Sayangku Hanya Untukmu

Sayangku Hanya Untukmu
Dian dan Dion


__ADS_3

“Mil jadi mau vc si Dian gak?” tanya Lani mengingatkan, “Oh iya jadi dong” kata Milka yang lagi ikutan bersihin ikan sama Evan. Evan dan Brian pun setuju, lalu Lani yang video call Dian. Tak lama panggilan videopun tersambung, dan mereka kaget sama apa yang mereka lihat begitu sambungan video call tersambung, bukannya wajah Dian, malah wajah Dion yang muncul.


Lani mikir dia salah sambung gak sih, dia cek gak salah koq. “halo-halo” seru Dion sambil melambaikan tangannya tanpa berdosa melihat wajah teman-temannya yang pada bengong. “Woi nyet, perasaan Lani telepon Dian dah, kenapa loe yang nongol” tanya Brian tanpa basa basi. “Hahaha ada noh anaknya” kata Dion sambil mengalihkan kamera kearah Dian yang sedang asik main pasir. “Di ni anak-anak telepon” kata Dion ke Dian. ‘Di???” tereak Evan Milka, Lani dan Brian bersamaan.

__ADS_1


“Wah-wah nyet loe ada apa ini, tahu-tahu koq loe di Bali, jadi maksud loe kemarin mau tidur tuh di Bali?” ledek Evan. “Bener kan dugaan gue ada yang honeymoon duluan” ledek Brian lagi. Dion hanya senyum-senyum aja. “haiiii Milka, Lani, Kak Evan, Kak Brian” kata Dian senang. “Duh yang lagi honeymoon” ledek Lani dan Milka ikut-ikutan. “Ihhh apa sih kalian” kata Dian sambil tertawa. “Jadi gimana?” tanya Brian. “Gimana apanya dah nyet?” tanya Dion. “jangan sok polos loe” kata Brian. Dion hanya tertawa terus merangkul bahu Dian, “Yess dah, we already official pacaran” kata Dion senang, karena tidak sia-sia dia nekat ke Bali untuk pdkt sama Dian. “Wuihh congratz yaaa” seru Evan Milka Brian dan Lani bersamaan. Tak berapa lama merekapun mengakhiri video call mereka.


“Wah gila sih gak nyangka gue tu si Dion beneran nyusul ke Bali, pantesan pas Dian mo batalin dia yang heboh bilang jangan” celetuk Brian yang diangguki dengan yang lain. “Jadi kita bisa triple date yah nanti di Jakarta” kata Evan melirik Milka. Milka hanya senyum dan mengangguk. “wah iya seruuuu” kata Lani lalu Brian mengelus kepala Lani sambil tersenyum.

__ADS_1


“minum dulu sayang” kata Evan kepada Milka sambil menyodorkan sebotol air mineral. “Makasih Kak” jawab Milka, “sama-sama Sayang” jawab Evan sambil mengelus kepala Milka yang sudah seperti kebiasaan bagi Evan.


Tak lama Kak Mike dan Alex datang membawa arang. “Makasih ya Kak” sambut Evan sambil mengambil arangnya. “Santai Van” kata Kak Mike, lalu mengambil sebotol minum dan memberikannya kepada Alex. “Hayo kamu minum dulu trus duduk sini” kata Kak Mike ke Alex sambil menarik kursi dan tanpa sadar yang lain memperhatikan.

__ADS_1


“Makasih Kak” kata Alex menuruti Kak Mike. Yang lain trus pura-pura melanjutkan kegiatan mereka tapi dengan pikiran masing-masing. Papa Mama Alex yang melihat dari kejauhan interaksi merekapun sedikit bengong. “Hm Pa, itu nanti gimana kalau Alex jatuh cinta sama Mike ya, kan nanti mereka jadi saudara ipar” Mama Alex mulai khawatir, dia gak mau anaknya kecewa nantinya. “Hm iya Ma, bagaimana ya, semoga apa yang kita takutkan tidak terjadi ya Ma” kata Papa Alex lagi. Merekapun lanjut memperhatikan anak-anaknya sambil berdoa, diberikan yang terbaik untuk anak-anak yang mereka kasihi.


__ADS_2