scratches of life

scratches of life
wedding


__ADS_3

malam ini adalah pesta pernikahan ryan dan sinta,kini widya sedang duduk di depan cermin dengan tatapan kosong,zayn yang melihat keadaan widya menjadi sangat khawatir.


"hm..sebaiknya kita tidak usah datang ya?" ucap zayn membuyarkan lamunan widya.


"ehh...kenapa?kita harus datang" ucap widya tidak bersemangat.


"aku merasa kau sedang tidak sehat,sebaiknya kau istirahat dirumah saja" ucap zayn.


"aku tidak papa,kita berangkat sekarang" ucap widya seraya berdiri berhadapan dengan zayn.


"kau yakin?" tanya zayn.


"hmm.." widya hanya tersenyum palsu.


*****


sementara di pesta pernikahan,ryan tampak tidak senang dengan semua ini,apalagi saat ini dia berdiri bersebelahan dengan sinta,ryan rasanya sangat jijik menatap wanita itu.


"a-aku lelah berdiri terus,aku ingin duduk" ucap sinta gugup.


ryan tidak menghiraukan ucapan sinta.


"apa kau tidak lelah—" ucap sinta terpotong.


"ya!aku lelah!dengan drama mu ini!jadi tolong diamlah!jika kau ingin sesuatu maka lakukanlah sesukamu aku tidak peduli sama sekali!" ucap ryan dengan dingin.


sinta terkejut mendengar ucapan ryan,ia mencoba untuk menahan tangisannya.


"ryan" panggil widya yang datang bersama zayn.


"widya..." seketika ekspresi wajah ryan berubah senang.


"selamat atas pernikahanmu" ucap widya seraya memeluk ryan.

__ADS_1


"aku senang kau datang sayang..." bisik ryan pada widya.


"semoga kalian bahagia selalu" ucap widya melepas pelukannya.


"aku ucapkan selamat padamu tuan aradhana" ucap zayn.


"hm..terima kasih!" ucap ryan berubah dingin.


"haii...aku widya..." ucap widya sambil mengulurkan tangannya kepada sinta.


"aku sinta..." ucap sinta.


"sayang...ayo kita pulang sekarang" ucap zayn menarik pinggang widya agar lebih dekat padanya.


ryan mengepalkan tangannya dengan sangat kuat,ingin rasanya ia mematahkan tangan zayn,tapi ia mencoba agar tetap tenang.


"kenapa buru-buru...kalian baru saja datang bukan?" ucap ryan.


"kau benar...jika kita lalai sedikit saja maka akan terjadi hal yang fatal bukan...jaga dirimu baik-baik widya..." ucap ryan.


"iya tentu saja" ucap widya memegangi perutnya.


"kalau begitu kami pamit dulu" ucap zayn menggandeng widya pergi meninggalkan gedung pernikahan.


'aneh sekali...aku merasa ada sesuatu pada diriku saat melihat kandungan widya...' batin ryan.


*****


setelah pesta pernikahan selesai,sinta diantar oleh beberapa maid untuk menuju kamar ryan,ternyata kamar itu sepi tidak ada orang,bahkan tidak ada hiasan bunga mawar tidak seperti kamar pengantin pada umumnya.


"ohh tidak..aku lupa mengemasi pakaian ku..mana mungkin aku tidur memakai gaun seperti ini..." gumam sinta.


sinta berjalan menuju lemari,lalu ia membukanya disana terdapat pakaian wanita,ia mengambil salah satu dress yang ada di lemari.

__ADS_1


"aku akan memakai ini saja...ini bagus...ehh bukannya ini kamar cowok ya?tapi kok ada banyak baju cewek sih?ahh..bodoamat lah...yang penting dapet baju ganti..." ucap sinta lalu pergi ke kamar mandi mengganti pakaiannya.


setelah membicarakan sesuatu dengan ayahnya,ryan kembali menuju ke kamarnya,sesampainya disana suasanya terlihat tenang dan sepi.


"aku rasa dia tidak tidur disini...baguslah..." ucap ryan seraya berbarinh di atas ranjang.


"aku jadi mengingat malam pertama kita disini wid...kau sangat cantik...sampai kapanpun aku akan selalu mencintaimu.." ucap ryan mengingat masa-masa indah yang pernah ia lewati bersama widya.


ceklek...(pintu kamar mandi terbuka)


sinta keluar dengan mengenakan dress,ryan langsung terkejut dengan keberadaan sinta disini apalagi saat ryan menyadari bahwa pakaian yang digunakan sinta adalah milik widya.


"kau!!" ucap ryan terkejut.


"agh...tadi para maid mengantarku kesini...katanya aku akan tidur disini..." ucap sinta.


"atas izin siapa kau menggunakan pakaian itu!!?" ucap ryan dengan dingin.


"a-aku lupa mengemasi barang-barang ku jadi aku tidak membawa pakaian...lalu aku membuka lemari dan menemukan ini.." ucap sinta ketakutan.


"lancang sekali kau!!jangan pernah menyentuh barang-barang milik istriku apa kau mengerti!?" bentak ryan.


"tapi kan...a-aku adalah istrimu..." ucap sinta menunduk takut.


"apa kau bilang?aku tidak salah dengar?kau bukanlah istriku!!ingat baik-baik istriku hanya satu yaitu widya!!apa kau mengerti!?" ucap ryan dengan dingin.


"keluar dari sini sekarang juga!!" bentak ryan.


akhirnya sinta memilih untuk keluar,ia pindah ke kamar tamu,ia merasa sangat sedih dengan ucapan ryan.


"bukankah widya adalah wanita tadi yang datang dipernikahanku...lalu mengapa ia menyebutnya sebagai istrinya...tadi widya datang bersama suaminya bukan?" berbagai pertanyaan muncul di pikiran sinta.


"aku harus mencari tahu keberannya" ucap sinta.

__ADS_1


__ADS_2