
Jasper memeluk Khaleed dengan erat. Tidak dipungkiri ia merindukan anak itu. Bersama-sama merintis gangster dari bawah, mereka yang tidak ada ikatan darah tapi bahkan ikatan mereka lebih dari itu terlihat begitu sangat akrab dan saling menyayangi satu sama lain.
Jasper dan Odion langsung membawa Khaleed menuju ruang pribadi mereka. Ruangan itu adalah ruang khusus yang hanya bisa dimasuki oleh ketiga orang tersebut. Di dalam Khaleed langsung menjatuhkan tubuhnya disebuah sofa panjang nan empuk. Sedangkan Jasper ia membuka lemari anggurnya. Domaine de Ia Romanee Conti 1990, salah satu wine termahal di dunia ini menjadi pilihan Jasper untuk menemani perbincangan mereka saat ini. Anggur dari Perancis ini per botolnya di bandrol dengan harga 20. 975 USD, semakin bertambah tahun anggur ini semakin maha. Tapi rasanya memang sangat luar biasa (sumber google).
" Thanks Jas," ucap Odion dan Khaleed saat menerima masing-masing satu gelas anggur tersebut.
" Kata Odion tadi kau langsung ke gudang. So, what did you get?"
" Kebakaran gudang memang disengaja. Ada kesengajaan di salah satu saklar listrik yang membuat arus pendek dan mengakibatkan kebakaran. Kebakaran bisa cepat terjadi karena di dalam gudang terdapat bubuk mesiu."
Jasper dan Odion membuang nafasnya kasar. Kedua orang itu tentu tahu akan hal tersebut . Yang jadi pertanyaan adalah siapa orang yang melakukannya. Seperti yang dikatakan Odion tempo hari, dia mencurigai seseorang tapi orang itu rupanya bersih dan kebakaran tersebut tidak ada hubungannya dengan Cherpa.
" Tunggu jangan menatapku begitu. Coba berikan rekaman kamera pengawas. Bukan yang di dalam gudang. Aku tahu pasti tidak bersisa. Berikan aku rekaman kamera pengawas di luar gudang kita dan di jalan -jalan masuk menuju lokasi gudang kita."
Jasper mengangguk mengerti, ia langsung membuka laptopnya dan memeriksa semua yang Khlaeed butuhkan. Kemarin padahal keduanya juga sudah mengotak-atik kamera pengawas tersebut. Tapi tidak menemukan apapun di sana.
saat ketiga orang tersbut tengah sibuk di dalam ruag pribadi mereka, Brandon pun segera pergi dati tempat itu. Dengan dalih akan membeli sesuatu ia langsung menghubungkan penemuan wajah Khaleed ke pihak kepolisian. Akhirnya setelah beberapa bulan mereka pun memiliki gambar wajah Khaleed dengan jelas.
Kebakaran tersebut sebenarnya memang senagaja dilakukan untuk memancing reaksi Khaleed. Tentu saja kamera pengawas yang menyebar di area tersebut sudah di manipulasi oleh pihak berwajib. Mereka tentu tidak ingin gagal kali ini.
" Apa kalian sudah meerimanya?"
" Ya, gambarnya sangat jelas. Hati-hati, setelah ini lansung kembalilah ke kantor."
Brandon langsung segera menuju ke kantor sebelum mereka menyadari ketidak beradaan Brandon. Tapi tampaknya apa yang ditemukan oleh Khaleed berbeda dengan prediksi Brandon. Ada sebah kamera pengawas yang tersembunyi dimana kamera tersebut terlewat diketahui oleh tim kepolisian Brandon.
__ADS_1
" Bukankah ini?"
Satu pertanyaan dilayangkan oleh Odion saat melihat kamera pengawas itu menangkap gambar seseorang. Khaleed kemudian mengangguk, saat hendak ingin melanjutkan tampilan rekaman selanjutnya Khaleed tiba-tiba mem-pause vidio tersebut.
" Sial, bukankah itu bukan orang kita Jas."
Jasper memicingkan matanya. Ia kemudian memperbesar gambar tersebut. Dilihatnya sebuah tatto di tangan pria yang melintas tersebut. Sebuah lambang gangster yang amat mereka kenal tentunya.
" Itu anak buah Cherpa."
Tampaknya bukan Brandon yang mereka temukan dalam kamera pengawas melainkan musuh bebuyutan mereka. Khaleed mengeram marah. Emosi pria itu meledak dan bahkan Khaleed sudah berdiri dan hendak pergi.
" Ed jangan gegabah. Kita harus menghadapi ini dengan kepala dingin."
Tring sebuah pesan masuk ke ponsel mereka masing-masing. Mata mereka membulat sempurna melihat pesan yang mereka dapat.
" Sial, kenapa bisa? bagaimana mereka mendapatkan gambar wajahku. Sebentar, bukankah itu adalah pakaian yang ku kenakan sekarang. Brengsek! Ada penyusup di organisasi kita. Kenapa kalian bisa kecolongan hah!"
Khaleed mengacak wajahnya kasar, sepertinya kesialan bertubi-tubi hadir dalam waktu yang bersamaan di hidupnya saat ini. Jika ini disiarkan secara internasional maka Dita pasti akan tahu. Sungguh Khaleed tidak bisa berpikir jernih saat ini. Jika Dita tahu, hubungan mereka yang Masih mengambang ini tentunya akan tenggelam dan hilang ditelan bumi.
" Take down berita itu sekarang juga!Aku tidak mau tahu, berita itu harus segera menghilang dari sitrus manapun!"
Jasper merasa sedikit heran dengan sikap Khaleed yang sepertinya kelabakan. Dia tidak peduli dengan musuhnya dan lebih mempedulikan berita tersebut. Padahal biasanya dia acuh, mereka selama ini selalu punya cara untuk berkelit dari hukum.
" Ed bukannya sebaiknya kita segera pergi dari sini. Pasti kepolisian saat ini akan menyergap tempat ini."
__ADS_1
" Sial!"
Jasper dan Odion langsung mengikuti Khaleed yang sudah berlari lebih dulu. Beruntung tempat ini bukanlah satu-satunya tempat yang dimiliki mereka. Bagaimanapun saat ini mereka harus segera pergi meninggalkan tempat ini. Jasper memberi perintah kepada seluruh anak buahnya untuk pergi juga secara menyebar. Jangan berkelompok untuk menghindari penggerebekan yang mungkin akan segera datang.
Brummmmm
Khaleed langsung menekan pedal gas nya dalam-dalam. Kali ini dia yang mengemudi dengan Jasper disampingnya dan Odion duduk di kursi belakang. Jasper masih berkutat dengan laptopnya untuk berusaha men-take down berita yang tersebar. Namun tampaknya itu semua tidaklah semudah yang ia kira. Semua situs internasional bahan sudah me-repost gambar Khlaeed lengkap dengan nama dan apa yang menjadi kesalahannya. Informasi yang ditampilkan sungguh sangat detail.
" Sorry Ed, tampaknya kamu harus benar-benar menghilang untuk sementara waktu. Kita pun juga tidak bisa membalas Cherpa karena saat ini wajahmu sudah tersebar. kemanan internasional jelas mencari mu sekarang, kita harus memikirkan bagaimana caranya kamu bisa lolos dari kejaran mereka."
Dugh
Khaleed memukul setir kemudinya. Ia tidak menyangka kepulangannya ke negara nya ini malah membuat situasi semakin buruk. Benar-benar hidupnya seperti roller coaster. Beberapa waktu yang lalu dia amsih sangat bahagia menikmati harinya dengan wanita pujaan hati, tapi sekarang lihatlah semua seketika membuatnya jatuh.
" Baiklah, mari kita sembunyi terlebih dahulu. Hubungi semua anak buah kita untuk tetap waspada. hentikan operasi untuk sepekan atu dua pekan ke depan. Biarkan ini mereda lebih dulu."
Jasper dan Odion mengangguk. Keduanya langsung melaksanakan perintah Khaleed dengan segera.
Di tanah air, Drake yang baru saja mendapat berita mengenai apa yan terjadi dengan dunia internasional itu langsung mengirimkannya kepada Silvya. Menurut Drake, meskipun itu bukan urusan mereka tapi paling tidak mereka tetap sellau update dengan berita internasional yang masih bersinggungan dengan klan mafia maupun gangster. Bukan hanya kepada Silvya saja Drake mengirimkan berita tersebut tapi kepada Arduino juga.
" Q, ini adalah yang terjadi di dunia luar saat ini. Setelah sekian lama menjadi buron akhirnya anak ini terekspose juga wajahnya. Selama ini dia selalu bisa menyembunyikan keberadaannya."
" Oh, ini yang pemimpin gangster Vugel ceilo ya. Bentar, sepertinya aku pernah melihat wajahnya."
Silvya memejamkan matanya sejenak. Ia seperti pernah melihat wajah pemimpin Vugel Ceilo yang baru saja dikirimkan oleh Drake ke surelnya tersebut.
__ADS_1
" Brengsek, rupanya ini kau. Sialan, apakah kau mau macam-macam dengan putriku? jangan harap kau bisa melakukan itu!"
TBC