
"kau mau kuantar pulang atau tidak?" tanya arga.
"hm iya baiklah ayo.." ucapku.
"ya sudah ayo cepat naik" ucap arga.
gizel pun akhirnya diantar pulang oleh arga,selama perjalanan gizel terus melamun memikirkan siapa yang akan dijodohkan dengannya.
"gizel..gizell?" ucap arga.
"hm iya ada apa?" tanyaku.
"apa kau melamun?kita sudah sampai cepat turun"
"baiklah,terima kasih karena sudah mengantarku" ucapku.
"kalau begitu aku pamit dulu,kau jangan lupa istirahatlah,besok tunggu aku disini aku akan menjemputmu" ucap arga lalu pergi.
degg...
kenapa dia mendadak mengkhawatirkanku,memang dasar aneh.
aku pun masuk kedalam,dan membersihkan diriku setelah itu mungkin karena kecapekan aku tertidur pulas.
πππ
pagi telah tiba sinar matahari menembus gorden.
aku pun bangun lalu bersiap-siap seperti biasanya,aku menuruni tangga lalu menuju meja makan untuk sarapan bersama kedua orang tua ku.
"gizel,nanti malam mereka akan datang untuk makan malam bersama jadi kau harus bersiap-siap,apa kau mengerti?" ucap daddy.
"mereka siapa dad?" tanyaku.
"rekan bisnis daddy dan putranya yang akan dijodohkan denganmu" ucap daddy.
aku tidak menjawab,aku buru-buru menyelesaikan sarapanku lalu pamit berangkat sekolah,saat aku diluar rumah tiba-tiba.
"kau?"tanyaku sambil menunjuknya.
dia hanya tersenyum manisβΊ
"kenapa kau kesini lagi?" tanyaku
__ADS_1
"apa kau lupa kemarin aku bilang apa?" tanya arga.
"memangnya kau bilang apa?" ucapku.
"kemarin aku bilang akan menjemputmu" ucap arga mulai kesal.
"itu tidak perlu,aku bisa berangkat sendiri" ucap gizel.
"aku sudah jauh-jauh datang kesini setidaknya hargailah" ucap arga.
"hm ya sudah baiklah aku akan berangkat bersamamu"
πππ
sesampainya disekolah gizel masuk ke kelas bersama arga banyak para gadis melihat gizel dengan tatapan iri dan tidak suka,tiba-tiba ada yang menghampiri.
"haii...argaa..." ucap aurel.
"haiii...."ucap arga.
aurel adalah gadis yang tergila gila dengan arga dia lumayan cantik,tinggi,dan juga body nya seperti seorang model.
"siapa dia arga??"ucap aurel dengan menatap gizel tidak suka.
"kalau begitu aku duluan ke kelas ya" ucap gizel menuju ke kelas.
"tungguu...kita barengan aja" ucap arga mengejar gizel.
"arga....arga..." teriak aurel tetapi arga tidak menghiraukannnya.
"awas saja gadis itu" ucap aurel.
πππ
sesampainya di kelas gizel langsung duduk dibangkunya
"tumben kamu datang jam segini" ucap widya.
"emm...tadi macet" ucapku gugup.
"hei kenapa kau meninggalkanku tadi...udah bagus aku mau nganterin kamu"ucap arga tiba-tiba datang.
"apa aku harus menunggumu berpacaran dengan aurel?apa kau tau aku seperti menjadi obat nyamuk" ucap gizel kesal.
__ADS_1
"jadi kalian berangkat bareng"tanya widya dan ryan.
"ehh...ng..gak..kok" ucap gizel terbata-bata.
"iya kita emang berangkat bareng" ucap arga percaya diri.
aku langsung melototkan mataku,pikirku dia sangat bodoh sekali.arga yang mendapat tatapan tajam gizel hanya tersenyum senang.
"ciee...gizel sekarang sama argaa nihh" goda widya.
"ihh..apaan sih nggak kok" ucap gizel.
"kayaknya yang dibilang widya bener kalian cocok kalau jadi pasangan" ucap ryan dengan tersenyum.
aku tidak menyangka ryan akan mengatakan hal seperti itu padahal yang aku kagumi adalah dia bukan adiknya.
kringgg(jam pelajaran dimulai)
πππ
pulang sekolah aku langsung pulang ke rumah,seperti biasa aku membersihkan diriku lalu rebahan.ceklek
tiba-tiba pintu kamarku terbuka ada seseorang yang masuk.
"sayang..kau pakai ini nanti malam" ucap mommy sambil memberikan papper bag ke gizel.
"apa ini mom?" tanya gizel penasaran.
"buka saja" ucap mommy.
gizel pun membuka papper bag nya.
"dress??untuk apa?" tanya gizel.
"sayang..teman rekan bisnis daddy kan akan datang" ucap mommy.
"hufhh..apa harus aku ikut menemuinya mom?"
"turuti saja ya apa kata daddy mu" ucap mommy.
gizel tidak punya pilihan lain selain menuruti apa kata daddy nya,gizel hanya bisa pasrah entah takdir membawanya kemana.
πjangan lupa vote,like,komenπ
__ADS_1