
Nurbaiti melesat melewati jalanan sepi. Namun tiba-tiba saja Nurbaiti mendengar suara seorang wanita meminta tolong. Karena rasa penasaran yang tinggi, Nurbaiti mulai mendekati arah suara itu. Ketika sampai dimana sumber suara berasal, Nurbaiti membulat matanya.
" Hentikan!" teriak Nurbaiti yang berusaha menghentikan aksi bejat dari beberapa laki-laki bejat yang berjumlah tujuh orang itu sedang melecehkan seorang gadis muda. Laki-laki dengan badan hitam, kotor dan berwajah bengis dengan bergiliran menjamah dan menggagahi gadis muda itu.
Ketujuh laki-laki itu kini mengelilingi Nurbaiti dengan pandangan tak kalah liar dan penuh nafsu.
" Hai kalian, apakah kalian semua lahir tanpa ibu? Apakah kalian ini binatang yang menyerupai manusia? Perbuatan kalian ini tidak pantas dan layak sebagai manusia yang lahir dari rahim suci seorang wanita. Sehingga kalian semuanya menginjak-injak harga diri wanita dengan perbuatan kalian yang nista." geram Nurbaiti.
Suara tawa ketujuh laki-laki dengan pakaian yang berantakan itu menggelegar di tempat itu. Suara tawanya seolah-olah mengesampingkan apa yang sudah diucapkan oleh Nurbaiti. Ketujuh laki-laki itu melihat Nurbaiti sebelah mata. Nurbaiti semakin dibuat geram.
" Gadis cantik, kau telah mengganggu kesenangan kami sementara waktu. Lebih baik kau bergabung dengan kami untuk bersenang-senang. Dua gadis cantik dengan kami tujuh laki-laki dengan pusaka yang bisa membawa kamu ke surga dunia. Hahaha." ucap salah satu laki-laki itu diiringi gelak tawa teman- teman nya yang lain.
Satu persatu laki-laki itu mendekati Nurbaiti. Namun Nurbaiti telah memasang kuda-kuda untuk melawan Ketujuh laki-laki tersebut. Sedangkan gadis yang tadi sempat meminta tolong kini sudah merapikan pakaiannya yang sebelumnya berantakan akibat tangan- tangan liar milik Ketujuh laki-laki berandal itu.
__ADS_1
Dengan gesitnya akhirnya Nurbaiti mulai menangkis serangan salah satu laki-laki itu yang hendak menangkapnya. Segerombolan laki-laki itu dibuat tercengang dengan kelihaian Nurbaiti yang ternyata memiliki keahlian dalam membela diri.
" Sudahlah gadis cantik! Menyerah saja dengan kami! Sayang sekali jika tubuh dan kulit kamu yang halus itu lecet dengan perkelahian yang tidak menguntungkan ini." ucap salah satu laki-laki berandalan itu.
Nurbaiti tersenyum menyeringai dengan ucapan salah satu dari laki-laki berandalan itu. Kini Nurbaiti tidak mau membuang- buang waktu dengan Ketujuh laki-laki brengsek itu. Dengan cepat, Nurbaiti mengeluarkan jurus srigunting tingkat lima untuk menguji kekuatan nya.
Jurus yang baru selesai ia dapatkan dan pelajari dari gurunya kakek Braja Sewu itu ingin dipraktekkan oleh Nurbaiti. Walaupun kedahsyatan nya sudah tidak diragukan lagi. Dengan tingkat energi beberapa persen yang dikeluarkan oleh Nurbaiti, jurus Srigunting tingkat lima itu mulai dikeluarkan dan dimainkan oleh Nurbaiti tanpa ragu- ragu.
" Jurus Srigunting tingkat lima!" teriak Nurbaiti. Seketika Ketujuh laki-laki berandalan itu terkejut mendengar nya.
Boommmmmm
Duagggggg
__ADS_1
Duaaaaaarrrr
Suara ledakan dari energi yang dikeluarkan Nurbaiti ke arah tujuh orang laki-laki itu tepat mengenai sasaran. Ketujuh laki-laki itu semua nya terpelanting jauh hingga beberapa meter. Bahkan hampir sejauh sepuluh meter. Ketujuh laki-laki itu mengeluarkan darah hitam dari mulut mereka. Dalam keadaan yang sudah tidak berdaya, mereka dibuat tumbang dengan cepat oleh Nurbaiti tanpa ampun.
Nurbaiti sesaat melihat gadis yang telah ditolongnya.
" Terimakasih banyak, nona!" ucap gadis itu.
" Siapa nama kamu dan hendak kemana kamu sehingga kamu bisa sampai di tempat ini dan dilecehkan oleh Ketujuh laki-laki itu?" tanya Nurbaiti.
" Namaku Siria berasal dari kampung sebelah. Aku juga tidak tahu nona, Tiba-tiba saja aku berada di tempat ini bersama dengan Ketujuh laki-laki itu." ucap Siria. Nurbaiti mengernyitkan dahinya berusaha menganalisa ucapan dari Siria.
" Sepertinya benar-benar belum bisa masuk akal di otak aku." ucap Nurbaiti.
__ADS_1
" Sebelum saya di sini saya sedang tertidur. Dan tiba- tiba yang terbangun sudah berada di tempat ini. Mungkin saya sengaja diculik, nona." kata Siria. Nurbaiti mulai manggut-manggut seperti paham akan situasi yang terjadi.