
Selesai mereka nikah vira tidak lupa mengajak fendi ke tempat yang mau dia kunjungi sudah lama dia menantikan moment yang indah seperti sekarang sudah waktunya dia mengajak fendi yang sekarang sudah berstatus menjadi suaminya.
"mas fendi kita berdua kan udah sah jadi suami istri gimana kalau kita pergi ke suatu tempat yang indah nanti aku kasih tau alamatnya kamu pasti gak nyesel mas kalau udah lihat tempat dan suasananya, "ucap vira mengajak fendi.
"oke kita pergi kesana sekitar jam 1 siang sepulang kerja saya mau ke kantor sebentar mau periksa berkas-berkas untuk meeting besok, "jawab fendi, dia langsung keluar kamar vira dia tidak mau kalau terjadi sesuatu sama mereka karena terlalu lama didalam kamar jam sudah menunjukkan pukul 10 pagi dia buru-buru ke kantor.
"oke mas aku tunggu disini ya maaf aku izin gak masuk kerja ya mas, "ucap vira mendekati fendi dia ingin mengoda fendi yang sudah berstatus suaminya itu.
"iya saya berangkat dulu ya, "jawab fendi gelagapan menghindari godaan vira dia sudah memakai baju seksi fendi langsung menutup mata dia tidak mau tergoda sama wanita yang tidak sah menjadi istrinya itu.
"hei mas kenapa kok matanya ditutup buka dong sekarang kan kita udah suami istri udah boleh kok melakukan hubungan gak dosa lagi ayolah mas ini tu penyemangat buat mas fendi sebelum kerja biar tenaganya kuat, "ucap vira sudah berada dipangkuan fendi, fendi berusaha menjauhkan tubuh vira secara paksa.
"maaf saya buru-buru tunggu saya disini jam 1 siang saya jemput, "jawab fendi dia sudah gugup sebenarnya dia sudah tergoda sebagai laki-laki normal tapi dia masih ingat ancaman adel dia gak mau kehilangan istri dan anaknya.
"sedikit aja mas biar kamu semangat beraktivitas, "goda vira dia tidak akan berhenti sebelum dia mendapatkan hati dan harta fendi, vira sadar fendi terpaksa menikahinya jadi dia harus berusaha mendapatkan hati fendi sepenuhnya.
"nanti aja ya saya sudah telat, "jawab fendi buru-buru mengambil hp dan kunci mobilnya dia tidak mau terjadi sesuatu yang diluar nalarnya.
"oke gakpapa mas aku tunggu kamu disini jam 1 siang jangan lupa ya mas, "ucap vira mau mendekati fendi lagi tapi cepat-cepat fendi pamit pergi sebelum vira berhasil merayu gimanapun dia laki-laki normal kalau lama-lama digoda nanti tergoda juga dia akui vira kalau dalam urusan merayu vira pandai sehingga dia bertekad jangan sering-sering bertemu vira didalam kamar seperti ini.
"saya pergi dulu ya, "jawab fendi melambaikan tangan kearah vira, sedangkan vira dia sangat kesal kenapa fendi susah sekali dirayu padahal dia sangat pintar dalam mengoda laki-laki kalau orang lain yang diposisi fendi pasti mereka tidak akan melewatkan kesempatan ini.
"aku harus memakai cara licik lagi dengan memasukkan obat perangsang seperti pertama kali aku menjebak mas fendi tujuanku agar aku beneran hamil anak mas fendi karena aku akan susah kalau lama-lama berpura-pura hamil karena itu setiap bulannya perut harus membesar kalau aku belum hamil juga terpaksa aku memasukkan bantal atau apa yang bisa dilakukan untuk menutupi kebohonganku ini, "ucap vira didalam kamarnya dia sudah memikirkan rencana selanjutnya.
__ADS_1
Fendi sudah sampai dikantornya setiap ada dia seluruh. karyawannya selalu menyapa dan menanyakan kabar bos mereka itu.
" selamat pagi pak fendi apa kabar, "tanya para karyawan.
"pagi juga kabar baik, "jawab fendi tersenyum kearah para karyawannya mereka semua kagum dengan keramahan dan kesopanan bos mereka itu walaupun bos besar fendi tidak pernah sombong dan semena-mena terhadap karyawannya karena itu dia dikagumi dan disanjung.
Dia masuk ke dalam ruang kerjanya lisa langsung menghampiri bosnya itu untuk menyerahkan berkas yang. mau dipakai meeting besok sebenarnya itu tugas vira tapi karena vira belum terlalu paham jadi lisa mengambil alih tugas itu.
"permisi pak saya izin masuk, "ucap lisa diluar ruangan itulah kenapa lisa menjadi kepercayaan fendi karena selain pintar dia juga sopan.
"masuk, "jawab fendi mempersilahkan lisa untuk masuk.
Krek, pintu ruangan dibuka terlihat lisa masuk dan langsung menuju ke meja kerja fendi dan memberikan berkas-berkas. penting itu.
"oke saya periksa dulu dan satu lagi lisa tolong kamu ajari lagi vira sampai dia paham tugasnya sebagai asisten pribadi saya ini bukan tugas kamu percuma ada vira tapi kerjanya gak becus kalau bukan karena permintaan istri saya gak mungkin saya mau mempekerjakan vira sebagai asisten saya apalagi melepaskan devi sudah pintar gesit dan profesional lagi dalam bekerja tapi karena itu permintaan istri saya jadi terpaksa saya turuti, "curhat fendi kepada lisa memang selalu lisa menjadi teman curhat untuk fendi tapi tenang lisa tidak ada niatan seperti vira dia baik dan sangat menghormati adel sebagai istri bosnya.
"baik pak nanti saya ajari lagi buk vira tapi mohon maaf kalau boleh saya tau kenapa buk vira selalu memakai pakaian seksi yang sangat terbuka itu membuat seluruh karyawan risih apalagi karyawan wanita mereka sangat risih dengan cara berpakaian buk vira itu tidak baik bagi wanita yang masih berstatus gadis apa pak fendi bisa menasehati buk vira agar berpakaian sedikit tertutup saya diberitahu oleh salah satu karyawan wanita dia tidak sengaja mendengar kalau sebagian karyawan laki-laki tergoda dengan tubuh buk vira dan mirisnya lagi mereka bilang apa pak fendi tidak tergoda imannya karena setiap hari melihat buk vira didalam ruangan karena bapak seruang dengan buk vira kami semua ingin menegur buk vira tapi gak berani pak karena tatapan buk vira seperti tidak senang melihat karyawan lain selain saya dan satu lagi pak waktu itu saya diajak buk vira makan direstoran dekat kantor dia bertanya pada saya apa yang disukai dan tidak disukai oleh pak fendi, saya takut nanti bapak hanya dimanfaatkan buk vira terlihat sekali kalau buk vira suka sama bapak, "jawab lisa panjang lebar dia terpaksa mengadu hal ini karena dia sudah tidak tahan melihat karyawan yang lain risih seperti dirinya.
"baik lisa saya akan menasehati vira hari ini kebetulan dia tidak masuk saya mau beri dia pelajaran agar tidak semena-mena bersikap sama bawahan terimakasih lisa. kamu sudah mau bercerita tentang ini kalau kamu tidak cerita saya tidak akan pernah tau isi hati para karyawan, "ucap fendi dia sudah mengepalkan tangannya tanda dia sangat marah.
"sama-sama pak saya permisi keluar, "pamit lisa sopan dia lega akhirnya dia berani memberitahu tentang kerisihan dikantor itu.
Fendi dia mengebrak meja sesudah pulang kerja dia akan memarahi vira karena dia sudah membuat kehebohan dikantornya dia bersyukur karena dia hanya pura-pura. menikahi vira kalau nikah beneran pasti dia akan menyesal karena mempunyai istri yang suka mengekspos tubuhnya ditempat umum memang dasar wanita tidak tau malu ya seperti itu.
__ADS_1
"memalukan kamu vira untung saya tidak jadi menikahimu secara sah kalau itu terjadi alangkah malu saya punya istri yang suka mengobral tubuhnya ditempat umum sungguh memalukan awas aja sepulang dari sini saya tidak akan segan memarahimu sebagai atasan, "ucap fendi mengepalkan tangan ternyata pura-pura menikahi vira adalah jalan terbaik yang dia tempuh.
Jam sudah menunjukkan pukul 1 siang dia buru-buru pulang ke apartemen vira bukan untuk mengajaknya liburan justru ingin memarahi vira, fendi sudah sampai diapartemen vira. tidak menunggu lama kurang dari 20 menit dia sampai langsung dia masuk ke dalam apartemen dengan raut wajah yang sangat merah karena menahan amarah yang sudah dipuncaknya.
"vira dimana kamu, "teriak fendi memanggil nama vira.
"aku dikamar mas ada apa, oh iya kita kan mau liburan ke tempat yang bagus aku udah siapin semuanya mas tinggal jalan aja tapi kalau mas fendi mau istirahat dulu gakpapa, "ucap vira panjang lebar dia belum tau kalau fendi sangat marah menatapnya.
"keluar kamu dari kamar sini, "teriak fendi lagi dia sudah tidak tahan lagi meluapkan emosi yang sudah lama dipendamnya itu.
"ada apa mas kenapa teriak-teriak gitu sih gak enak didengar tetangga lain,"jawab vira mendekati fendi.
"kamu udah mempermalukan saya vira kamu tidak tau kejadian hari ini dikantor hah karena kamu tidak masuk, "ucap fendi mengebu-gebu menahan emosi tapi dia tidak akan mencelakai vira walaupun dia sudah sangat marah.
"aku mempermalukan apa mas dikantor yang jelas kalau ngomong biar aku ngerti, "jawab vira bingung.
"berhenti berpakaian seksi seperti ini pergi ke kantor atau kamu saya pecat, kamu harus tau gara-gara kamu semua karyawan risih dan membicarakan tentang kamu yang berpakaian terbuka semua karyawan laki-laki tergoda dengan lekuk tubuhmu dan saya disuruh mereka untuk menasehati kamu sebagai atasan mulai besok kamu harus memakai pakaian tertutup yang tidak menonjolkan semua bentuk tubuh kamu mereka saja yang melihat merasa malu kenapa kamu sebagai diri sendiri tidak merasa malu memakai pakaian seksi apa urat malu kamu sudah putus hah sangat memalukan dan gara-gara kamu saya digosipkan kalau iman saya tergoda karena melihat lekuk tubuh kamu saya pastikan besok kalau masih mau kerja dikantor saya kamu harus berpakaian yang sopan, "ucap fendi meluapkan emosinya sambil menunjuk-nunjuk wajah vira, sedangkan vira dia sudah ketakutan melihat fendi menatapnya dengan tatapan membunuh.
"baik mas saya besok akan berpakaian sopan maafkan saya mas saya janji gak akan mempermalukan mas fendi lagi, "jawab vira sangat gugup takut fendi akan memukulnya.
"oke saya tunggu kamu besok dan satu lagi kalau serius mau kerja pelajari semua tugasmu sebagai asisten saya bukan seperti hari ini lisa yang mengerjakannya kalau tidak sanggup lagi kerja dikantor saya silahkan keluar dengan senang hati saya terima, "ucap fendi memberi peringatan.
"siap pak besok saya akan mempelajari semuanya dengan baik tapi tolong jangan pecat saya, saya masih butuh pekerjaan ini, "mohon vira memegang tangan fendi, fendi langsung menepis tangan vira dan berlalu pergi fendi memilih pulang untuk menenangkan pikiran dan hatinya kalau sudah melihat istrinya pasti dia lebih tenang dari sebelumnya.
__ADS_1