu dibaca gakpapa kan sayang, "ucap fendi dia malas membaca karena pasti perjanjiannya pasti banyak.
"iya gakpapa kok mas, "jawab adel tersenyum bahagia.
"memang itu yang aku mau mas, "gumam adel dalam hati, fendi segera menandatangani semua berkas itu yang ada 4 sertifikat rumah dan perusahaan karena tanpa dibaca jadi semuanya lancar tanpa banyak membuang waktu.
"surat perjanjiannya memang harus pakai materai ya sayang?, "tanya fendi heran.
"iya dong mas kan ini surat perjanjian ya harus dong pakai materai 10rb agar kamu gak mengkhianati aku lagi, "jawab adel sekarang dia lega akhirnya rencana dan tujuannya berhasil.
"iya sayang yasudah kamu kalau mau istirahat silahkan itu kasurnya udah aku beresin tinggal pakaian fino yang harus diberesin, "ucap fendi.
"biar aku bantuin ya mas nanti kamu capek loh dari kemarin kamu sibuk ngurusin aku sama fino, "tawar adel pura-pura peduli padahal dia sudah jijik dengan suaminya itu.
__ADS_1
"gak usah mas sendiri aja masih sanggup kok kamu kan baru lahiran pasti masih terasa sakitnya udah kamu istirahat kalau perlu tidur mumpung fino ada yang jagain, "tolak fendi.
"iya mas, "jawab adel dia langsung tiduran karena memang tubuhnya sekarang sedang sakit semua apalagi bagian yang baru sudah dijahit.