scratches of life

scratches of life
lamaran untuk widya


__ADS_3

di kediaman aradhana....


"apa semalam rumahku dirampok?kenapa berantakan sekali?" ucap pak yono.


1 minggu yang lalu pak yono pergi ke luar kota karena urusan bisnis,pak yono sendiri tidak tahu kedatangan anak dan menantunya.


"tuan...,agh anu..." ucap seorang maid.


"apa yang terjadi?" tanya pak yono.


"kemarin malam tuan muda sangat marah besar" ucap maid tersebut.


"kapan mereka pulang?" tanya pak yono.


"baru beberapa hari yang lalu..." ucap maid.


drrtt....drrt.....(tiba-tiba telfon pak yono berbunyi)


"iya hallo?" ucap pak yono.


"aku ingin membatalkan kerjasama diantara kita" ucap pak alex di telfon.


"ha?maksutmu apa besan?aku tidak mengerti?" tanya pak yono bingung.


"kau tanyakan saja pada putramu itu,gara-gara dia putriku menderita,aku menyesal telah menikahkannya" ucap pak alex.


"tenang dulu...mungkin saja ini hanya salah paham" ucap pak yono.


"putriku kehilangan janinnya,apa kau pikir itu salah paham!!secepatnya aku akan mengurus perpisahan mereka!" ucap pak alex.


"tapi...."

__ADS_1


tut...tut....tut...(sambungan terputus)


pak yono terkejut dengan ucapan pak alex barusan,ia tidak bisa percaya akan hal ini,tiba-tiba ia merasa pusing dan jatuh tergeletak,


****


"papa...gimana keadaan papa?" tanya ryan pada pak yono yang baru sadar dari pingsannya.


"awalnya aku baik,tapi setelah mendengar kabar itu maka aku menjadi sangat tidak baik!" ucap pak yono marah.


"kabar?kabar apa pah?" tanya ryan.


"harusnya aku yang bertanya padamu,cepat susul widya untuk kembali kesini,jika kau tidak bisa membujuknya maka kau harus keluar dari rumah ini!" ucap pak yono.


"pah...ayah widya melarangku bertemu dengannya..." ucap ryan.


"aku tidak mau tahu!,cepat bawa kembali dia!" ucap pak yono.


ryan pun pergi ke rumah widya,sesampainya di depan pintu ia menarik nafas panjang,baru beberapa langkah ryan masuk ia terkejut mendengar percakapan ayah widya dengan seseorang.


"setelah perceraian putriku kau bisa menikah dengannya" ucap pak alex dengan tersenyum.


"yeayy...mama akan menjadi mamaku..." ucap zian dengan memeluk widya.


"apa kau senang sekarang?" tanya zayn pada putranya.


"sangat...sangat senang..." ucap zian.


"aku berencana melangsungkan pernikahannya hanya akan dihadiri keluarga saja,apa kalian akan keberatan?" tanya zayn.


"Tidak akan ada pernikahan!!" ucap ryan tiba-tiba datang.

__ADS_1


"kenapa kau datang kesini!cepat pergi dari sini" ucap pak alex.


"widya...kembalilah kerumah....aku mohon padamu...maafkanlah aku..." ucap ryan pada widya.


tiba-tiba widya menggandeng lengan zayn,dan menatap tajam pada ryan.


"maaf tuan aradhana...tapi aku akan segera menikah dengan tuan zayn,aku harap kau tidak mengganggu kehidupan kami kelak" ucap widya.


"wid...aku tahu kamu pasti terpaksa....kamu nggak bahagiakan...kembalilah padaku,aku akan membahagiakanmu..." ucap ryan.


"sudah cukup!keluarlah darisini sekarang juga!" bentak widya.


"jika itu maumu...baiklah...aku akan membiarkanmu bahagia dengannya..tapi jika aku kelak melihatmu tidak bahagia maka aku akan membuatmu kembali padaku" ucap ryan seraya pergi.


'maafkan aku ryan...tapi rasa sakit itu masih ada dihatiku' batin widya.


"ehm..kalian bicara berdua saja...ayah akan pergi ada urusan sebentar" ucap pak alex seraya pergi.


"apa aku boleh bertanya sesuatu?" ucap widya.


"kau ingin bertanya alasanku melamarmu?" ucap zayn.


"iya...kenapa kau melakukan ini semua?" ucap widya.


"aku tahu bahwa kau tidak memiliki perasaan apapun terhadapku,tapi kau memiliki kasih sayang seorang ibu pada putraku,itu adalah alasanku ingin menikahimu" ucap zayn.


"tapi aku..." ucap widya terpotong..


"kau tenang saja...aku tidak akan memintamu memenuhi kewajiban sebagai seorang istri" ucap zayn.


"apa kau tidak akan keberatan?" ucap widya.

__ADS_1


"tidak sama sekali..." ucap zayn.


__ADS_2