
Senin pagi Evan sudah rapi dan menuju ruang makan. “Tumben kamu gini hari sudah nongol di meja makan” kata Papa Evan yang asik minum kopi dan membaca koran. “Iya Pa, mulai hari ini aku mau jemput Milka dulu” kata Evan sambil memasukkan sepotong roti ke mulutnya. “Cie cie ada yang udah jadian ni” tiba-tiba Alex adiknya nongol.
Adik Evan memang tomboy, nama panjanganya Evelyn Alexandria Negoro, tapi dia maunya dipanggil Alex. Walau tomboy, Alex berbadan lemah jadi tidak boleh terlalu capai fisik, Alex juga suka memasak, makanya dia mengambil jurusan tata boga. “Iya dong, da laku gue, gak kayak loe, jomblo” ledek Evan. “huuuuuu kasian tuh cewek yang mau sama loe Kak, gak pengalaman” ledek adiknya sambil tertawa karena dia tahu kakaknya belum pernah pacaran, dan ini yang bikin adiknya penasaran, cewek mana yang bisa taklukin kakaknya ini.
__ADS_1
“yah setidaknya kan gue sekarang merasakan yang namanya pacaran” tawa Evan puas. “sudah-sudah, nanti kamu telat, sana buruan jemput Milka, ini tolong kasih ke Milka ya, roti isi selai coklat sama strawberry, semoga dia suka, kamu hati-hati dijalan ya Nak” kata Mama Evan menyela keributan anak-anaknya. “Siap Ma” kata Evan sambil mencium pipi Mamanya. “Evan berangkat dl ya Pa” pamit Evan ke Papanya. “Dah dek” kata Evan yang walaupun mereka suka ledek-ledekan, tetapi Evan sangat sayang sama adiknya. “Salam kenal ya Kak buat calon Kakak Ipar, suruh dia sabar-sabar, hahahhaa” canda Alex ke kakaknya. Yang hanya dibalas lambaian tangan dari Evan yang sambil berlalu keluar rumah.
“Sayang, aku udah didepan kostan ni” chat Evan ke Milka. Tak lamapun Milka membalas “Eh Kakak jemput aku?” Tanya Milka. “Iya dong sayang, mulai hari ini kita berangkat bareng ya” jawab Evan lagi. “makasih Kak, sebentar yah, aku turun” jawab Milka lagi. Tak berapa lamapun Milka sudah sampai di depan Evan yang sedang menunggu. “Pagi sayang” sapa Evan dan mengelus kepala Milka. “Pagi juga Kak, Kakak sudah sarapan?” tanya Milka. Sudah tadi dirumah, ini aku ada dibawain bekal sarapan untuk kamu dari Mama. “Wah makasih ya Kak, tolong sampaikan makasih dan jangan repot-repot” jawab Milka.
__ADS_1
Setiba diparkiran kantor, Evan mengecup kening Milka dulu sebelum turun mobil. “Met bekerja ya sayang, semangat ya, hubungan kita terserah kamu, mau di sampaikan ketemen-temen or kamu mau keep dulu, aku ikut aja gimana nyamannya kamu” kata Evan takut Milka belum nyaman untuk mengumumkan hubungan mereka. “Iya Kak” jawab Milka dengan senyuman.
Mereka pun turun dari mobil tanpa sadar ada yang memperhatikan mereka. Siapa lagi kalau bukan Kak Adit, dia menyaksikan semua juga saat Evan mencium kening Milka. Sepertinya aku kalah cepat, batin Adit sambil mengepalkan tangannya erat-erat. Milka dan Evan memang satu lantai hanya beda ruangan. Setiba dilantainya merekapun berpisah untuk menuju ruangan masing-masing. Milka tadi sudah sarapan dimobil dalam perjalanan menuju kantor, jadi dia pagi ini tidak ke rooftop dulu seperti biasa. Merekapun bekerja seperti biasa.
__ADS_1
Saat jam makan siang telah tiba, Lani dan Dian mengajak Milka makan di warung nasi padang dekat kantor, Milka bingung karena baru pertama kali pacaran, dia pikir apa harus makan dengan Evan atau tidak. Tapi akhirnya Milka ikut Lani dan Dian, tapi tidak lupa dia chat ke Evan. “Kak aku makan sama Lani dan Dian ya di warung nasi padang, Kakak met makan yah” chat Milka ke Evan. “Iya sayang, tar lagi aku makan sama Brian dan Dion, kayaknya tadi pada ngajak ke padang juga, hehehe semoga tar kita ketemu yah, kangennn” jawab Evan tanpa malu mengungkapkan rasa kangennya walau baru berpisah sebentar. Milka hanya tersenyum membacanya.