Sayangku Hanya Untukmu

Sayangku Hanya Untukmu
Main ke Villa


__ADS_3

“Pa Ma Milka berangkat dulu ya” Pamit Milka, tak lupa Lani pun berpamitan. “Pa Ma aku anter Milka dan Lani dulu ya” kata Mike “Iya sayang hati-hati ya kalian, sampaikan salam kami sama keluarganya Evan ya” kata Mama Milka. “siap Ma” kata Milka. Mereka bertiga pun langsung berangkat. “Ada yang mau dibeli dulu gak Mil?” tanya Kak Mike. “Gak Kak, kata Kak Evan gak usah bawa apa-apa” kata Milka polos.

__ADS_1


“Ya ampun Dek, kamu tuh ya, tapi gak berarti gak bawa apa-apa juga kali” kata Kak Mike gemes sama adiknya yang polos ini. “Lah emang mau bawa apa Kak?” tanya Milka. Lani pun hanya geleng-geleng tanpa mau ikutan berkomentar tapi gemes juga dibuatnya. “Kak nanti tolong kita mampir ke toko kue atau roti atau buah aja ya Kak” kata Lani langsung kepada Kak Mike, Lani sudah mulai berani berkomunikasi dengan Kak Mike dengan nyaman seperti Kakaknya sendiri. “Ok Lan, nah itu maksud Kakak” kata Mike. Milka hanya ber oh ria. Setelah membeli bebawaan merekapun melanjutkan perjalanan ke Villa Evan.

__ADS_1


Sesampainya di villa Evan, mereka disambut hangat oleh keluarga Evan. Milka dan Lani turun duluan dari mobil, Mike memarkirkan kendaraannya dulu dan menurukan bawaannya, karena adiknya sudah pada ngacir duluan, lupa kalau ada bawaan, Mike hanya geleng-geleng. “Halo Om Tante apa kabar?” kata Milka ketika bertemu orang tua Evan. “Halo sayang kami baik, kamu gimana, orang tua kamu apa kabar juga?” tanya Mama Milka. “Baik Tan, mereka titip salam mohon maaf belum bisa bertamu kesini” kata Milka. “Iya gak apa, nanti juga ketemu” kata Mamanya Milka keceplosan, untungnya Milka tidak memperjelas karena langsung dialihkan sama Evan yang membelai kepalanya.

__ADS_1


Tok-tok, pintu kamar Alex diketok Mamanya, mereka memang selalu membiasakan mengetuk pintu, “Lex” panggil Mama. “Iya Ma, masuk aja Ma” kata Alex. Mamanya masuk ke kamar Alex dan heran kenapa kamarnya berantakan dengan baju-baju Alex yang tampaknya keluar semua dari koper. “Lho koq berantakan gini sih sayang, emang ada gempa tadi?” ledek Mamanya Alex. “hehe gak koq Ma, Alex cuma lagi cari barang gak ketemu” bohongnya padahal dia bingung mau pakai baju yang mana, walau akhirnya dia memutuskan memakai kaos berwarna salem dan celana dibawah lutut berwarna putih, yang membuat Alex tampak sangat cantik natural.

__ADS_1


“Cantik banget sih anak Mama, mau kemana or mau ketemu siapa sih?” ledek Mamanya, walau Mamanya sepertinya tahu alasannya, cuma Mama mengabaikannya karena status putrinya ini akan menjadi adik ipar dari orang yang disukainya, ini pendapat Mamanya Alex, melihat Alex sepertinya menaruh hati pada kakaknya Milka. Mama pusing, bagaimana jika memang Alex suka sama Kakaknya Milka, kan tidak mungkin, nanti mereka akan menjadi saudara ipar, tidak mungkin mereka menikah, batin Mamanya Evan. “sudah sana turun, sudah pada datang” kata Mamanya. “Iya Ma, ini aku beresin ini dulu sebentar” Kata Alex. “Ya udah sini Mama bantuin biar cepet” Kata Mama. “Maaciee Mommy ku sayang” Alex memeluk Mamanya bahagia.

__ADS_1


__ADS_2