Sebatas Pernikahan Kontrak

Sebatas Pernikahan Kontrak
Masalah lagi


__ADS_3

Ibu Pram memberikan satu hal yang merupakan kelemahan anaknya.


"Anakku, dia adalah seorang pria yang pendiam, entah mengapa bisa seperti itu. Dia memiliki seorang gadis di masa lalu, gadis itu adalah kekasihnya saat kuliah. Namanya Fena. Gadis itu, sudah mengisi kehidupan Pram selama kurang lebih 3 tahun lamanya namun harus pergi dari hadapan anakku setelah dijodohkan dengan seorang pria kaya raya dari kalangan elit. Dia marah dan kesal, padahal selama ini sudah menjalin hubungan baik dengan keluarga kekasihnya. Aku aku juga tidak mengerti apa yang terjadi di keluarga Fena. Kami sama-sama orang kaya tetapi contoh mengapa tiba-tiba saja memberikan gadis yang sangat dicintai Pram, kepada pria lain."


Sampai di sini, Nana memahami apa yang sebenarnya terjadi di keluarga itu tetapi belum sepenuhnya.


"Maaf ibu, apakah Pram memiliki seorang kakak perempuan?"


"Iya, dia punya. Kakak Pram pergi ke luar negeri karena ada masalah dengan ayahnya, apalagi setelah menikah, kakak Pram bernama Diva, tidak pernah memberikan kabar lagi kecuali dengan ibu. Kami selalu berkirim kabar."


"Oh, jadi ayah tadi membahas kakak Pram bernama Diva yang pergi dari rumah?"


"Iya, kau benar. Kau tidak perlu menceritakan semua ini kepada suami mu, dia akan benci kita semua masa lalu adalah hal yang harus dikubur dalam-dalam. Kau paham?"


"Iya, paham."


"Hm, kau ingin menunggu suamimu pulang?"


"Iya, ibu mau tidur?"


"Tentu saja."


Sang ibu selalu berpesan kepada menantunya agar memberikan kasih sayang kepada anak tercinta sebab selama ini Pram emang jarang pulang hari ini pertama kalinya di rumah, namun langsung pergi lagi.


Nana merasa sangat bersalah karena mempermainkan pernikahan ini tetapi tidak ada jalan lain, Nana akan tetap berusaha untuk mempersatukan ayah dan anak itu.


Paling tidak bisa membantu meringankan beban mertuanya yang sangat berat.

__ADS_1


..


Pukul 04.00 ....


Pram masuk ke dalam rumah lewat pintu samping, dia tidak langsung menuju kamar karena ingin mengambil sesuatu di ruang tamu.


Namun, alangkah terkejutnya dia ketika mendapati seorang gadis duduk dengan mata terpejam di sana.


Lampu terlihat remang-remang, membuatnya terkejut.


"Astaga!"


Pram menyadari bahwa itu adalah Nana.


"Hey? apa yang kau lakukan di sini?"


"Kau terlihat sangat mengantuk tetapi memaksakan diri, apa perlu aku gendong ke kamar?"


Sang istri tidak mengatakan sebab apapun dan berjalan menuju kamar utama, langkahnya sempoyongan meskipun begitu tidak sampai menabrak tembok.


Pram terpaku di sana dan memahami apa yang sebenarnya terjadi.


"Apa dia menungguku pulang?"


...


Di kamar utama ....

__ADS_1


Pram sudah berada di sana dan tidak menyangka, bahwa seorang gadis bisa menunggunya sampai tertidur.


"Hm, sebenarnya dia adalah orang yang baik tetapi, bukan tipeku, memang aku menyukai semua wanita, hanya saja dia sama sekali tidak masuk ke dalam kriteria calon pendamping."


Sang pria hanya bisa mengatakan ini di dalam hati, karena jika sampai terungkap, akan mendatangkan masalah.


Rasanya masih mengantuk, pria itu tidak sengaja tidur di atas ranjang bersama istrinya.


Dia segera mematikan lampu, lalu tidur lelap.


.


.


.


Pagi, pukul 08.00 ....


Sang suami masih tidur, istrinya pun sama.


Hingga saat keduanya membuka mata.


"Haaaaaaa!" teriak Nana.


Gadis itu merasa pagi ini begitu sial.


*****

__ADS_1


__ADS_2