
Pagi yang cerah menyambut Milka yang sudah siap berangkat ke kantor, entah kenapa dia sangat bersemangat lebih dari hari-hari biasanya. “hm, apa karena aku pengen ketemu Kak Evan lagi ya” gumam Milka sambil mengambil tas kerja dan keluar kamar kostnya.
__ADS_1
Setibanya di kantor seperti biasa Milka langsung ke rooftop untuk makan sarapan yang tadi dia beli diperjalanan ke kantor. Dia celingak celinguk tetapi tidak menemukan siapa pun, sebenernya dia mencari Kak Evan. Tapi yang dicari tidak kelihatan batang hidungnya. Milka pun memilih kursi di bagian pojok seperti biasa, lalu mulai makan sarapannya.
__ADS_1
“Hai Milka” sapa satu suara yang tidak asing. “Hai Kak Adit” jawab Milka singkat. “Kamu sudah sampai dari tadi?” tanya Adit basa basi, padahal dia tahu saat Milka datang tadi di lobby. “Iya Kak belum lama, ohya, makan Kak” basa basi Milka karena merasa tidak enak makan sendirian. “Ohya silahkan, saya sudah sarapan tadi di rumah”. Jawab Adit santai. Tiba-tiba suasana menjadi hening rasanya dan canggung, Milka berharap ada orang lain yang datang lagi untuk memecah suasana kaku ini, karena Milka bingung harus bagaimana, mau menghabiskan makanan juga jadi tidak enak. Dan doa Milka didengar, tiba-tiba ada satu suara yang Milka tunggu-tunggu dari pagi. “Pagiiii Milka, Pagi Kak Adit” kata Evan dengan ceria menghampiri Milka dan Adit. “Pagi” jawab Adit dan Milka bersamaan. “Makan Kak” Milka pun kembali menawarkan Evan. “Wah mau sih tapi da mau habis tuh” ledek Adit santai yang membuat Milka malu dan menunduk “ hahhaa candaaa Mil” jawab Evan yang tahu bahwa Milka malu.
__ADS_1
Tanpa menunda-nunda lagi Evan langsung bertanya “Mil kamu suka masak-masak or bikin kue gitu gak?” tanya Evan. “Suka Kak tapi gak jago, cuma suka aja, kenapa Kak?” tanya Milka heran tumben Evan tanya perihal masak. “Passs kalau gitu” jawab Evan. “Maksudnya Kak?” tanya Milka tidak mengerti maksudnya Evan. “Oh iya gini Mil, boleh gak aku minta tolong kamu, kalau kamu besok gak ada acara, mau gak main ke rumah aku buat nemenin Mama aku masak-masak, dia lagi cari temen, karena temen-temennya lagi pada pergi, adikku juga gak bisa, jadi dia lagi cari temen, kalau kamu besok gak ada acara bisa main ke rumahku? Aku jemput besok pagi ya” Jawab Evan panjang kayak kereta dan tidak beraturan menutupi deg-degan atas jawaban Milka. “Apa gak apa-apa Kak kalau aku yang temenin Mama Kakak?” tanya Milka tidak yakin. “Gak apa-apa dong, malah Mamaku bakal seneng ada temennya, jadi fixed ya besok jam 10 aku jemput kamu ya, deket koq rumahku dari kostan kamu” jawab Evan pasti. “Ok Kak, makasih yah Kak” jawab Milka tulus karena dia senang jadi ada kegiatan di hari libur. “Lho aku dong yang makasih sama kamu, karena mengambil waktu liburmu” kata Evan. “sama-sama kalau gitu Kak, aku juga senang jadi ada kegiatan di hari libur” jawab Milka dengan senyum.
__ADS_1
Karena waktu sudah menunjukkan sedikit lagi jam kerja mereka pun segera turun ke tempat mereka masing-masing dan melakukan aktivitas pekerjaan hari itu dan berharap hari segera berakhir, karena mereka berdua tidak sabar menanti hari esok.
__ADS_1