
beberapa hari kemudian....
hari ini ryan dan widya telah resmi bercerai
"sekarang kita tidak mempunyai hubungan apapun,aku mohon jangan mengganggu kehidupanku lagi" ucap widya.
"aku berharap kau akan bahagia bersamanya.." ucap ryan sedih.
"tentu saja,aku akan sangat bahagia memiliki keluarga baru lagi,aku sarankan kau juga secepatnya harus mencari penggantiku" ucap widya.
'tidak akan ada yang bisa menggantikanmu di dalam hati ku ini sampai kapan pun' batin ryan.
"apa urusanmu sudah selesai sayang?" ucap zayn tiba-tiba datang.
widya yang mendengar ucapan zayn langsung paham bahwa itu hanya pura-pura agar ryan percaya bahwa ia akan segera menikah dan bahagia.
"ehm...tentu urusan ku sudah selesai" ucap widya.
"kalau begitu ayo kita pergi,temani aku ke butik yang aku pesan untuk merancang busana pernikahan kita" ucap zayn.
"baiklah...ayo kita pergi..." ucap widya seraya menggandeng tangan zayn.
ryan hanya diam menatap mereka berdua,mendengarkan ucapan mereka membuat hati ryan sakit dan terasa sesak.
"tuan aradhana....kami pergi dulu...jaga dirimu baik-baik" ucap zayn seraya pergi bersama widya.
'aku juga berharap kau akan selalu bahagia...,lupakan aku dan mulailah kehidupan barumu...' batin widya.
" kupastikan aku akan memilikimu kembali widya..." ucap ryan dingin.
***
1 bulan kemudian....
malam ini pesta pernikahan widya dan zayn akan digelar,banyak tamu undangan yang datang dari keluarga ataupun rekan bisnis zayn.
"tersenyumlah,nanti orang akan mengira bahwa aku memaksamu menikahiku" ucap zayn.
__ADS_1
"dari tadi aku sudah tersenyum" ucap widya.
"mana?tidak kelihatan...mungkin senyum mu kurang lebar" ucap zayn.
"seperti ini?" ucap widya sambil tersenyum lebar.
"nahh...itu baru benar" ucap zayn sambil tersenyum.
"widya..." panggil gizel yang datang bersama arga.
"gizel...bagaimana kabarmu?" ucap widya sambil memeluk gizel.
"aku baik-baik saja..." ucap gizel.
"selamat atas pernikahan kalian!semoga saja pernikahan kalian bisa bertahan lama ya" ucap arga dengan nada mengejek.
"terima kasih atas doa nya...tentu saja pernikahan ini akan bertahan lama bahkan sampai maut memisahkan" ucap zayn dengan santai.
"ehm...wid apa aku bisa bicara berdua denganmu?" ucap gizel.
widya menoleh pada zayn bermaksut untuk meminta persetujuan,zayn dengan cepat mengangguk itu berarti dia memperbolehkannya.
gizel membawa widya ke sudut ruangan agar pembicaraannya tidak terdengar oleh orang lain.
"ada apa?" tanya widya.
"apa kau tahu,semenjak kau pergi aku merasa sangat kesepian tidak hanya aku tetapi semua orang,keadaan rumah juga mulai kacau,dan yang lebih parah lagi,ryan sekarang sudah berubah sekali,dia suka pulang malam dalam keadaan mabuk-mabukan,dia sering menyebut namamu ketika mabuk dan tidur,dia juga jarang bicara,aku sangat kasihan melihat kondisinya" ucap gizel.
"kenapa dia melakukan itu?" ucap widya mulai khawatir.
"itu semua ia lakukan karena dirimu...dia tidak bisa melupakanmu...dia juga tidak bisa melihatmu bersama orang lain wid..." ucap gizel.
"maaf zel...tapi itu semua bukan lah urusan ku lagi...aku tidak ingin ikut campur dalam masalah keluarga kalian,aku sudah memiliki keluarga baru dan aku tidak ingin membuat mereka merasa sedih karenaku" ucap widya.
"wid...tolong sekali aja...bicara lah pada ryan...dia membutuhkanmu...aku mohon padamu..." ucap gizel.
"aku tidak bisa berjanji...tapi akan aku usahakan bicara padanya..." ucap widya.
__ADS_1
"makasih ya wid..." ucap gizel memeluk widya.
****
pesta pernikahan pun telah selesai digelar,kini kedua pengantin itu sedang beristirahat di kamar.
"cepat tidur...kau sangat lelah kan" ucap zayn mengelus puncak kepala widya.
mata widya mulai terpejam,zayn masih menatap lekat wajah widya,wajah yang sangat cantik dan tenang membuatnya seakan terpesona.
perlahan zayn mendekatkan wajah nya ke arah widya, cup (satu ciuman mendarat di kening widya).
"selamat beristirahat istriku..." ucap zayn lirih.
tidak lama kemudian ia ikut tertidur sambil memeluk widya.
***
keesokan harinya...
widya sedang menyiapkan baju zayn untuk ke kantor,ia memilih mulai dari kemeja,jas dan juga dasi dengan warna yang senada.
"apa aku tidak bisa libur hari ini..." ucap zayn.
"hmm...tidak bisa,sean bilang padaku bahwa hari ini kau ada pertemuan penting jadi kau harus berangkat hari ini" ucap widya yang sedang memakaikan dasi kepada zayn.
'huh...awas saja kau sean..' batin zayn.
"sudah selesai...kau bisa berangkat sekarang" ucap widya.
"aku tidak mau" ucap zayn.
"kenapa?oh ayolah...nanti aku akan kesana mengantarkan mu makan siang bagaimana?" ucap widya.
"hufh...baiklah...tapi janji kau harus kesana nanti siang" ucap zayn.
"iya...aku berjanji suamiku..." ucap widya sambil tertawa.
__ADS_1
deg...
'apa aku tidak salah dengar?dia memanggilku suaminya?' batin zayn senang.