scratches of life

scratches of life
mencari widya


__ADS_3

di rumah nyonya artika...


nyonya artika dan bodyguardnya menyembunyikan widya di kamar zayn,karena di kamar zayn terdapat ruangan rahasia yaitu ada di balik lemari besar.


setelah selesai mengurus widya,nyonya artika bersiap-siap agar saat ryan datang ia tidak menimbulkan kecurigaan.


nyonya artika kini sedang duduk di ruang tamu untuk menunggu kedatangan ryan.


tingg....tong...(bel rumah pun berbunyi)


para pelayan datang untuk membukakan pintu,ryan,arga,gizel,dan dimas langsung saja masuk ke dalam.


"akhirnya kalian datang....,apa kalian kesini ingin melihat mama?" ucap nyonya artika.


"dimana widya!!?" tanya ryan dengan dingin.


"widya?siapa dia?mama tidak tahu nak" ucap nyonya artika.


"wanita yang kau lihah kemarin malam bersama kak ryan adalah widya,dia adalah istri kakak!" ucap arga dengan ketus.


"ohh..ja-jadi yang kemarin adalah istrimu..kenapa tidak memperkenalkannya pada mama?" ucap nyonya artika berusaha mengalihkan pembicaraan.


"dimana dia sekarang!?" ucap ryan.


"nak aku tidak tahu dimana dia..."ucap nyonya artika.


"aku yakin kau lah yang menculiknya!"


ucap ryan.


"tidak nak aku berkata jujur...aku tidak tahu dimana dia..." ucap nyonya artika memelas.

__ADS_1


"jika terbukti kau yang menculik istriku,dan terjadi apa-apa padanya dan bayiku,aku tidak akan membiarkanmu hidup lebih lama lagi" ucap ryan.


"kak sebaiknya kita geledah rumah ini saja.." ucap arga.


"ya itu benar...kita geledah saja..." ucap dimas.


"baiklah aku setuju" ucap ryan.


mereka semua pun berkeliling setiap sudut rumah tersebut, tetapi mereka tidak bisa menemukan tanda-tanda keberadaan widya disitu.


"apa kau menemukannya?" tanya ryan.


"aku sudah mencarinya kemana-mana tetapi tetap saja tidak ada" ucap arga.


"aku juga sudah mencarinya ke setiap sudut,tapi tidak ada tanda keberadaan widya disini" ucap dimas.


"mungkin saja widya tidak disini" ucap gizel.


"jika tidak disini maka kemana dia?" ucap arga.


nyonya artika tersenyum senang karena mereka tidak bisa menemukan gadis itu.


ryan menatap pada suatu ruangan yang tertutup rapat itu,dia jadi berpikir bahwa widya disembunyikan disana.


"buka ruangan itu!!" ucap ryan.


"agh ini adalah kamar pribadi zayn putraku...dia tidak suka bila ada yang masuk ke ruang pribadi miliknya" ucap nyonya artika dengan rasa takut.


"berikan kuncinya!!" ucap ryan.


"ta-tapi..." ucap nyonya artika terbata-bata.

__ADS_1


"apa kau merasa takut!?" ucap arga.


"ti-tidak...baiklah ini kuncinya" ucap nyonya artika dengan gugup.


'semoga saja gadis itu belum sadar dari pingsannya,kalau tidak maka habislah aku' batin nyonya artika.


ketika ryan akan membuka pintu,tiba-tiba zayn datang dan langsung menghentikannya.


"berhenti!!ada apa ini?" ucap zayn tiba-tiba datang.


"aku kesini karena ingin mencari istriku yang hilang,aku curiga bahwa ibu mu lah yang telah menculiknya" ucap ryan.


"ini adalah rumahku,atas izin siapa kau ingin masuk ke ruangan pribadiku" ucap zayn.


"tuan zayn...kenapa kau harus marah?jika memang benar istriku tidak ada di dalam maka kau tenang saja,aku akan pergi dari rumahmu ini" ucap ryan.


"baiklah...cari saja,tapi jika dia tidak ada disini maka kau harus cepat pergi dari sini" ucap zayn.


ryan tidak menghiraukannya dan langsung masuk ke dalam,ternyata benar itu adalah kamar zayn,tidak ada siapa-siapa di dalam sana.


"bagaimana?apa kau menemukan istrimu?" ucap zayn.


"kita pergi dari sini!" ucap ryan seraya pergi.


setelah kepergian ryan dan yang lainnya,nyonya artika langsung menceritakan semuanya pada zayn,zayn awalnya tidak setuju dengan rencana ibunya,tetapi nyonya artika memelas dan menggunakan cara yang menyedihkan untuk membuat hati zayn luluh,dan pada akhirnya zayn membantu rencana ibunya.


zayn pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri,selepas itu dia teringat bahwa ibunya menyembunyikan gadis itu dikamar zayn.


zayn berjalan menuju lemari disana ada tombol lalu ia menekannya, lemari itu pun bergeser dan memperlihatkan ruangan yang sangat gelap.


ia berjalan perlahan mendekati seorang gadis yang diikat disebuah bangku,ia melihat darah yang mengalir di lengan sanga gadis,zayn merasa sangat kasihan padanya,lalu ia membuka ikatannya dan memindahkannya di ranjang.

__ADS_1


zayn mengobati luka gadis tersebut dengan sangat hati-hati,setelah itu ia keluar dan meminta pelayan untuk mengganti pakaian gadis itu.


malam harinya zayn kembali ke kamar,ia berniat mengambil bantal dan tidur disofa,tetapi tiba-tiba ada seseorang yang memukul kepalanya dari belakang dan ia jatuh pingsan.


__ADS_2