
" Baiklah aku terima alasan mu itu "
" Itu bukan alasan tapi fakta dan kenyataan "
" Ada hal yang ingin ku tanyakan lagi " Kata Iksa.
" Kamu selalu pulang larut seperti ini, setiap hari ? "
" Tidak, baru kali ini aku pulang terlambat"
" Sambil minum - minum juga, sangat menyenangkan bukan bisa bebas semau mu... " Kata Iksa sambil menatap tajam Tita.
Uh seram sekali tatapan mata orang ini seperti sekor singa yang mau memangsa mangsanya.
" Sedikit menyenangkan " Jawab Tita dengan jujurnya.
" Baiklah karena ini sudah sangat larut, kita akan bicara lagi besok "
" Kau benar ini sudah sangat larut, kalau begitu mari kita bicara besok lagi, selamat malam dan selamat tidur " Kata Tita sambil berdiri dan ingin segera melarikan diri karena takut kena marah.
Baru tita sempat membalikan badan dan ingin melangkahkan kakinya, pundaknya di pegang oleh Iksa, dan Iksa membalikan badan Tita sehingga kini mereka berdua saling berhadapan dengan jarak yang tipis.
" Pak Tua....? " Kata Tita dengan nada bertanya.
Ah ini jarak yang sangat dekat, jangan seperti ini dong, kalau seperti ini aku sangat gugup. Kata Tita dalam hatinya.
" Alkohol " satu kata yang keluar dari mulut Iksa.
" Ah...aku kan bukan seorang anak kecil lagi kamu juga sudah bertanya tadi " Kata Tita sambil berusaha melepaskan dirinya dari cengkraman Iksa.
" Sepertinya pola pikir mu itu sedikit rusak, kau pikir kalau kau sudah kuliah, bahkan sudah cukup umur bisa bebas minum - minum, dan pulang larut malam. Mulai besok selama aku ada di sini kau harus mengikuti aturan yang aku tetapkan tidak ada jam malam di mana kau bisa keluyuran dan minum - minum seenaknya seperti sekarang ini " Kata Iksa memberi peringatan yang tegas.
Jangan takut Tit kamu sudah besar, kamu sudah dewasa kamu harus bisa melawan nya, enak saja dia mau mengatur kehidupan mu memang dia pikir dia siapa. Kata Tita dalam hati.
" Kenapa kau diam saja, kau mengerti yang akau katakan kan? ".
Tita hanya tetap diam.
" Jawab kau mengerti atau tidak ! " Kata Iksa dengan meninggikan nada suaranya yang membuat Tita kaget.
" Ba...baik, aku mengerti " Ucapan yang keluar dari mulut Tita karena kaget.
__ADS_1
Aduh gimana sih aku ini kok pikiran sama mulut gak singkron, matilah aku kalau ada jam malam jadi gak bisa main lagi sama teman- teman.
Hari sudah pagi.
Tita bangun dari tidurnya jam tujuh kurang lima belas menit. Tita bengong menatap jam dinding.
Ah semalam aku bermimpi sangat aneh. Tita menuruni ranjangnya dan berjalan menuju dapur. Ah apa karena aku terlalu kesepian selama ini, mungkin aku perlu mencari kekasih baru.
Aku sangat haus,Tita berjalan menghampiri kulkas lalu mengambil sebotol air mineral kemudian meminumnya. Gak mungkin kan kalau suami ku sudah pulang, dia kan orang yang sangat sibuk.
Terdengar suara langkah kaki mendekat ke arah Tita yang membuat Tita kaget.
Terlihat Iksa yang baru saja pulang dari olahraga pagi.
" Besok aku akan menganti kunci keamanan rumah dengan kunci elektronik, dan kau harus mengingat pin nya "
" Ah... Iya " Tita yang melihat Iksa di hadapannya masih kaget tak percaya.
" Baiklah kalau begitu aku akan mandi duluan "
Ter....ternyata semalam memang bukan mimpi, dia benar - benar sudah kembali, dan kemungkinan tidak akan pergi lagi, apa aku terlalu mabuk semalam sehingga ingatan ku buruk seperti ini, aduh apa saja yang akau lakukan semalam kok aku sama sekali tidak ingat.
Tita menuangkan sereal dan susu ke dalam mangkok lalu menyantapnya, sambil mencoba mengingat - ingat kejadian semalam.
Iksa keluar dari kamar mandi dan menuju dapur di lihatnya Tita sedang makan sereal.
Tita yang melihat kedatangan Iksa yang tengah mengeringkan rambutnya itu menawarkan sarapan kepada Iksa.
" Mau ku bikinkan sereal juga ? " Tanya Tita.
" Tidak ada nasi ? "
" Ah tidak terlalu repot kalau setiap pagi harus masak nasi dulu, sereal lebih praktis " Kata TIta.
Aduh kenapa pagi - pagi begini pria tua ini malah terlihat sangat mempesona sih, rambutnya yang basah tubuhnya yang kekar. Kata Tita dalam hati sambil terus memandangi Iksa. Ah bukanya laki - laki memang akan tampak seksi ketika sedang mengeringkan rambut. Aduh apa sih yang ada di pikiran mu Tit jangan - jangan sekarang kau sudah mulai goyah dengan pesonanya itu.
Iksa menarik kursi di depan Tita dan duduk di sana.
" Sekarang kita perlu bicara " Kata Iksa.
" Bi...Bicara ? Apa ? " Tanya Tita bingung.
__ADS_1
" Soal kehidupan pernikahan kita, sepertinya sekarang kita harus menjalankannya dengan sungguh - sungguh ".
" Tunggu apa maksud mu sungguh - sungguh ? " Tanya Tita bingung.
" Ya pernikahan sungguhan tanpa terikat kontrak "
" Kamu gila pernikahan sungguhan , bukan kah kamu masih memiliki kekasih, siapa namanya itu Hilda " Kata Tita dengan nada tak percaya.
" Ah aku belum bercerita pada mu, kalau aku sudah tidak bersamanya, karena dia lebih memilih karirnya dibandingkan aku ".
" Jadi maksud mu kau meminta ku menjadi istri sungguhan mu karena kau sudah putus dengan kekasih mu? "
" Entah lah anggap saja bahwa aku benar - benar tertarik, dan suka kepadamu ".
" Bagaimana bisa seperti itu " Kata Tita tak habis pikir.
" Bukankah kau juga sudah tidak bersama lagi dengan kekasih mu ? " Tanya Iksa.
" Memang benar ".
" Lalu apa masalahnya kalau kita menjadi pasangan suami istri sungguhan, bukankah itu malah lebih baik dari pada kita harus hidup dengan penuh ke pura - pura an di depan semua keluarga ".
" Bukan masalah bagai mana, di antara kita saja tak ada rasa cinta, bagaimana kita bisa menjadi suami istri sungguhan tanpa rasa cinta di dalamnya ".
" Bukankah aku sudah bilang, anggap saja bahwa aku benar -benar menyukai mu ".
" Hah apakah kau masih mengalami jat lag, sehingga kau menjadi tak waras ".
" Tidak aku sungguh - sungguh dengan perkataan ku ".
" Aghhh.... Aku bisa benar - benar gila, bagaimana bisa, aku menyukaimu dalam sekejap " Kata tita masih bingung.
" Makanya aku kan sudah bilang berkali -kali anggaplah bahwa aku benar- benar menyukai mu ".
" Lalu apa? " Tanya tita makin bingung.
" Ya karena aku menyukaimu maka aku akan mengejar dan merayu mu, tak perlu kau langsung suka mari kita mulai secra perlahan, sampai kau benar - benar jatuh cinta pada ku dan tak ingin melepas kan ku, bagai mana? ". Kata Iksa memberi penjelasan.
" Lalu bagai mana kalau aku tetap tidak jatuh cinta pada mu ? ".
" Tak mungkin aku adalah orang yang sangat percaya diri, akau yakin kau akan terjerat pesona ku, akan ku ikat kamu dengan segala cara " kata Iksa sambil tersenyum dengan penuh percaya diri.
__ADS_1
* Jat Lag \= Kondisi yang mempengaruhi jam tidur internal tubuh karena tidak singkron dengan zona waktu yang baru.