SANG PENAKLUK DUA DIMENSI

SANG PENAKLUK DUA DIMENSI
DIHADANG DI JALAN


__ADS_3

Pagi harinya pangeran Sarunai memboyong putri Baiti ke kerajaan Sarunai. Diiringi kicauan burung pagi yang ceria rombongan pangeran Sarunai beserta putri Baiti melewati dari hutan ke hutan lain untuk sampai di Kerajaan Sarunai. Namun di tengah hutan tiba-tiba saja ada yang menghalangi jalan mereka untuk menuju kerajaan Sarunai.


Sekelompok orang yang terdiri dari dua puluh orang dengan wajah yang ditutup dengan topeng berbentuk macan telah berdiri menghalangi perjalanan pangeran Sarunai dan juga putri Baiti.


Sontak pangeran Sarunai dan juga Baiti terkejut kenapa beberapa Pengawal nya tiba-tiba menghentikan dokar yang mereka tumpangi. Pangeran Sarunai segera turun dari dokar nya. Putri Baiti pun ikut turun di sana. Ketiga dayang putri Baiti sudah gemetar ketakutan dengan situasi itu.


"Hahaha rupanya kamu memiliki nyali dan keberanian, pangeran Sarunai!" ucap salah satu dari kelompok yang menghadang Pangeran Sarunai dan juga putri Baiti. Satu orang itu diperkirakan merupakan pimpinan dari gerombolan yang menghalangi jalan pangeran Sarunai beserta putri Baiti.


"Siapa kalian? Ada urusan apa kalian menghalangi jalan kami?" tanya Pangeran Sarunai. Putri Baiti pun mulai berdiri di sisi pangeran Sarunai. Keduanya terlihat sudah siaga untuk melawan gerombolan yang menghalangi perjalanan mereka.


"Hahaha, tentu saja aku akan merebut kembali putri Baiti dari tangan kamu, pangeran Sarunai!" sahut salah satu dari gerombolan itu.


Pangeran Sarunai kini mulai menebak-nebak siapa laki-laki yang berdiri di depan nya itu.

__ADS_1


"Aku pikir, dia pasti salah satu peserta sayembara yang tidak Terima dengan kekalahannya. Tapi siapa?" gumam Pangeran Sarunai.


"Jangan membuang waktu! Serahkan putri Nurbaiti tanpa ada lagi pertarungan yang membuat kalian tewas dan kami akan mengampuni kalian semuanya," ucap salah satu pria yang berdiri dengan percaya diri di depan.


"Itu tidak akan mungkin kami lakukan! Sekarang bersiaplah! Kita buktikan siapa yang terkuat diantara kita! Keluarkan semua jurus dan kanuragan kamu, tuan! Mungkin saat di sayembara kemarin kita tidak sempat mengeluarkan semua jurus-jurus andalan kita," ucap Pangeran Sarunai. Terlihat mata salah satu pria itu membulat. Topeng yang mereka kenakan menyisakan dua lubang untuk kedua mata mereka.


"Hahaha, baiklah! Aku adalah pangeran Rodes akan merebut kembali putri Baiti dari tangan kamu, pangeran!" ucap laki-laki itu yang menyebut dirinya adalah pangeran Rodes. Kini Putri Baiti sontak sangat terkejut. Apalagi ketiga dayang yang mengikuti putri Baiti.


"Ayo kita mulai!" ucap pangeran Sarunai dengan posisi kuda-kudanya yang cukup kuat.


Duakkk.


Bukkk.

__ADS_1


Pangeran Sarunai dan pangeran Rodes kini mulai bertarung dengan tangan kosong. Topeng yang tadinya menutup wajah pangeran Rodes kini telah dibukanya. Terlihat ketampanan dua pangeran tersebut. Tidak ada yang bertarung di tempat itu selain pangeran Sarunai beserta pangeran Rodes saja. Mereka hanya sepakat siapa yang memenangkan pertarungan kali ini dengan semua jurus yang mereka miliki akan membawa kembali putri Baiti. Namun begitu sebenarnya putri Baiti tidak menghendaki pertempuran yang diluar dari sayembara. Namun karena putri Baiti sangat penasaran dengan keahlian dan kemampuan kedua pangeran itu, Putri Baiti membiarkan keduanya bertarung.


Hiatt!!!!


Duagggh


Duarrrrr


"Jurus selempang maut! Hiatt!" teriak pangeran Sarunai.


"Jurus memutar angin! Hiat!!" sahut pangeran Rodes dengan teriakan nya.


Kedua kekuatan mereka kini telah beradu hingga menimbulkan benturan yang sangat hebat. Keduanya sama-sama terlempar jauh hingga sepuluh meter. Putri Baiti berdiri di tengah-tengah kedua Pangeran itu.

__ADS_1


"Lebih baik hentikan semua ini! Sayembara sudah usai! Jangan lagi diperpanjang urusan nya, Pangeran! Berlapang dada atas salah satu pemenang dari sayembara itu, ini lebih baik daripada masih saja tidak menerima kekalahan," ujar Putri Baiti.


Kedua pangeran itu saling menatap dengan pandangan tajam. Mereka masih belum puas untuk melanjutkan pertarungan.


__ADS_2