Sayangku Hanya Untukmu

Sayangku Hanya Untukmu
Berangkat


__ADS_3

Jam 3.30 Evan sudah bangun dan segera mandi air hangat. Lalu dia segera membawa tas nya kebawah, pelan-pelan karena dia tidak mau membangunkan Papa Mamanya. Setibanya dibawah ternyata Papa Mamanya sudah ada dan sudah tersedia roti panggang dan susu hangat juga tas bekal. Namanya orang tua akan selalu menyediakan kebutuhan anaknya walau mereka sudah dewasa. “Lho Pa Ma koq sudah pada bangun, padahal gak usah gak apa koq” kata Evan merasa tidak enak hati sama orang tuanya. “Gak apa sayang, memang Papa sama Mama kebetulan aja udah kebangun jam 3 tadi dan tidak bisa tidur lagi” kata Mama. “Sini sarapan dulu, ini nanti bawa ya buat Milka dan teman-temanmu” kata Mama lagi. “Iya Ma, makasih ya Ma, Pa” kata Evan sambil mengunyah roti panggangnya. Bersyukur sekali memiliki orang tua yang sangat mengasihi anak-anaknya. Selesai sarapan Evan pun langsung berpamitan dan berangkat menjemput Milka.

__ADS_1


“Pagi sayang, sudah siap? Ada yang mau dibantu? Aku sudah sampai dibawah ya” Chat Evan ke Milka. “Pagi Kak, sudah siap, sebentar aku turun ya Kak” jawab Milka. Tak lama Milka turun dengan membawa 1 tas saja, karena memang dus bukunya semalam sudah Evan bawakan dan taruh dimobil biar Milka pagi tidak repot. Evan menyambut Milka dan mengecup kening Milka lalu membukakan pintu untuk Milka dan mengambil tasnya untuk ditaruh di bagasi. “Sudah gak ada yang ketinggalan kan?” tanya Evan memastikan saat mengenakan seatbelt sambil menatap Milka. “Sudah Kak, aman” Jawab Milka ceria. “Ok deh, kita berangkat ya, semoga perjalanan kita lancar dan selamat sampai tujuan, aminn” doa Evan yang diaminkan juga oleh Milka.

__ADS_1


“kita jemput Brian dulu ya” kata Evan sambil mengelus kepala Milka. “Iya Kak, ok, ohya nanti Brian duduk didepan aja, aku sama Lani dibelakang” kata Milka. “Boleh, senyamannya sayang aja” kata Evan sambil perlahan melajukan kendaraannya. “Ohya kamu pasti belum sarapan, itu tadi Mama bawain roti panggang, kamu makan dl ya” kata Evan. “Wah Mama jadi repot-repot pagi-pagi Kak, tolong sampaikan makasih ya untuk Mama” kata Milka. “Nanti aku makannya bareng-bareng aja sama Lani” kata Milka lagi. Evan senang mendengar Milka memakai kata Mama bukan Tante, mungkin Milka gak sadar, tapi Evan yang sadar sangat senang mendengarnya. Evan pun kembali konsentrasi dalam perjalanan menjemput Brian dan Lani di rumah masing-masing.

__ADS_1


Pas sampai Milka langsung telepon Lani “Lan aku udah sampai ya” kata Milka. “Ok Mil, bentar ya pamit ma bonyok dulu bentar, loe pada mau masuk gak?” tanya Lani. “Gak usah Lan gak apa, tolong sampaikan aja salam kami ya” kata Milka sopan. “Ok sip, bentar ya” kata Lani. Tak lama Lani dan kedua orang tuanya yang ikut keluar rumah. Evan,Brian dan Milka pun turun dari mobil untuk bersalaman. “Pa Ma ini teman-teman aku, nanti aku tinggal dirumah Milka ini” kata Lani sambil menggandeng Milka. “Dan ini Evan dan Brian” kata Lani lagi. “Pagi Om Tante” sapa Milka, Evan dan Brian bersamaan. “Pagi, hati-hati ya dijalan, titip anak tante yang bawel ini ya” kata Mama Lani. Disambut tawa semuanya. “Dah ya Ma Pa aku berangkat dulu”pamit Lani. “Mari Om Tante” kata Milka, Evan dan Brian. Lalu merekapun berpamitan dan melanjutkan perjalanan menuju Lembang.

__ADS_1


__ADS_2