
sesampainya dirumah aku langsung berjalan menaiki tangga lalu masuk kedalam kamar dan menghempas kan diriku diranjang,aku mencoba memejamkan mataku tapi pikiran ku terus terbayang-bayang wajah pria dingin itu iya siapa lagi kalau bukan ryan.
"hufhh...kenapa aku memikirkannya terus sih" ucapku dengan kesal.
aku pun berdiri lalu berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diriku,setelah itu aku rebahan di ranjang sambil bermain ponsel.ada banyak notif whtspp masuk di ponsel ku.aku membukanya
*grup kelompok*
-Ryan : apa kita jadi kerja kelompok dirumahku?
-Widya : aku sih ngikut saja,bagaimana dengan yang lainnya?
-Gizel : aku juga setuju saja
-Ryan : oke baiklah jadi kapan kita akan kerja kelompok?
-Widya : bagaimana kalau besok?
-Widya : lebih cepat selesai lebih baik bukan๐?
-Ryan :sepertinya kau semangat sekali
-Ryan : baiklah kalau begitu besok kita kumpul dirumahku sesudah pulang sekolah bagaimana?
-Widya : oke setuju
-Gizel : aku juga setuju
aku menjadi tidak sabar untuk pergi ke rumah ryan ,
tak terasa aku mulai mengantuk aku pun memejamkan mataku.
๐๐๐
19:00
"sayang ayo bangunn...." ucap mommy seraya mengguncangkan tubuhku.
"aku masih mengantuk mom,jangan ganggu aku" ucapku pelan.
__ADS_1
"sekarang ayo turun makan dulu,kau belum makan dari tadi apa kau tidak lapar?"
"hoamm...baiklah" ucapku dengan malas.
"kalau begitu mommy turun duluan kau cepat turun ya?"
"hm iya baiklah" kataku
aku pun turun menaiki tangga lalu duduk di kursi makan.saat makan malam hanya ada keheningan,aku pun menghabiskan makananan ku lalu membantu mommy ku membereskan semuanya.setelah itu daddy dan mommy memanggilku ke ruang tamu aku pun kesana aku menjadi sangat penasaran sepertinya ada hal penting yang ingin mereka bicarakan.
"gizel" panggil daddy.
"iya dad?" ucapku
"kau akan daddy jodohkan dengan anak teman bisnis daddy,minggu depan mereka akan datang kerumah jadi kau harus bersiap siap dan kau tidak boleh menolak perjodohan ini" ucap daddy tegas.
"tap..tapii...kan dad gizel masih sekolah, terus juga gizel mau berkarier ,gizel gak mau langsung nikah dad" ucapku dengan mata berkaca-kaca.
"daddy gak mau menerima alasan apapun itu" ucap daddy berdiri meninggal kan gizel dan mommynya.
"hiks...hikss...hiks...kenapa daddy jahat sama gizel" ucap gizel sambil menangis.
"udah sayang jangan nangis lagi ya" ucap mommy mencoba menenangkan gizel.
"sayang jangan sedih ya mommy dulu juga dijodohin sama daddy nya gizel,lihat mommy sekarang bahagia kan mommy juga punya gizel,udah sekarang berhenti ya nangisnya sekarang gizel istirahat masuk kamar ya"
aku pun berjalan menaiki tangga dan masuk ke dalam kamar ku,aku duduk ditepi ranjang sambil mencoba mencerna setiap perkataan daddy tadi.
"apakah ini nyata?atau hanya mimpi?"
๐๐๐
drrttt...
bunyi alarm membangunkan ku
aku pun bangun lalu mandi dan bersiap siap pergi ke semuanya selesai aku pun turun kebawah untuk sarapan,aku melihat daddy dan mommy ku sudah siap di meja makan.aku langsung duduk dan memakan sarapanku aku masih merasa kesal dengan keputusan daddy kemarin,setelah sarapan aku berpamitan pergi kesekolah.
sesampainya disekolah aku masuk ke dalam kelas disana sudah ada widya duduk sendirian membaca buku dengan serius.
__ADS_1
"kau datang se pagi ini?" tanyaku sambil duduk disebelahnya.
"aku sudah biasa datang paling awal ke sekolah"jawabnya.
"apa nanti kita jadi kerja kelompok?" tanyaku.
"tentu saja aku sudah tidak sabar pergi ke rumah ryan,apa kau tahu dia memberi ku alamat rumahnya" ucap widya antusias.
gizel merasa ada yang berbeda dengan widya,
dia sangat antusias bercerita tentang ryan,apakah widya juga menyukai ryan?apakah itu mungkin?
berbagai pertanyaan muncul dibenak gizel.
gizel memberanikan diri untuk bertanya.
"wid,apa aku boleh bertanya?"ucapku.
"tentu saja,kau mau tanya apa?"
"apa kau menyukai ryan?"tanyaku.
"emm๐คaku rasa begitu" jawab widya dengan malu.
degg...
gizel terkejut dengan jawaban widya,apakah aku harus mundur demi widya?aku rasa itu yang harus aku lakukan sekarang,aku tidak mau widya kecewa dan pertemanan kita rusak.
"zel...gizell..."
"ha..iya..?ada...apa?"ucapku kaget.
"kenapa kau melamun?"tanya widya.
"emm tidak ada apa apa kok" ucap ku dengan senyum.
gizel terdiam dia berfikir kenapa tuhan begitu jahat terhadapnya,daddy menjodohkanku dengan orang yang belum ku kenal,dan sekarang temanku sendiri menyukai orang yang sama denganku.
kringggg.....(bel masuk berbunyi)
__ADS_1
gizel tersadar dari lamunannya ternyata kelas sudah ramai,gizel mencoba melupakan masalah yang datang kepadanya.
๐jangan lupa vote,like,komen๐