SANG PENAKLUK DUA DIMENSI

SANG PENAKLUK DUA DIMENSI
KERAJAAN SINGHASARI


__ADS_3

Beberapa pelayan wanita masuk ke kamar Nurbaiti. Di mana di sana Nurbaiti masih terbengong dengan keadaan nya. Tempat nya yang baru dan dimensi yang baru membuatnya menjadi bingung. Bahkan kini beberapa pelayan wanita itu melepaskan pakaian Nurbaiti dan menggiring nya ke kolam mandi. Nurbaiti diam dan diperlakukan layaknya seorang putri kerajaan. Beberapa wangi- wangian telah dicampurkan ke dalam air kolam mandi yang kini digunakan oleh Nurbaiti untuk berendam dan mandi. Beberapa pelayan membersihkan tubuh Nurbaiti dengan sabun yang sangat wangi. Nurbaiti benar-benar seperti dimanjakan oleh pelayan- pelayan tersebut.


" Aku seperti seorang putri kerajaan yang sedang di layani oleh banyak dayang- dayang. Sebentar lalu siapa aku di sini? Aku di sini sebagai siapa? Siapa namaku?" gumam Nurbaiti.


" Pelayan, setelah bangun dari tidurku tadi, aku merasa menjadi orang yang terbodoh dan tidak mengerti apapun. Kamu bisa menjelaskan kepada ku, siapa namaku, aku ini siapa." ucap Nurbaiti yang bertanya kepada salah Satu pelayan yang membersihkan rambut Nurbaiti yang sepanjang pinggang.


" Tuan putri jangan bercanda. Tuan putri adalah putri kerajaan Singhasari dan putri dari seorang raja Singha dengan permaisuri Juwita. Saat ini di kerajaan ini akan diselenggarakan sayembara bagi beberapa pangeran putra mahkota untuk merebutkan putri sebagai calon istri mereka." cerita pelayan tersebut.

__ADS_1


" Apa? Kenapa harus menggelar sayembara untuk mendapatkan aku, apakah aku ini begitu berharga nya untuk diperebutkan oleh banyak putra mahkota?" sahut Nurbaiti.


" Tentu saja, tuan putri. Selain anda bisa mengobati orang-orang yang sakit, anda memiliki bakat di bidang seni yang tinggi." ucap pelayan tersebut.


" Lalu siapa namaku?" tanya Nurbaiti. Beberapa pelayan yang mendengar menjadi terkekeh. Mereka berpikir Nurbaiti saat ini sedang bercanda.


" Baiti! Kenapa aku harus berpindah dimensi di Kerajaan Singhasari ini? Apa yang akan aku lakukan di tempat ini? Kalau sekedar bersenang-senang kenapa aku harus berpindah ke dimensi lain. Guruku memang aneh. Memerintahkan aku di tempat ini. Ini kesalahan prosedur dan harus segera direvisi." pikir Baiti.

__ADS_1


" Tuan putri! Mari kita ke kamar dan kami akan mendadani tuan putri. Karena sayembara akan segera dimulai sedangkan tuan putri masih di dalam kamar ini." ucap pelayan tersebut. Baiti mengikuti pelayan yang memakaikan gaun dan mendandani dirinya. Wangi tubuh Baiti sangat harum dan terasa menyegarkan. Beberapa pelayan terkadang menjadi ingin dekat dengan Baiti. Ketika dekat dengan tuan putri Baiti mereka selalu segar dan aroma wangi tubuh nya keluar alami.


" Berapa banyak orang yang pernah aku sembuhkan dari penyakit yang menyerang mereka?" tanya Baiti penasaran.


" Tidak terhitung tuan putri. Bahkan anda sering diundang ke berbagai kerajaan tetangga untuk menyembuhkan pangeran, putri kerajaan maupun permaisuri dan raja. Nama anda sudah tersohor dengan kebaikan anda yang menyelamatkan jiwa dan nyawa orang-orang. Hal inilah yang menyebabkan tubuh anda mengeluarkan aroma wangi selain bau bunga- bunga an yang sifatnya sementara." jelas pelayan.


" Begitu tersohor dan tersanjung nya nama Baiti bagi orang-orang di sini kah?" sahut Baiti.

__ADS_1


" Raja Singhasa dengan permaisuri Juwita sangat beruntung memiliki seorang putri seperti anda tuan putri. Kekayaan di kerajaan ini semakin berlimpah ruah karena banyak yang ingin bekerja sama dengan Kerajaan ini dalam segala bidang. Baik bidang ekonomi, sandang, pangan dan papan." terang pelayan. Nurbaiti manggut-manggut mendengar cerita dari pelayan tersebut


__ADS_2