scratches of life

scratches of life
kejadian tak terduga


__ADS_3

3 tahun kemudian......


semua siswa berkumpul di mading untuk melihat daftar nama yang lulus tahun ini.


"wid.....gue lulus...." ucap gizel heboh sambil memeluk widya.


"wah..selamat ya.." ucap widya.


tiba-tiba ryan dan arga pun datang.


"selamat ya kalian lulus juga" ucap arga.


"oh..ya nanti jam 3 sore kalian harus siap-siap,karena papa nyuruh kita ke butik untuk ngelihat busana pernikahan" ucap ryan.


widya terus memandangi wajah ryan,ryan yang menyadari tatapan widya hanya diam saja lalu pergi,raut wajah widya berubah menjadi sedih,arga yang melihatnya menjadi kasihan lalu ia memiliki ide supaya ryan menyadari perasaan widya.


"udah wid...jangan sedih.." ucap arga.


"nggak kok...siapa yang sedih..." ucap widya.


"wid...gue punya ide.." ucap arga.


"ide apaan?" ucap widya.


arga membisikkan rencananya kepada widya,gizel yang melihatnya menjadi ikut penasaran apa sebenarnya yang mereka rencanakan.


"gimana wid lo setuju kan?" ucap arga.


"emm..ya udah deh gue setuju" ucap widya.


"ya..udah sekarang kita pergi nyari kak ryan" ucap arga sambil menarik tangan widya tetapi gizel menghalangi.


"ehh...kalian mau kemana?" ucap gizel.


"udah minggir sana kita lagi ada urusan" ucap arga.


"nggak gue harus ikut pokoknya" ucap gizel.


"ni anak emang susah dibilangin ya" ucap arga kesal.


"biarin...." ucap gizel.


"udah-udah jangan ribut,zel lo disini dulu aja ya gue masih ada urusan bentar aja....ya...please.." ucap widya memohon.


"iyya udah deh...tapi jangan lama-lama" ucap gizel.


"iya bentar lagi gue balik kesini kok" ucap widya.


arga dan widya pun pergi tetapi gizel masih mengikuti mereka dari belakang,arga dan widya pun melihat ryan akan berjalan melewati mereka langsung menjalankan rencananya.


sementara gizel masih sangat bingung dengan apa yang mereka rencanakan sebenarnya.


"wid...bentar lagi kakak lewat lo harus siap-siap" ucap arga.


"oke...oke...gue siap" ucap widya.


ryan melihat arga dan widya sedang berbincang-bincang,lalu ia ingin menghampirinya,tiba-tiba ryan menghentikan langkahnya.


ryan terkejut dengan yang ia lihat,ia pun pergi dengan perasaan sangat marah dan merasa dikhianati.


gizel tidak kalah terkejutnya dengan ryan,entah mengapa dia merasa sangat sesak rasanya,tidak terasa air mata mengalir di pipinya,dia pun berlari menjauh dari mereka.


"wid...kayaknya kita berhasil deh.." ucap arga.

__ADS_1


"gue takut dia marah ga.." ucap widya.


"justru kita buat dia marah supaya dia menyadari perasaanya,lo nggak capek apa terus berjuang, ini udah 3 tahun, tapi kakak gue belum juga bisa ngungkapin perasaannya ke elo" ucap arga.


"gue nggak akan pernah nyerah untuk ngedapetin hatinya dia" ucap widya.


"kakak ipar gue ternyata orangnya kuat banget ya"


ucap arga.


"lo sendiri gimana?" tanya widya.


"gimana apanya?" tanya arga.


"hubungan lo sama gizel......lo juga gak pernah tuh ngungkapin perasaan lo ke dia" ucap widya.


"hahaha...lo bercanda ya...gue nggak ada apa-apa sama dia" ucap arga.


"lo harus coba mencintai dia ga..karena dia yang bakal jadi partner hidup lo selamanya" ucap widya.


"gue gatau wid harus gimana....tapi gue akan coba saran lo" ucap arga.


"nahh...itu baru temen gue" ucap widya sambil tersenyum.


"ya udah ayo pulang gue anterin" ucap arga.


"iya oke" ucap widya.


widya dan arga pun pergi menuju parkiran,saat widya akan menaiki sepeda motor bersama arga,tiba-tiba ryan datang langsung menarik tangan widya.


"TURUN!!!" bentak ryan kepada widya.


widya dan arga pun terkejut dan hanya diam saja,ryan langsung mencengkeram tangan widya.


"kamu gak dengar aku bilang apa!?" ucap ryan sambil mencengkeram tangan widya.


"kak lepasin...jangan kasar sama cewek kak" ucap arga.


"kenapa emangnya?dia kan calon istri ku bukan?" ucap ryan.


ryan semakin kuat mencengkeram tangan widya,widya hanya bisa merasakan sakitnya dan tidak bisa berbuat apa-apa.arga yang melihatnya sangat tidak tega,itu semua terjadi karenanya.


"aww.....sakit...." ucap widya ,matanya mulai berkaca-kaca.


"sebentar lagi kamu bakal ngerasain lebih dari ini" ucap ryan.


ryan pun menarik tangan widya agar masuk ke dalam mobil,dan melajukan mobilnya meninggal kan arga.


widya menahan sakit bekas cengkeraman ryan tadi,ryan tidak menoleh sedikitpun ke arah widya,emosinya menjadi tidak terkendali.


beberapa jam kemudian mereka sampai di sebuah bangunan apartemen,widya tidak tahu untuk apa ryan membawanya kesini.


"cepat turun!!" ucap ryan.


"ke-kenapa kita kesini?" tanya widya.


ryan tidak menjawab pertanyaan widya dan langsung turun,widya menjadi sangat ketakutan,ryan lalu membukakan pintu mobil dan langsung kembali mencengkeram tangan widya,dan langsung membawanya ke apartemennya.


sesampainya di apartemen miliknya ryan langsung membawa widya ke kamarnya,dia menjatuhkan widya ke ranjang.ketakutan yang luar biasa menyelimuti widya,dia takut terjadi hal-hal yang tidak ia inginkan.


"kamu mau apa..?" ucap widya ketakutan.


"aku mau kamu merasakan sakit yang aku rasain tadi" ucap ryan.

__ADS_1


"nggak,aku mau pulang..." ucap widya.


widya pun mencoba turun dari ranjang,dengan sigap ryan menariknya kembali,dan menindihi tubuh widya,widya terus berusaha agar bisa keluar dari dekapan ryan tapi ia selalu gagal karena ryan lebih kuat darinya.


ryan menjadi gelap mata dan bernafsu kepada widya.


hal-hal yang tidak diinginkan pun terjadi,ryan telah merenggut kesucian widya,widya menangis histeris tetapi ryan tidak menghiraukannya.


setelah semua kejadian itu ryan pun tidur terlelap di samping widya, widya masih terus menangis melihat tubuh polosnya yang tidak mengenakan sehelai benang pun,ia pun beranjak turun dari ranjang dan memakai seragamnya kembali,lalu ia pergi meninggalkan ryan sendirian di apartemen.


15:10


drrtt...drt...(hp ryan berbunyi)


ryan pun membuka matanya perlahan,ia melihat sekeliling ia baru sadar ternyata ia ada di apartemen miliknya,ia pun bangun dan terkejut melihat tubuh polosnya dan seketika dia ingat apa yang telah dia lakukan pada widya.


"kau bodoh ryan..." ucap ryan mengatai dirinya sendiri.


drrtt....drtrr...(hp ryan kembali berbunyi)


ryan pun mengangkatnya ternyata itu dari arga.


"ada apa?" ucap ryan.


"kakak kemana saja?kita semua sudah menunggu daritadi di butik,aku juga sudah mencoba menelpon widya tapi nomernya tidak aktif,papa juga sudah menghubungi orang tua widya tapi mereka bilang widya belum pulang,kakak bersama widya kan?" ucap arga.


"aku tidak bisa datang,nanti aku jelaskan di rumah" ucap ryan.


"tapi kak..."


tut..tut...tut (ryan memutuskan sambungan telpon)


"kamu nggak akan bisa pergi widya..." ucap ryan.


lalu ia membersihkan dirinya,dan pergi meninggalkan apartemen,ia mencari-cari widya dirumah beberapa temannya tapi hasilnya dia tidak ada disana.


sudah larut malam akhirnya ryan pun pulang,di ruang tamu sudah ada arga dan papa nya menunggu kehadiran ryan.


ryan takut papa nya akan kecewa padanya,tapi ia juga tidak bisa menyembunyikan ini semua.


"pa.." ucap ryan.


"nak kamu dari mana saja?" ucap pak yono


"kakak udah nganter widya pulang kan?" ucap arga.


ryan hanya diam,lalu dia langsung memeluk pak yono,


ia tidak bisa lagi menahan ini semua,ia harus menceritakannya.


"ada apa nak?tidak biasanya kamu seperti ini?" ucap pak yono.


"ma-maafin ryan pah,ryan udah buat papa kecewa" ucap ryan menangis.


"kakak kenapa? kakak kan nggak pernah sedih,kakak kan kuat,kenapa sekarang kakak menangis?" ucap arga.


"papa,arga...maafin aku,aku udah buat kesalahan yang fatal dan nggak akan bisa dimaafin,terserah kalian mau hukum aku apa aja aku bakalan terima semuanya"


ucap ryan.


"memangnya apa yang kamu lakukan nak?" ucap pak yono.


"ryan udah ngerenggut kesucian widya" ucap ryan sambil menunduk ia begitu takut melihat reaksi papa nya selanjutnya.

__ADS_1


"APA!!!!" ucap arga dan pak yono sangat terkejut.


jangan lupa vote , like ,komen✨


__ADS_2