
pagi harinya....
di kediaman aradhana...
semua orang sedang berkumpul untuk sarapan bersama kecuali sinta,sinta terbiasa bangun siang hari,maklum dia adalah seorang super model yang terkenal dan dia bisa melakukan apapun dengan uang.
"gizel...gimana kandungan kamu nak?apa arga menjaganya dengan baik?" tanya pak yono.
"iya pah...kandungannya baik-baik aja kok...dokter bilang dedeknya sehat di dalam sini..." ucap gizel mengelus perutnya.
"bagus kalau begitu...,oh ya...dimana sinta?" ucap pak yono.
seketika suasananya berubah menjadi tidak nyaman.
"ryan?kenapa sinta tidak turun untuk sarapan?" tanya pak yono.
"nggak tau." ucap ryan seraya pergi meninggalkan ruang makan.
"ryan..." panggil pak yono tapi tidak dihiraukan oleh ryan..
"udah pah...biar arga yang nyusul kakak.." ucap arga seraya pergi mencari ryan.
kini ryan sedang menatapi foto widya yang terpajang di kamarnya,ryan sangat merindukannya.
"wid....aku tersiksa tanpamu...rasanya sangat menyakitkan...wid...kembalilah...aku mohon..." ucap ryan dengan memandangi foto tersebut.
"kak...belajarlah untuk melupakannya..." ucap arga.
"aku tidak akan pernah melupakannya!sampai kapanpun!" ucap ryan dengan dingin.
"kak...kau memiliki seorang istri yang baru saja kau nikahi...hargailah dia...cobalah untuk menerimanya" ucap arga.
ryan tidak ingin mendengarkan siapapun,dia ingin sendiri saat ini,ryan pun pergi keluar untuk mencari suasana yang tenang.
sejurus kemudian ryan teringat sesuatu,lalu senyum kebahagiaan tiba-tiba terpancar di wajahnya.
'hallo...aku tuan muda aradhana...' ucap ryan ditelfon.
'iya tuan...ada yang bisa kami bantu...' .
'aku ingin kau mendekorasi apartemenku...oh ya jadikan semuanya serba bewarna pink ya...tambahkan juga hiasan seperti bunga dan juga balon atau apapun..' ucap ryan.
'baik tuan...akan kami lakukan' .
__ADS_1
'aku memberi waktu 3 hari!' ucap ryan.
tut..tut...tut...
"ini akan menjadi kejutan untukmu...sayang..." ucap ryan dengan tersenyum senang.
*****
di kediaman zayn...
widya sedang mempacking barang-barang zayn dan zian,karena zayn ada urusan bisnis di luar negeri,zayn tidak memperbolehkan widya ikut karena ia takut widya akan kelelahan berada disana,zayn mengajak zian agar putranya itu tidak merepotkan widya di rumah.
"aku tidak akan lama berada disana..." ucap zayn memeluk widya dari belakang.
"hmm..."
"sayang...apa kau marah?apa kemarin malam kurang untukmu?" ucap zayn menggoda widya.
semenjak ryan menikah kembali,widya memutuskan untuk melanjutkan hidupnya dengan memulai awal baru bersama zayn.
"apa kau ingin kita mengulangi kemarin malam..." ucap zayn mengecupi leher widya.
"hentikan...aku merasa geli..." ucap widya.
"tidak...aku tidak suka..." ucap widya menahan tawa.
"benarkah?kalau begitu...ayo kita mengulangnya sekali lagi agar kau suka" ucap zayn seraya menarik widya untuk tidur diranjang bersamanya.
"sayang...lepaskan...nanti zian datang bagaimana?" ucap widya mencoba melepaskan diri dari dekapan zayn.
"aku tidak mau..." ucap zayn tersenyum kemenangan.
"sayang...pleasee..ku mohon lepaskan aku.." ucap widya membujuk zayn.
"beri aku morning kiss...baru aku akan melepaskanmu" ucap zayn.
"kau janji akan melepaskanku setelah itu..." tanya widya.
"hm.."
cup..
widya mencium bibir zayn,namun zayn semakin memperdalam ciuman tersebut,ia tidak membiarkan widya lepas begitu saja.
__ADS_1
"hmmph...su-sudah..." ucap widya mencoba menghentikan ciuman yang semakin panas tersebut.
zayn semakin semangat setiap mendengar desahan widya,ia menciumi dan membuat gigitan kecil di tengkuk leher widya.
tok...tok..tok...
"shitt!!" ucap zayn kesal karena merasa terganggu.
"aku akan membuka pintunya..." ucap widya seraya berdiri.
"tidak perlu...kau rapikan bajumu dulu..aku yang akan menemuinya..." ucap zayn.
"hm..baiklah.." ucap widya seraya pergi menuju kamar mandi.
ceklek...
"agh...maaf tuan...aku kesini ingin memberitahumu tentang hal penting.." ucap sean.
"sean..apa kau tahu..kau mengganggu singa yang sedang menerkam mangsanya..." ucap zayn.
"maksut anda?" tanya sean bingung.
"lupakan itu...ada hal penting apa?" ucap zayn.
"kita bicarakan di ruang kerja saja tuan" ucap sean.
"ya sudah..." ucap zayn.
zayn dan sean kini sedang duduk di ruang kerja,mereka sepertinya membicarakan hal yang serius.
"tuan...anak buah kita yang berada di australia telah melapor padaku bahwa mereka melihat nyonya artika bersama nyonya reyna di sebuah rumah mewah" ucap sean.
"kau yakin itu reyna?" tanya zayn dengan serius.
"tuan aku sendiri belum melihat kesana...tapi mereka sangat yakin bahwa itu nyonya reyna...sepertinya nyonya artika menyekapnya di dalam rumah tersebut" ucap sean.
"jangan sampai seorang pun tahu tentang ini...terutama widya!apa kau mengerti?" ucap zayn.
"saya mengerti tuan.." ucap sean.
"aku sudah izin kepada widya bahwa aku akan pergi ke luar negeri untuk urusan bisnis,siapkan keberangkatan kita ke australia...oh ya..untuk sementara aku akan menitipkan zian ke asrama" ucap zayn.
"baik tuan...akan saya siapkan semuanya.." ucap sean.
__ADS_1