
Evan, Milka ,Brian dan Lani yang melihat perlakuan Mike ke Alex semua terpana. Ternyata Kak Mike bisa lembut juga ke cewek lain selain ke Milka. Berarti gue salah selama ini nyangka dia cinta sama Milka kayak cowok ke cewek, padahal emang dia tipe orang yang berhati lembut. Syukurlah apa yang gue pikirin salah. Batin Lani lalu diapun tersenyum.
Tanpa Lani sadari Brian juga memperhatikan perlakuan Mike ke Alex. Tapi beda dengan apa yang Lani pikirkan. Waduh jangan sampai ada benih-benih tumbuh diantara mereka ni, nanti kan mereka jadi saudara ipar, eh tapi apa urusannya sama gue yak, batin Brian.
__ADS_1
Sedangkan Evan dan Milka melihatnya hanya dengan senyum, mereka senang jika saudara mereka juga bisa akur dan saling menyayangi. Oh berarti Kak Mike emang tipe Kakak yang sayang sama adiknya, buktinya adik gue aja dia perlakuin sayang gitu jadi gak berlebihan kalau sama adiknya sendiri bisa lebih dari ini, batin Evan senang.
Alex yang diperlakukan lembut oleh Mike sangat kaget tapi senang, baru kali ini ada cowok yang memperlakukannya seperti itu selain Papa dan Kakaknya Evan, bedanya sekarang jantung Alex berdebar kencang. Dia berusaha menutupi deg-degannya dengan minum air mineral yang tadi diberikan Milka “Makasih ya Kak” kata Alex pelan.
__ADS_1
“ehya udah pada mau minum apa ini jadinya?” tanya Evan sambil menyodorkan menu. “teh manis hangat aja ya sama pisang goreng dan risol” kata Brian. “iya ok setuju aja” kata Kak Mike yang sekarang mulai tampak lebih santai. Merekapun lalu memesan dan tak lama pesanan mereka datang, mereka semua duduk dengan santai sambil bercanda dan memakan cemilan yang ada. “Ohya nanti sebelum kalian semua berendam, harus pada makan dulu biar perut gak kosong” kata Kak Mike.
Mike berusaha mengalihkan perhatiannya dari Milka dengan memperhatikan Alex, setidaknya dengan begini dia tidak akan melihat yang tidak ingin dia lihat, walau menjadikan Alex alasan. Setelah selesai, mereka segera bergegas ke tujuan berikutnya, amazing art. “Sini gantian nyetirnya” kata Mike ke Evan. “Eh gak usah Kak gak apa, kan Kakak masih cape baru sampe juga kan hari ini” tolak Evan halus.
__ADS_1
“Gak apa koq, saya aja yang nyetir ya” kata Mike lagi, dia hanya ingin fokus nyetir tanpa memikirkan yang lain. “Oh ok Kak, makasih Kak” kata Evan sambil menyerahkan kunci kepada Mike. Lalu mereka melanjutkan perjalanan. Setiba di amazing art dan membeli tiket mereka masuk berpasang-pasangan tanpa sadar, Evan tentunya dengan Milka, Brian dan Lani, sedangkan Mike paling belakang dengan Alex.
Karena pada dasarnya Alex adalah anak yang ceria, jadi dia cepat beradaptasi dengan teman-teman Kakaknya juga Kak Mike yang akan jadi keluarganya juga jika Evan dan Milka menikah. Mike sangat senang karena Alex banyak cerita dan ajak ngobrol jadi tidak canggung. Mereka pun foto-foto di spot yang lucu-lucu, entah berpasangan entah sendiri-sendiri, entah berenam, banyak foto-foto yang mereka abadikan, senang yang dirasakan semuanya, dan tidak ingin hari cepat berlalu jika sedang senang. Setelah dirasa sudah semua spot mereka datangin dan sudah cukup puas dengan foto-fotonya mereka berencana keluar dan melanjutkan mencari tempat makan malam sebelum ke pemandian air panas.
__ADS_1