Selir Kesayangan King Mafia

Selir Kesayangan King Mafia
SKKM BAB 25 - Tikungan Tajam


__ADS_3

Setelah kepergian Izzy, Izek ingin kembali menghabiskan waktu berdua dengan Grace karena dia akan sibuk setelah ini.


Namun, gadis itu justru tengah sibuk sendiri dengan burung Horus pemberian Izzy.


"Ck! Sudah sejauh ini, dia justru mementingkan seekor burung," decak Izek. Dia ingin perhatian Grace hanya padanya saja saat mereka bersama.


Izek pun mengambil kandang burung dari tangan Grace dan menjauhkannya dari jangkauan gadis itu.


"Ini peringatan keras kalau saat bersamaku, matamu harus kau gunakan untuk menatapku saja!" tegas Izek.


Apa? Dasar monster!


Grace jadi kesal sendiri, dia sekarang justru memalingkan wajahnya dari Izek. Ternyata, kucing manis itu bisa berontak juga dan hal itu terlihat menggemaskan di mata Izek.


"Hah? Aku bisa gila!" gerutu Izek seraya duduk di samping Grace. Dia meraih dagu gadis itu supaya menatapnya.


Saat mata mereka beradu, Izek langsung mencium Grace tanpa aba-aba yang membuat gadis itu terkejut.


Menolak pun percuma pada akhirnya Grace hanya bisa menerima perlakuan Izek padanya.


"Jangan keluar tanpa pengawalan, aku mengawasimu jadi jangan berbuat hal yang tidak aku sukai!" Izek memberi peringatan setelah mencium Grace seraya mengusap bibir yang baru dilumaatnya.


"Izzy akan membantumu nanti!"


Grace menatap Izek dengan bingung, dia bertanya pun lelaki itu tidak akan mengerti bahasa isyaratnya.


Yang harus Grace lakukan sekarang adalah banyak belajar supaya dia bisa membaca dan menulis.

__ADS_1


Ketika Izek pergi meninggalkan kamar barunya, Grace mengeluarkan buku yang Akash berikan padanya.


Ada beberapa alat tulis juga jadi Grace mulai belajar membuat huruf-huruf yang harus dia hafal.


"Belajar sendiri?"


Tiba-tiba suara itu terdengar dari arah balkon.


Akash


Grace berlari ke arah lelaki yang baru memanjat balkon kamarnya itu.


Kau datang?


"Aku mendengar kau dibawa Izek ke istana," ucap Akash yang senang melihat Grace menyambut kedatangannya.


"Kau mengalami kemajuan, Grace," komentar Akash yang kini merangkul pundak gadis itu. "Di istana ini ada perpustakaan jadi banyak buku-buku di sana!"


Benarkah? Aku akan meminta Lurika menemaniku ke sana


"Jangan bersama Lurika, aku bisa menjemputmu setiap malam!" Akash sudah memikirkan cara untuk bisa menghabiskan waktu berdua dengan Grace.


Akash memainkan rambut Grace dan dia menyelipkan rambut itu di telinga.


"Grace.... apa Izek sudah menyentuhmu?" tanya Akash ambigu.


Dia selalu menyentuhku!

__ADS_1


"Bukan sentuhan seperti itu tapi seperti hubungan suami istri," jelas Akash.


Maksudnya tugas pasangan? Aku tidak yakin...


Grace mengingat Izek yang memandikan dirinya kemudian melakukan tabrakan bibir sampai tidak terhitung.


Apa itu juga bagian dari hubungan suami istri?


Suami istri?


Wajah Grace langsung merona yang membuat Akash meraup wajahnya dengan kedua tangannya.


"Aku tidak peduli akan semua itu, Grace," ucap Akash kemudian.


Dia mengira jika Grace dan Izek sudah berhubungan. Dan tentu hal itu semakin membuat Akash gusar pasalnya Izek memanfaatkan keadaan.


"Nanti malam aku datang lagi," sambung Akash.


Tapi.... Grace meragu dan menunjuk lengannya yang terpasang chip pelacak.


"Aku akan membantumu melepasnya," ucap Akash yang sebelumnya sudah memikirkan hal itu.


Kemudian dia pergi dari kamar Grace dengan melewati balkon seperti sebelumnya.


_


Tikungan semakin tajam😅

__ADS_1


Konfliknya bukan barentem sama saudaranya sampe bunuh2 an gitu ya ges, justru nanti banyak kejadian yang membuat suara Grace balik lagi plus kucing manis jadi cewek tangguh. Tapi, semua butuh proses jangan minta langsung over power🤭


__ADS_2