Sayangku Hanya Untukmu

Sayangku Hanya Untukmu
Milka said yes


__ADS_3

Milka kaget bukan main melihat diruang tamu sudah di dekor dengan bunga-bunga cantik dan yang lebih kaget ada Kak Evan dan keluarganya. “Mil koq bengong, sini sayang” kata Mamanya Milka yang tersenyum melihat anaknya kaget. “Sini sayang” kata Mamanya Evan juga. “Om, Tante” sapa Milka masih bingung lalu melihat Evan seperti minta penjelasan.


Milka pun disuruh duduk ditengah-tengah antara Papa dan Mamanya. “Sayang ini keluarganya Evan datang untuk melamar kamu” Kata Mamanya menjelaskan,“Sayang, kamu maukan jadi menantu Tante?” Mamanya Evan pun ikut bersuara tanpa basa basi lagi karena dia tahu ada yang deg-deg an menunggu jawaban Milka, tentu saja Evan orangnya, “hm, Iya Tante, Milka mau” jawab Milka yang masih kaget tapi berusaha tenang dan sambil tersenyum. “Yes” kata Evan tanpa sadar diikuti tawa semua yang hadir disana.

__ADS_1


“Evan mana cincinnya?” kata Papa Evan. Evan lalu mengambil cincin dari sakunya, lalu mereka semua berdiri, Milka dan Evan diminta ke tengah-tengah, Evan pun mengeluarkan cincin dan memasangkan cincin dijari manis kiri Milka yang syukurnya pas dengan cincin yang Evan pilih, Evan berkata “Mil, kita bersama selamanya ya, Love you sayang” kata Evan lalu mencium kening Milka, yang lain pun bertepuk tangan, Milka pun memasangkan cincin dijari manis kiri Evan “Love you too Kak” kata Milka lembut. Mereka semua bertepuk tangan haru. Tak lupa foto-foto tentunya oleh fotografer dadakan yang juga sekalian live story biar teman-temannya bisa melihat hari yang bahagia tersebut yang tentunya sudah atas persetujuan Evan.


Setelah foto-foto mereka kembali duduk sambil memakan hidangan kue-kue dan membicarakan kelanjutan hari pernikahan mereka. “Jadi kapan kira-kira mau mengadakan pernikahannya?” tanya Papa Milka dengan santai karena acara lamaran sudah berlangsung. “Rencananya bulan depan Om, cuma Evan nanti coba diskusikan lagi dulu dengan Milka, yang pasti Om dan Tante juga Papa dan Mama gak usah repot-repot, nanti Evan dan Milka yang urus persiapannya” kata Evan mantap. “Wah hebat Evan, tapi tetap jangan sungkan ya jika mau minta tolong pada kami” kata Papanya Milka. “Siap Om” kata Evan.

__ADS_1


“Hm iya sihh, Kak aku bener-benar kaget dan gak nyangka lho” sambil melihat cincin dijari manis mereka. Evan memeluk Milka dan mengecup kening Milka “Surprise sayangku” kata Evan. “Iya aku bener-bener kaget tapi aku juga senang Kak, makasih ya Kak sudah melamar aku” kata Milka, “sama-sama sayang, makasih juga yah sudah menerima lamaran aku” kata Evan. “Trus emang kita mau nikah bulan depan Kak? Yakin waktunya cukup? Tanya Milka tidak yakin” “iya sayang cukup koq, nantikan acara di handle EO, tapi itupun jika kamu setuju sayang, aku terserah kamu saja siapnya kapan” kata Evan.


“Trus nanti kita tinggal dimana?” tanya Milka. “Sementara tinggal dirumah aku dulu gpp ya sayang? Atau kalau kamu tidak nyaman, kita bisa tinggal di apartemen dulu” kata Evan. “Gak apa koq Kak, aku malah senang jadi ga sendirian di kost an” kata Milka. “Makasih ya sayang, aku sayang dan cinta banget sama kamu” kata Evan sambil menatap mata Milka. “Aku juga sayang dan cinta sama Kakak” kata Milka. Merekapun bergabung lagi dengan yang lain.

__ADS_1


Evan bersyukur acara hari ini berjalan lancar, tinggal satu langkah lagi menuju hari pernikahan mereka, dan Evan juga berharap semua lancar-lancar saja.


__ADS_2