
Sabtu pagi jam 09.45 Evan sudah tiba di depan kost Milka, dia sangat bersemangat dan tidak mau terlambat menjemput Milka. “Mil aku udah di depan kost kamu yah, tapi kamu santai aja kalau belum siap, aku yang kecepetan datengnya, take your time aja ya” Evan chat Milka. “baik Kak, tunggu yah Kak, aku segera turun” balasan Milka.
Tidak lama kemudian Milka sudah turun dan menghampiri mobil Evan, Evan pun telah menunggu di luar mobil untuk membukakan pintu mobil buat Milka, dia ingin memiliki kesan baik pastinya. “Kak maaf yah nunggu lama” ucap Milka sambil menangkupkan kedua tangannya. “Gpp koq kan Kakak yang kecepetan” jawab Evan sambil tanpa sadar mengelus sayang kepala Milka yang memang lebih pendek dari Evan. Milka dibuat deg-deg an dengan perlakuan Evan kepadanya, dan entah kenapa dia suka perlakuan lembut Evan kepadanya. Evan membukakan pintu dan mempersilahkan Milka masuk lalu dia menutup pintu mobil dan berlari ke kursi pengemudi.
__ADS_1
“Kamu sudah sarapan Mil?” tanya Evan dalam perjalanan ke rumahnya. “sudah Kak tadi makan roti dan minum susu” jawab Milka. “sipp, ohya kamu gak usah canggung yah sama Mama, Mama aku baik koq dan dia pasti suka sama kamu” kata Evan. “iya Kak, semoga aku gak kecewain Mama Kakak ya karena aku gak jago-jago amat masaknya” kata Milka jujur. “Santai Mil, Mamaku cuma cari teman koq, jadi gak harus jago, udah ditemenin aja udah seneng banget Mama, makasih yah” jawab Evan.
Tidak lama merekapun sampai di halaman rumah Evan. Merekapun turun dan masuk ke dalam rumah, Mama dan Papa Milka sedang diruang keluarga, mereka pun langsung menyambut Milka. “Halo sayang” kata Mama ke Milka dan langsung memeluknya. Milka yang diperlakukan hangat sangat senang, dia pun membalas pelukan Mama Evan. “Halo Tante, perkenalkan saya Milka junior Kak Evan dikantor” jawab Milka memperkenalkan diri setelah melepas pelukannya. “Iya sayang, Tante udah tahu dari Evan, dia banyak cerita tentang kamu lho” jawab Mama Evan yang langsung disenggol Evan “hm.. Mama ni buka kartu anak sendiri” jawab Evan, lalu Papa Evan menjabat tangan Milka, “Halo Milka, Om Papanya Evan, makasih yah sudah mau datang nemenin Mamanya Evan masak”. “makasih Om, Milka seneng malahan” jawab Milka dengan senyum.
__ADS_1
“Milka maaf ya kalau anak Tante suka repotin Milka” kata Mama Evan “Eh gak Tante malah Milka yang suka repotin Kak Evan kalau tanya-tanya pekerjaan” jawab Milka. “hehe ya sudah kalian yang akur-akur yaa, jadi sudah berapa lama kalian dekat?” tanya Mama Evan lagi. “Milka kenal Kak Evan sejak masuk kantor Tante, baru sekitar 6 bulan” jawab Milka polos,”Maksud Tante sejak kapan kalian dekatnya sayang?” tanya Mama Evan lembut. “Duh Mama apaan sih nanyanya, tuh Milka jadi bingung kan, Maaf ya Mil, Mama emang suka kepo” Evan yang menjawab karena melihat Milka bingung, karena memang mereka baru dekat beberapa hari ini.
Merekapun ngobrol dengan hangat sampai lupa waktu, tahu-tahu sudah jam 12. “Lha ini kagak jadi masak-masak apa Ma? Koq malah ngobrol aja” tanya Evan karena melihat jam sudah jam 12. “Eh iyaa, abis seru ngobrol sama Milka, Mama sudah lama gak ngobrol sama anak cewek, tahu sendiri adikmu” kata Mama Evan. “Ya sudah kita makan diluar saja” kata Papa Evan. “Iya deh, masak-masaknya bisa nanti-nanti lagi, kan Milka jadi bisa sering-sering main kesini temenin Tante ya” kata Mama Evan setuju dengan usul suaminya. “Iya Tante dengan senang hati” jawab Milka.
__ADS_1
Akhirnya mereka pergi ke mall terdekat. Dan makan makanan Chinese food. Suasana terlihat sangat akrab, Mama Papa Evan sangat welcome terhadap Milka. Saat makan pun jadi menyenangkan, terlebih sikap Evan yang sangat peduli dengan Milka. Mama Papanya sangat senang melihat anaknya bersikap gentleman terhadap Milka. Mereka berdoa semoga Evan dan Milka berjodoh.