
Tak terasa sudah hampir satu bulan. ia dan sang kakak tinggal bersama. Pagi itu rasya berniat untuk mengajak sang kakak pulang ke tanah air. Setelah banyak pertimbangan putra pun akhirnya menuruti sang adik untuk pulang ke rumah. Orang tua mereka pun setuju kalau kedua anaknya pulang ke tanah air.
Rasya pun segera memesan tiket untuk pulang ke indonesia. Setelah memesan tiket ia dan sang kakak mulai berkemas karena penerbangan mereka nanti malam pukul 10 waktu jerman. Rasya sengaja memilih penerbangan malam agar mereka sampai di indonesia pada sore hari.
Setelah berkemas ia dan kak putra langsung istirahat. Rasya terbangun dari tidurnya, ia pun langsung bergegas mandi dan melaksanakan sholat ashar.setelah selesai rasya turun ke bawah untuk menyiapkan makanan untuk dirinya dan sang kakak. setelah selasai ia pergi ke kamar kak putra untuk mengajaknya makan.
Tok tok tok
"kak makanannya udah siap ayo kita makan sekarang." ucap rasya saat di depn pintu kamar kakaknya.
" iya habis ini kakak nyusul...kamu duluan nggak papa." ucap putra.
"ya udah adek tunggu di meja makan ya kak." ucap rasya lagi.
Akhirnya rasya duduk di meja makan sambil menunggu sang kakak. ia melihat handphonenya. ia melihat ada chat dari bananti.
🌸Banati🌸
sya...apa kabar? sudah lama kita nggak saling sapa..oh iya aku mau kasih kamu kabar kalau akhir bulan ini aku mau nikah sama adit kamu dateng ya...undangannya sudah aku kasih ke tante shinta...jangan lupa datang ya😊.
Rasya yang baru saja membaca pesan dari Banati pun hanya bisa memendamnya.ia tak mau egois,ia juga nggak mau merebut kebahagiaan sahabatnya.ia pin mengetik balasan.
🌹Rasya🌹
__ADS_1
inshaa allah aku datang.maaf jika baru bisa jawab pesan mu. soalnya aku lagi diluar negri. maaf ya kalo nggak pernah kasih kabar.aku masih sibuk banget soal kerjaan🙏🙏
Rasya pun meletakkan handphonenya saat sang kakak datang menghampirinya.sang kakak pun duduk.
"chat dari siapa sya?" tanya kak putra.
"itu chat dari sahabat sasa kak..akhir bulan ini ia akan menikah dengan pacarnya." jelas rasya.
"owh..begitu. ya udah ayo kita makan habis ini kita langsung berangkat. tapi nanti mampir ke tempat temen kakak ya dek..ada hal yang kakak harus sampaikan." ucap kak putra.
"oh..baiklah."
...****************...
Tiba tiba pintu ruangannya terbuka dan masuklah Iman dengan gaya coolnya.
"la..nanti kamu temenin aku buat meeting dengan klien dari padang itu ya." ucap iman pada laela yang sedang duduk di meja kerjanya.
"apa pak bos nggak bisa untuk datang kesana dengan mu saja." protes laela.
"pak bos nggak bisa. soalnya dia ada acara keluarga dan aku yang harus menggantikan meeting itu makanya aku ngajak kamu...kan kamu juga sekertarisnya jadi aku ngajak kamu." ucap iman .
" baiklah..tapi nanti mampir sebentar ke rumah ku ya."ucap laela.
__ADS_1
"kamu mau apa pulang ke rumah?" tanya iman heran.
"aku sudah janji sama ayah untuk makan siang dirumah aku nggak mau bikin beliau kecewa." jelas laela memohon pada iman.
" baiklah...habis ini kita berangkat." ucap iman sambil berdiri dan menghampiri ela.
"beneran pak. terima kasih." ucap ela yang tak sadar langsung meluk iman.
Iman yang mendapat pelukan dari seorang wanita hanya bisa diam. ela uang menyadati kesalahannya pun langsung melepaskan pelukan itu.
"maaf..kak iman. ela nggak sengaja." ucap ela sambil menunduk malu.
" iya nggak papa...ayo kita berangkat sekarang." ucap iman langsung berjalan mendahului ela.
Mereka pun keluar perusahaan langsung menghampiri mobil iman yang berada di parkiran.ia pun langsung mencap gas pergi meninggalkan perusahaan menuju rumah ela.
*ini visual laela puspitasari
*ini visual Nur Iman
__ADS_1