
🌚🌚🌚
di rumah ryan dan arga....
malam itu ryan duduk termenung di balkon,ia tidak bisa tidur karena tidak ada widya disisi nya.
"kamu kemana?kamu udah janji buat gak ninggalin aku kan,tapi sekarang kamu malah pergi" ucap ryan dengan air mata yang mulai mengalir.
hampir semalaman ryan tidak bisa berhenti menangis,ia merasa dunianya hancur dalam sekejap.
🌥🌥🌥
pagi harinya....
dirumah nyonya artika...
widya terbangun dari pingsannya,ia melihat sekeliling,ia tidak mengenali tempat ini,widya melihat ada seseorang terbungkus selimut tidur di sampingnya.
widya menjadi penasaran dengan orang tersebut,apakah itu suaminya?lalu jika itu suaminya,kenapa mereka ada disini?dan kalau itu bukan suaminya kenapa bisa tidur seranjang dengannya?.
berbagai pertanyaan muncul di benak widya,ia memberanikan diri melihat orang yang tertutupi selimut tersebut,ketika ia membukanya widya menjadi terkejut ternyata itu bukan suaminya.
"akhh....." teriak widya kencang.
"ha?kenapa?ada apa?" tanya zayn tiba-tiba terbangun.
"siapa kau?dan mengapa kau ada disini?" ucap widya.
"ha?kenapa aku bisa ada disini?" ucap zayn.
"kenapa kau malah bertanya balik?" ucap widya.
"apa ki-kita tidur bersama semalam?" tanya zayn.
"aku tidak tahu...ketika aku bangun aku sudah melihatmu disebelahku" ucap widya.
"kemarin aku kemari untuk mengambil bantal untuk tidur di sofa lalu..." ucap zayn.
"lalu apa?" tanya widya.
"ada yang memukul kepala ku dari belakang,selanjutnya aku tidak ingat sama sekali" ucap zayn.
"kenapa aku seperti pernah melihatmu..." ucap widya.
"kita pernah bertemu di restoran,apa kau lupa?" ucap zayn seraya turun dari ranjang.
"lalu apa yang kau lakukan disini?" tanya widya.
"hei...ini rumahku...kenapa kau memberiku pertanyaan konyol seperti itu" ucap zayn.
"ini rumahmu?lalu bagaimana bisa aku sampai disini?" ucap widya..
__ADS_1
"hufhh...apa kau hilang ingatan?sampai tidak ingat semuanya?" tanya zayn kesal.
"emm...seingatku aku berada dirumah,lalu ibu mertua datang dan...menculikku" ucap widya.
"ibu mertua?siapa?" tanya zayn penasaran.
"nyonya artika" ucap widya.
"kau serius?dia adalah mamaku,apa kau bisa cerita sedikit tentang mamaku?" ucap zayn.
"aku tidak tahu banyak tentangnya,yang aku tahu dulu dia mempunyai suami dan 2 anak,tiba-tiba keluarga tersebut bangkrut dan dia pergi meninggalkan anak dan suaminya,dia lebih memilih menikah lagi dengan seorang pria kaya,hanya itu yang aku tahu" ucap widya.
"jadi selama ini dia membohongiku" ucap zayn.
"apa maksutmu?aku tidak mengerti?" ucap widya dengan bingung.
"apa kau bisa menolongku?" tanya zayn.
'ini kesempatan untuk bisa keluar dari sini' batin widya.
"tentu,tapi dengan satu syarat" ucap widya.
"apa?" tanya zayn.
"bantu aku keluar dari sini" ucap widya.
"setelah kau menolongku,aku akan membebaskanmu dari sini" ucap zayn.
"untuk apa?" tanya zayn.
"aku ingin menghubungi suamiku agar dia tidak khawatir" ucap widya.
"baiklah....ini..." ucap zayn memberikan ponselnya.
widya berjalan ke arah balkon untuk menelpon ryan,berkali-kali widya mencoba menghubunginya tapi tidak diangkat oleh ryan,hingga panggilan ke 10 akhirnya ryan mengangkatnya.
"ryan...aku.." ucap widya terpotong.
"jangan menghubungiku lagi!!" ucap ryan dengan keras.
"kenapa?apa kau marah padaku?maafkan aku karena aku menghilang...tapi aku..." ucap widya.
"aku tidak peduli...,setelah ini kita akan bercerai!" ucap ryan.
"apa!??kamu bohong kan?nggak aku nggak mau!" ucap widya terkejut.
tut...tut...tut...
"apa salahku?hiks...hiks...hiks..." ucap widya menangis.
"kau kenapa?apa yang terjadi?" tanya zayn tiba-tiba datang.
__ADS_1
"suamiku akan menceraikanku...hiks..hiks" ucap widya sambil menangis tersedu-sedu.
zayn mencoba menenangkan widya,widya merasa dunianya hancur dalam sekejap saja,bagi widya ini tidak adil.
setelah beberapa jam zayn berhasil menenangkan widya,widya izin untuk pergi ke kampus,zayn memaksa untuk mengantar widya karena khawatir akan terjadi sesuatu pada widya,mereka pergi tanpa sepengetahuan nyonya artika.
***
sesampainya di kampus widya langsung berlari menuju kelas ryan,disana ia tidak mendapati ryan atau pun arga,widya menjadi semakin takut dengan perkataan ryan tadi di telfon.
"wid.." ucap dimas tiba-tiba datang.
"apa kau tahu dimana ryan dan yang lainnya?" tanya widya.
"mereka sudah pergi" ucap dimas.
"apa maksutmu?apa kau tahu apa yang terjadi?" tanya widya.
"mereka pindah kampus dan juga pindah rumah,aku tidak tahu mereka pindah kemana,yang aku tahu mereka benar-benar kecewa padamu" ucap dimas.
"aku diculik...aku tidak tahu apa yang terjadi..hiks..hiks" ucap widya menangis.
"kau diculik?siapa yang menculikmu?" tanya dimas.
"nyonya artika" ucap widya.
"tapi kemarin kami sudah mencarimu kesana" ucap dimas.
"apa kau tahu alasan kenapa ryan menceraikanku?" tanya widya.
"kemarin nyonya artika datang ke rumah ryan,dia memberi beberapa fotomu dengan seorang pria kalau tidak salah dia adalah tuan zayn,nyonya artika juga sepertinya menghasut ryan agar membencimu" ucap dimas.
"percayalah aku tidak tahu apa-apa...aku tidak bersalah..." ucap widya.
"wid...aku akan selalu percaya padamu.." ucap dimas.
***
di perusahaan zayn corps...
asisten zayn melaporkan bahwa nyonya artika pergi dari rumah dan membawa beberapa aset warisan ayahnya.
"sial!ternyata wanita itu sangat licik" ucap zayn.
"bos apa kita perlu mencari keberadaannya?" tanya sean (asisten zayn).
"tidak perlu!aku ingin tahu apa dia akan kembali atau tidak,kita lihat saja nanti" ucap zayn dengan senyum liciknya.
"hari ini kita ada rapat dengan beberapa perusahaan" ucap sean.
"batalkan semuanya,aku ingin pulang sekarang,kau yang urus semuanya" ucap zayn.
__ADS_1
"baik bos" ucap sean.