
widya telah mendapatkan ijin pulang dari rumah sakit,zayn selalu siap siaga menjaganya setiap hari,hari ini mereka pulang ke rumah.
"kenapa kau tidak ke kantor saja?" tanya widya.
"aku tidak bisa meninggalkanmu dalam kondisi seperti ini" ucap zayn menuntun widya sampai ke kamar.
"mama...papa..." teriak zian sambil berlari kepada mereka berdua.
"sayang ayo sini sama mama...mama kangen banget sama zian..." ucap widya.
"kenapa zian ditinggal sendirian dirumah?papa sama mama sudah nggak sayang ya sama zian?" ucap zian dengan sedih.
"maafin mama ya..lain kali mama bakalan ngajak zian" ucap widya membujuk zian.
"ohh ayolah...anak papa...jangan sedih gitu...papa punya hadiah untukmu..." ucap zayn.
"hadiah?hadiah apa pa?" tanya zian bersemangat.
"kau akan mendapatkan seorang adik,bagaimana apa kau senang?" ucap zayn.
"adik?berarti aku akan menjadi kakak?yeayy....aku kan mempunyai teman untuk bermain bersama" ucap zian.
"ya sudah sekarang pergilah bermain ya...biarkan mama beristirahat dulu..." ucap zayn.
"baiklah..." ucap zian lalu berlari pergi ke kamarnya.
"ayo sekarang kau berbaring saja di ranjang,aku akan mengambilkan makanan untukmu kau harus makan ya" ucap zayn.
__ADS_1
"aku tidak ingin makan,aku akan menonton film saja" ucap widya.
"hm..baiklah...aku akan membawakanmu camilan ya" ucap zayn.
"terserah kau saja" ucap widya.
beberapa menit kemudian....
"emh..jadi kau ingin menonton film apa?" tanya zayn yang ikut bersandar di ranjang bersama widya.
"film horror saja" ucap widya.
"kau yakin?" tanya zayn.
widya hanya mengangguk
widya hanya terfokus melihat filmnya,sementara zayn sangat merasa bosan,ia berharap ada adegan mengagetkan yang membuat widya takut dan refleks memeluknya akan tetapi sedari tadi widya malah menikmati filmnya.
"filmnya sudah selesai,dan sekarang aku ingin tidur" ucap widya.
"ohh...ya sudah tidurlah..." ucap zayn.
mereka berdua pun tertidur pulas bersama.
****
22.30
__ADS_1
ryan kembali mabuk-mabukan setiap malam,dia menjadi jarang pulang ke rumah dan memilih tinggal di apartemen nya.
"widya....kau ingat tempat ini sayang?disinilah kita membuat buah cinta kita..." ucap ryan yang sedang mabuk.
"maafkan aku....aku sudah jahat padamu dan anak kita...maaf...maaf...sayang kembalilah padaku..."
ceklek...
tiba-tiba nampak seorang wanita cantik masuk ke dalam apartemen ryan,wanita itu nampak ketakutan seperti dikejar-kejar oleh hantu saja.
"siapa kau?" tanya ryan.
ryan berjalan dengan lunglai menghampiri wanita itu,wanita itu nampak terkejut sekaligus takut.
"ma-maaf kan aku telah lancang masuk ke apartemen mu...aku sedang di kejar-kejar oleh wartawan tadi.." ucap wanita tersebut.
"kau widya?iya kau pasti widya...sayang...kau masih peduli padaku kan...aku tahu itu...kau menikah dengan zayn hanya karena ingin menghukumku kan...maafkan aku ya...aku tidak akan mengulangi kesalahanku lagi..." ucap ryan yang sedang tidak sadar.
"bu-bukan...aku bukan widya tuan...aku permisi dulu..." ucap wanita itu seraya ingin pergi.
ceklek..(wanita itu membuka pintu)
"jadi ini tempat tinggal pacarmu nona?apa hubunganmu dengannya nona?tolong beri kami penjelasan?apa kalian tinggal bersama?apa jangan-jangan kalian melakukan hubungan terlarang?apa berita tentang kehamilanmu itu benar nona?siapa ayah dari anak yang kau kandung nona?" tanya para wartawan itu.
"agh...ti-tidak bukan seperti yang kalian pikirkan" ucap wanita tersebut
"sayang...jangan tinggalkan aku...kita akan merawat bayi kita...bersama...sama..hahaha...iya..kan" ucap ryan mulai kehilangan akal.
__ADS_1
"jadi benar itu ayah dari anak yang kau kandung nona?tolong jawab nona?apa benar?" berbagai pertanyaan mulau menyudutkan wanita itu.
wanita itu pun berlari pergi dari kerumunan wartawan,tetapi para wartawan terus mengejar-ngejarnya.