Sebening Kristal

Sebening Kristal
part 46


__ADS_3

Tak berapa lama Laela keluar dari ruang ganti. Ia menghampiri Iman yang duduk disofa.


"Kak, ini handuknya kalau mau mandi." Ucap Laela sambil menyerahkan sebuah handuk berwarna putih.


Iman yang memejamkan mata langsung terbangun. Ia menerima handuk yang diberikan Laela padanya.


"Makasih. Kalau gitu Kakak mandi dulu." Ucap Iman sambil berlalu ke kamar mandi.


Laela langsung mengambil jas dan dasi yang tadi dipakai Iman. Ia meletakkan jas dan dasi ke dalam keranjang kotor. Laela lalu menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya.


Setelah menyiapka pakaian ganti suami dan dirinya, Laela duduk di kursi meja rias. Ia akan membersihkan make upnya terlebih dahulu sambil menunggu suaminya selesai mandi.


Tak berapa lama Iman keluar dari kamar mandi dengan bertelanjang dada. Ia hanya menggunakan handuk untuk menutupi area bawahnya. Laela yang melihat itu langsung menundukkan pandangannya. Ia yang pertama kali melihat pemandangan itu menjadi malu.


Iman yang melihat pakaian ganti di atas ranjang pun langsung mengambilnya. Ia juga canggung saat bertatapan dengan Laela. Ia langsung masuk ke kamar mandi untuk memakai pakaiannya.


Sedangkan Laela mengambil handuk dan membawa pakaian gantinya. Ia menunggu Iman selesai memakai pakaiannya. Tak berapa lama Iman keluar kamar mandi dengan handuk di sampirkan dilehernya.


Laela langsung masuk ke kamar mandi begitu Iman keluar. Ia masih canggung saat berhadapan dengan Iman.


Iman yang melihat tingkah Laela pun hanya tersenyum. Ia lalu meletakkan handuknya di gantungan khusus handuk diruang ganti. Iman mengambil ponselnya yang di letakkan disofa tadi. Ia mengecek apakah ada pesan atau tidak.


Ia melihat satu pesan email dari orang suruhannya. Ia membuka dan membaca isi pesan itu. Terdapat beberapa bukti rekaman dan sebuah file. Iman langsung menyimpan bukti itu pada sebuah flashdisk.


Iman lalu membuka akun sosial medianya. Ia melihat story Alfin pada akun instagramnya. Iman melihat Alfin mengunggah foto pernikahannya dengan Rasya. Iman pun ingin mengupload foto pernikahannya juga.


Ia ingin semua orang tau akan statusnya kini atau lebih tepatnya para kaum hawa. Iman langsung melihat foto mana yang bagus untuk diupload di sosial media. Iman sudah menemukan foto yang pas untuk diupload di akun instagramnya. Foto dengan pose Laela yang menutupi wajahnya saat Iman memeluknya dari belakang.


( bayangin aja sesuai imajinasi kalian😊😊)


Ia juga menambahkan caption' My Wife💖' dalam foto itu.


Setelah mengunggah foto itu, Iman langsung menutup ponselnya. Iman pun keluar kamar untuk mengambil air minum karena haus. Iman pun langsung menuju dapur, namun saat diruang makan ia bertemu dengan papa mertuanya.


"Kamu belum tidur,nak?" Tanya Tuan Budi pada sang menantu.


"Belum,pa. Iman haus jadi mau ke dapur ambil air minum." Ucap Iman.

__ADS_1


"Owh."


"Papa juga belum tidur? Ini udah malem?" Tanya Iman.


"Udah ngantuk, ini juga mau ke kamar. Kalau gitu papa duluan ya." Ucap Tian Budi.


"Iya,pa. Selamat malam." Ucap Iman pada Tuan Budi.


"Malam juga." Ucap Tuan Budi.


Tuan Budi pun langsung berlalu meninggalkan Iman. Iman yang melihat papa mertuanya pergi pun langsung menuju ke dapur mengambil air minum. Ia membawa air minum itu ke kamarnya.


Saat masuk kamar, ia melihat sang istri yang tengah bersiap untuk tidur.


"Kak Iman dari mana?" Tanya Laela pada Iman.


"Dari dapur tadi, ambil air minum." Ucap Iman sambil meletakkan gelas yang berisi air ke atas meja nakas."kamy sudah mengantuk?" Tanya Iman pada Laela.


Laela yang ditanya hanya bisa menganggukkan kepala saja.


"Ya udah selamat tidur." Ucap Iman lalu merebahkan tubuhnya disamping Laela.


Laela yang melihat itu hanya bisa bernafas lega. Laela pun juga ikut merebahkan tubuhnya. Mereka sama sama terlelap setelah melewati hari yang bagitu melelahkan.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


Sedangkan Alfin dan Rasya langsung pulang ke kediaman Wijaya. Mereka menitipkan Balqis pada mbok pinah. Mbok pinah adalah istri dari pak Dedi sopir keluarga wijaya. Sedangkan Bi Ina masih pulang kampung dan Bi surti masih sakit.


Sesampainya dirumah, Alfin dan Rasya langsung masuk ke kamar. Alfin meminta Rasya untuk membersihkan diri terlebih dahulu. Sedangkan Alfin langsung masuk ke kamar Balqis.


Dikamar Balqis, Alfin melihat Mbok Pinah yang tertidur di karpet sebelah ranjang Balqis. Alfin langsung membangunkan mbok pinah untuk pindah.


"Mbok, bangun." Ucap Alfin sambil menepuk pundak mbok pinah.


Mbok pinah yang merasa ada tepukan dipundaknya langsung terbangun.


"Eh..Den Alfin. Maaf Den, mbok ketiduran." Ucap Mbok pinah.

__ADS_1


"Nggak papa,Mbok. Sekarang mbok pindah ke kamar, biar nanti Balqis tidur sama saya dikamar." Ucap Alfin.


"Baik,Den. Kalau gitu Mbok permisi dulu." Ucap Mbok pinah.


"Iya,Mbok."


Mbok pinah pun langsung berlalu meninggalkan kamar Balqis. Sedangkan Alfin langsung mengambil Balqis dan memindahkannya ke kamar Alfin. Saat masuk ke kamar bertepatan dengan Rasya yang baru saja selesai mandi.


"Mas, Dari kamar Balqis?" Tanya Rasya saat melihat Alfin menggendong Balqis.


"Iya,aku kasihan kalau Balqis dikamarnya. Jadi aku bawa Balqis pindah kesini. Nggak papa kan?" Ucap Alfin.


"Ya nggak papa dong, Mas. Aku malah seneng kalau Balqis disini. Jadi kalau nanti dia bangun tidak perlu keluar kamar. Kalau gitu aku ambil beberapa keperluan Balqis dulu, nanti kalau dia pup atau minta susu udah di sini." Ucap Rasya dengan semangat.


"Ya udah, kalau gitu aku mau mandi dulu." Ucap Alfin setelah meletakkan Balqis di tengah ranjang.


"Iya,Mas." Ucap Rasya.


Alfin pun langsung masuk ke dalam kamar mandi,sedangkan Rasya pergi menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya. Setelah selesai, Ia lalu pergi ke kamar Balqis untuk mengambil beberapa keperluan Balqis. Ia juga membawa susu beserta perlengkapannya ke kamar Alfin.


Rasya menata semua barang yang dibawanya. Ia hanya membawa yang sangat dibutuhkan untuk seorang bayi. Rasya sudah belajar dan membaca tentang keperluan seorang bayi atau lebih tepatnya merawat bayi. Setelah selesai, Rasya langsung melepas kerudungnya dan membaringkan tubuhnya disamping si kecil Balqis.


Tak berapa lama Rasya pun langsung terlelap masuk ke dalam mimpi. Ia sangat lelah melewati hari kemarin dan tadi pagi.


Sedangkan Alfin yang baru saja selesai berganti baju. Ia melihat Rasya yang sudah terlelap disamping Balqis. Alfin pun langsung ikut berbaring diranjang sebelah kanan Balqis.


\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*\*


"Saya sudah menemukannya,Tuan?" Ucap seorang lelaki bertubuh besar.


"Apa yang kamu dapat,bin?" Ucap seorang lelaki paruh baya yang sedang duduk dikursi goyangnya.


"Orang yang anda cari kini sudah ada di Negara ini,Tuan. Ia baru saja mengadakan resepsi pernikahannya bersamaan dengan resepsi pernikahan adiknya." Ucap lelaki yang bernama Robin.


"Bagus, terus awasi dia. Saat lengah bawa dia kehadapanku." Ucap Lelaki paruh baya itu.


"Baik,Tuan." Ucap Robin.

__ADS_1


__ADS_2