scratches of life

scratches of life
waktu yang terus berlalu


__ADS_3

sesampainya di rumah arga,gizel langsung turun dari motor dan masuk bersama arga.disana terlihat sudah ada widya,ryan,dan pak yono sedang berbincang-bincang.


"arga kamu dari mana saja kok lama" tanya pak yono.


"bukan arga pah yang lama tapi ini ni" ucap arga sambil menoleh ke gizel.


"maaf ya om ini salah gizel" ucap gizel sopan.


"iya udah gak papa kok,wah calon menantu ku terlihat sangat cantik dan serasi ya.." ucap pak yono sambil tersenyum pada gizel dan widya.


"ya sudah mari kita menuju ruang makan untuk makan malam bersama" ucap pak yono.


semua orang pun mengikuti apa kata pak yono,widya duduk disebelah ryan,dan gizel disebelah arga.makan malam pun dimulai sambil berbincang-bincang.


"oh..ya..nanti kalau kalian sudah menikah,kalian akan bulan madu kemana" tanya pak yono.


ryan,widya,gizel,dan arga pun terkejut.


"uhukk....uhukk" ryan terkejut dan tersedak.


"uhuk.." arga pun ikut tersedak.


"ini minumlah" ucap widya memberi segelas air pada ryan,ryan pun meminumnya.


"kalian berdua sangat romantis sekali" ucap pak yono pada ryan dan widya.


"apa kau tidak mau mengambilkan minum juga untukku" bisik arga pada gizel.


"kenapa harus aku,kau kan bisa mengambilnya sendiri" bisik gizel.


"arga,gizel kalian harus mencontoh ryan dan widya ya" ucap pak yono.


"iya pah" ucap arga.


"baik om" ucap gizel.


makan malam pun dilanjutkan,selesai makan malam semua orang berkumpul di ruang keluarga.pak yono masih ingin berbicara dengan anak dan calon menantunya.


"oh...ya...nanti setelah menikah kalian harus tinggal disini bersama papa,jangan meninggalkan papa disini sendiri apa kalian mengerti" ucap pak yono sedih.


"ryan gak akan tinggalin papa kok" ucap ryan.


"tenang aja pah arga juga bakal selalu...disamping papa biar papa gak kesepian" ucap arga.


"rumah ini terasa sepi sekali papa ingin kalian memberi cucu yang banyak pada papa" ucap pak yono.


ryan seketika menatap widya,begitupun juga widya.


arga langsung menoleh pada gizel begitupun sebaliknya.mereka sedang berpikir,apa bisa mereka memberikan cucu yang banyak pada papa nya,bahkan mereka saja tidak saling mencintai,bagaimana itu mungkin.


sudah larut malam akhirnya widya,dan gizel pamit pulang,merekan pun diantar oleh pasangan masing-masing.


setelah mengantarkan widya dan gizel pulang,ryan dan arga disuruh menemui papa nya di ruang kerja ada hal yang sangat penting ingin dibicarakan.


"ada hal penting apa ya pah?" tanya ryan.


"em...gimana ya nak ngomongnya.." ucap pak yono bingung.


"ngomong aja pah ada apa?" ucap arga.


"jadi gini setelah lulus kalian akan papa kirim ke london untuk melanjutkan pendidikan kalian,tetapi.." ucap pak yono terhenti.


"kenapa pah?" tanya ryan dan arga.


"bagaimana dengan gizel dan widya" ucap pak yono.

__ADS_1


"emangnya kenapa dengan mereka berdua pah?" tanya arga.


"ya masa kamu mau ninggalin mereka disini sementara kalian bebas disana,mereka berdua sudah menjadi istri kalian nanti saat lulus sekolah" ucap pak yono.


"kenapa mereka berdua nggak ikut kita aja?" ucap arga.


"kalau nanti kalian semua pergi,siapa yang ngurusin papa disini,papa disini kesepian" ucap pak yono sedih.


"ryan tetap disamping papa kok,ryan melanjutkan pendidikan di jakarta aja pah,nanti biar arga yang ke london ya" ucap ryan.


"tapi....kan kak.." ucap arga.


"udahlah turutin aja.." ucap ryan.


"beneran kamu tetap disini ryan?" ucap pak yono.


"iya,pah.." ucap ryan tersenyum.


ini adalah rencana pak yono untuk membuat ryan tidak meninggalkan widya,jika ryan berangkat ke london maka kesempatannya untuk mendapatkan cucu akan hilang,maka dari itu pak yono merencanakan sesuatu agar ryan tidak pergi.


✨✨✨


keesokan harinya disekolah..


(jam istirahat)


"wid...lo tau gak sih?" ucap gizel.


"tau apaan sih?" ucap widya.


"itu kemarin arga cerita ke gue nanti setelah nikah gue bakal ditinggal cuma beberapa tahun buat ngelanjutin pendidikannya di london,katanya sih disuruh papanya,dan gue gak perlu ikut sama arga , jadi gue bakal tetap disini..gue seneng banget...gue bisa bebas" ucap gizel dengan senangnya tapi tidak dengan widya.


"jadi dia bakal ninggalin aku disini..." ucap widya,matanya mulai berkaca-kaca.


"emm...gue kenapa-napa kok,gue ke toilet dulu ya.." ucap widya berlari keluar kelas.


widya berlari mencari tempat yang sepi karena ia sudah tidak bisa menahan air matanya,ia pun duduk di bangku taman belakang sekolah,ia pun menangis sekencang-kencangnya.


ketika ryan dan arga berjalan tiba-tiba..


"kak...dengar suara gak sih..?" ucap arga.


"iya..kayaknya ada cewek nangis,tapi siapa?" ucap ryan.


ryan dan arga menoleh ke semua arah tapi tidak ada siapa-siapa,disana sangat sepi sekali.


"gak ada siapa-siapa..." ucap arga.


"kok jadi ngeri gini ya" ucap ryan.


"kak nggak usah nakut nakutin,aku merinding ni" ucap arga takut.


"kayaknya suara tangisannya dari taman belakang,ayo kita kesana" ucap ryan.


"ihhh...nggak ah kakak aja sana..aku mau balik ke kelas aja" ucap arga lalu lari ketakutan.


"dasar penakut.." ucap ryan.


ryan pun berjalan mencari-cari asal suara tangisan tersebut,ketika sudah berada di taman ryan melihat seseorang menangis ternyata itu adalah widya,ryan pun menghampirinya.


"kamu ngapain disini sendirian?emangnya nggak takut?" tanya ryan sambil duduk di sebelah widya.


"aku nggak ngapa ngapain kok,kamu sendiri ngapain disini" ucap widya sambil menghapus air matanya.


"aku tau kamu ada masalah,tapi nggak baik kalau masalah itu cuma dipendam sendiri,kamu pasti butuh seseorang untuk cerita kan,kamu ceritain semuanya ke aku siapa tau aku bisa bantu mungkin" ucap ryan.

__ADS_1


"gimana caranya kamu bisa bantu,orang masalahnya itu kamu" ucap widya kesal.


"aku..?nggak salah?kok aku..?" tanya ryan bingung.


"kamu jahat banget sih,katanya kamu mau kasih aku kesempatan,tapi kenapa kamu berencana mau tinggalin aku..hiks...hiks..." ucap widya,lalu kembali menangis.


"wid...jangan nangis...nanti kalau ada yang lihat dikira aku berbuat yang nggak-nggak" ucap ryan,mencoba menenangkan widya.


"kamu jahat...hiks...hiks..." ucap widya.


"wid..kata siapa aku mau tinggalin kamu..?aku nggak akan pernah ninggalin kamu wid...ya walaupun aku masih belum bisa mencintai kamu" ucap ryan.


"arga kemarin cerita ke gizel katanya kalian mau pergi ke london buat ngelanjutin study disana,dan kalian bakal ninggalin aku disini...hiks...hiks..." ucap widya.


"kenapa?kamu gak bisa jauh dari aku ya?" ucap ryan sambil tersenyum.


"ihh..apaan sih...nggak" ucap widya.


"nahh..gitu dong jangan nangis nanti tambah jelek" ejek ryan.


"kamu nggak akan pergi kan?" tanya widya.


"aku bakal tetap disini,sama kamu" ucap ryan sambil tersenyum.


"beneran?terus papa kamu gimana?" ucap widya.


"kita udah mutusin bahwa yang pergi itu arga,dan aku bakal lanjut study di sini" ucap ryan.


'jadi...sia-sia dong aku nangis sendirian daritadi'


ucap widya dalam hati.


"ya..udah ayo kita balik ke kelas aja,kamu nggak ngeri apa disini terus" ucap ryan.


"ya udah ayo.." ucap widya.


mereka berdua pun kembali kelas,sesampainya dikelas mereka langsung duduk dibangku masing-masing.


gizel masih merasa tidak enakan pada widya.


"wid..maafin gue ya...gara-gue lo jadi.." ucap gizel sambil menunduk.


"udah zel...itu bukan salah lo,lagian dia nggak ikut pergi kok" ucap widya.


"ryan maksutnya,jadi yang pergi cuma arga?" ucap gizel.


"iya...,yang sabar ya... disana cuma 3 tahun kok" ucap widya.


"cuman 3 tahun...kenapa nggak sekalian 4 atau 5 tahun aja disana" ucap gizel pelan.


"zel...masa lo mau sih ditinggal terus sama suami lo nanti" ucap widya.


"gue kan nggak suka sama dia...lagian kalau bukan karena perjodohan ini gue nggak mau nikah sama dia.."


ucap gizel.


"zel...lo harus coba buat mencintai dia..karena dia yang bakalan jadi temen hidup lo selamanya.." ucap widya.


"hm...gue bakalan berusaha..." ucap gizel.


"nah gitu dong...itu baru gizel yang gue kenal.." ucap widya.


entah lah apa bisa gizel mencintai arga begitupun sebaliknya,dan apa mungkin ryan bisa membuka hatinya perlahan-lahan untuk widya.


waktu terus berlalu......hari berganti bulan....bulan berganti tahun....,tapi apakah perasaan mereka juga akan berganti menjadi saling mencintai?

__ADS_1


__ADS_2