scratches of life

scratches of life
penyesalan part 2


__ADS_3

"apa yang kau katakan aku tidak mengerti?" ucap widya mencoba melepaskan dekapan ryan.


"aku terlalu bodoh sehingga aku mudah terkena hasutan wanita licik seperti ibuku,gara-gara aku juga kita kehilangan bayi kita,aku sangat menyesal....maafkan aku..." ucap ryan memohon.


'kenapa melihatnya menangis hatiku menjadi sakit' batin widya.


"sudahlah lupakan itu....penyesalanmu dan kata maafmu tidak akan bisa menghidupkan bayiku kembali" ucap widya.


"kau bisa menghukumku apapun tapi tolong maafkan aku..." ucap ryan.


"baiklah...aku akan memaafkanmu,tapi dengan satu syarat...kita harus berpisah!" ucap widya lalu pergi meninggalkan ryan.


ryan tercengang tidak percaya dengan ucapan widya barusan,tapi apa ini yang terbaik untuk widya.


****


keesokan harinya....


pak alex datang ke rumah secara tiba-tiba,pak alex ingin sekali bertemu dengan widya karena sudah lama sekali ayah dan anak itu berpisah.


"dimana widya?" tanya pak alex pada seorang maid.


"nyonya ada di ruang keluarga sedang menemani anaknya menonton tv" ucap maid seraya pergi.


'anak?anak siapa yang dia maksut?' batin pak alex.


pak alex pun bergegas menuju ruang keluarga,disana ia melihat putrinya yang tertawa senang bersama seorang anak kecil.


"widya..." panggil pak alex.


"a-ayah...,ke-kenapa ayah datang ti-tidak mengabariku dulu" ucap widya gugup.


sebenarnya widya belum memberitahu ayahnya soal kejadian yang merenggut janinnya itu.


"maaf ayah lupa,aku terlalu bersemangat datang kesini,kau baik-baik saja kan nak?" ucap pak alex.

__ADS_1


"agh....i-iya aku baik-baik saja" ucap widya.


"lalu janinmu?dia sehat kan?" tanya pak alex.


'apa yang harus katakan?bagaimana mengatakannya?' batin widya.


"mama...kakek ini siapa?" tanya zian dengan polosnya.


"dia adalah ayah mama nak" bisik widya pada zian.


"dia siapa wid?kenapa dia memanggilmu seperti itu?" tanya pak alex.


"zian kembalilah ke kamar dulu ya..." ucap widya.


"baik ma..." ucap zian seraya pergi.


"ayah ceritanya panjang...aku tidak bisa menceritakannya sekarang..." ucap widya.


"kenapa?apa telah terjadi sesuatu padamu?katakan pada ayah sekarang kau kenapa?" ucap pak alex.


"Apa!?" ucap pak alex terkejut.


"ayah...aku juga tidak mau ini terjadi....hiks...hiks.." ucap widya menangis.


bagaikan tersambar petir,pak alex merasa sangat menyesal telah menikahkan anaknya dengan ryan,anaknya begitu sangat menderita.


"ikut ayah sekarang!" ucap pak alex menarik tangan widya.


"ayah kau mau membawa ku kemana?" tanya widya.


"kita akan pulang,kau menderita disini,ayah tidak akan bisa membiarkanmu seperti itu,ayah menyesal menikahkanmu dengan keluarga ini" ucap pak alex.


"ayah...aku tidak bisa pergi....hiks...hiks.." ucap widya.


"tunggu...apa yang terjadi...?" tanya ryan mengejar pak alex.

__ADS_1


"kau bertanya padaku seolah-olah kau tidak tahu apa yang sudah terjadi!?" ucap pak alex.


"apa yang widya alami itu adalah kecelakaan" ucap ryan.


"itu adalau bukti kelalaian mu,kau memang tidak bisa diandalkan" ucap pak alex.


"aku mengakui ini adalah salahku...tapi jangan membawa widya pergi dariku ayah...aku mohon..." ucap ryan.


"widya...sekarang kau yang tentukan,kau akan hidup dengan laki-laki yang sudah tidak bisa menjagamu ini atau kau akan bersama ayah?" ucap pak alex.


widya dan ryan saling menatap,widya begitu sangat mencintai ryan,tapi malah sebaliknya ryan tidak pernah percaya padanya,benar kata orang hubungan tanpa kepercayaan memang tidak akan bisa bertahan lama.


'aku mohon widya ikut lah denganku...kita akan memulai semuanya dari awal lagi..." batin ryan.


"aku akan ikut....bersamamu ayah..." ucap widya.


"kau dengar sendiri bukan?jangan pernah mencoba mendekati putriku lagi" ucap pak alex lalu menarik widya pergi.


ryan ingin mengejar widya tapi arga menghentikannya,ryan masih tidak percaya dengan apa yang sudah terjadi hari ini,semua hancur begitu saja.


****


di rumah pak alex...


widya mengunci dirinya dikamar,ia terus menangis tanpa henti,bahkan saat waktunya makan dia hanya diam dan tidak berbicara apapun,pak alex merasa putrinya sekarang menjadi seorang yang pendiam dan tertutup.


"nak...ayah ingin bicara padamu.." ucap pak alex.


"apa yang ingin ayah katakan?" tanya widya.


"ayah ingin kau tentukan pilihanmu sendiri,ayah tidak ingin kau menderita di bawah tekanan ayah,apa kau ingin memaafkannya dan memulai hidup barumu bersamanya?atau kau ingin berpisah dengannya?itu semua pilihanmu...ayah hanya bisa mendukungmu" ucap pak alex.


"ayah...untuk saat ini aku hanya ingin sendiri,mungkin aku membutuhkan waktu untuk melupakan anakku, yang terbaik untukku saat ini adalah berpisah dengannya dan mencari kebahagiaan ku sendiri" ucap widya.


"ayah menghargai keputusanmu...besok ayah akan menyuruh pengacara untuk menyelesaikan perceraianmu" ucap pak alex.

__ADS_1


__ADS_2