
Pagi hari di rumah Milka sudah ramai persiapan kedatangan calon besan tanpa sepengatahuan Milka yang masih tertidur sehabis begadang semalam melewati tahun baru bersama Lani dikamarnya. Tetapi Lani sudah bangun karena tahu acara ini, jadi dia bantu-bantu Mamanya Milka walaupun Mamanya bilang tidak usah dan menyuruh Lani tidur lagi. Tapi Lani tetap mau bantu, jadilah dia ikutan Mamanya Milka membereskan ruang tamu dihias dengan bunga-bunga segar yang baru diantar subuh ini.
Tak lama persiapan pun selesai karena memang tidak banyak dekorasi, sedangkan makanan semua dari pihak catering. “Lan nanti kamu gimana caranya, jangan sampai Milka keluar kamar ya, trus suruh dia mandi dan pakai baju yang sudah Tante siapkan, kamu pura-pura aja minta diantar kemana gitu” Kata Mama Milka. “Hehe siap Tan, masalah acting, aku jagonya” kata Lani lagi. “Ya sudah sana kamu mandi dulu siap-siap lalu tolong bangunin Milka ya, nanti sarapan kalian Tante bawakan ke kamar ya” Kata Mama Milka lagi.
__ADS_1
Lani pun bergegas mandi, lalu dia membangunkan Milka dan menyuruhnya mandi. “Duh Lan masih ngantuk perasaan baru tidur” kata Milka. “Hehehe iya Mil tapi da siang lho ini sudah jam 8” kata Lani. “Haa? Jam 8” Milka buru-buru bangun. “Kenapa Mil?” tanya Lani kaget. “Gak, aku belum chat Kak Evan, takut dia udah berangkat ke acara keluarganya” kata Milka membuka hp nya. Tapi baru dia buka hp, chat dari Evan pun baru masuk seperti sehati.
“Pagi sayang, nyenyak tidurnya? Love you so much Mil” chat Evan. Milka yang membacanya senyum-senyum sendiri. “Love you so much too Kak, Kakak berangkat jam berapa?” tanya Milka. “Nanti sayang jam 8.30an” jawab Evan. “Oh sebentar lagi ya, hati-hati ya Kak, gonna miss you” chat Milka. Evan hanya senyum-senyum membacanya. “Iya sayang, nanti kita ketemuan yah” Jawab Evan lagi toh memang pasti ketemu. “Iya Kak, makasih ya, take care” balas Milka lagi lalu diakhiri emot kiss. “Makasih sayangku” balas Evan diakhiri dengan emot kiss juga.
__ADS_1
Lani langsung menyodorkan pakaian Milka komplit sampai ke CD dan Bra. Milka heran, perasaan itu bukan bajunya, “dress siapa ni Lan, cantik bener” kata Milka melihat dress merah yang dia pegang. “Udah gak usah banyak tanya, buruan pakai, duh ini rambut masih basah pula ya” kata Lani. “Eh gak mau, ini dress siapa dulu?” Tanya Milka masih penasaran. “Punya loe Mil dari nyokap loe, kado tahun baru katanya” jawab Lani asal. “Buru deh ganti” kata Lani lagi.
“iya-iya bawel” kata Milka sambil tertawa. Milka pun mengenakan dress yang diberikan, entah kenapa ukurannya dan potongannya begitu pas dibadan Milka, memperlihatkan bodynya yang cukup sexy, belahan dada sedikit terlihat menampakkan kesexyan yang tidak senonoh tapinya. Warna merah begitu tampak dikulitnya yang putih. Milka keluar dari kamar mandi membuat Lani tercengang melihatnya, “Gile Mil, belum dandan aja udah cantik banget” kata Lani jujur. Dengan sigap Lani menolong Milka mengeringkan rambutnya dengan hairdryer sambil menyuapi Milka roti panggang, sementara Milka memakai make up tipis. Dan siaplah Milka pas ketika terdengar suara deru mobil.
__ADS_1